Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Keperawanku Untuk Adikku

Keperawanku Untuk Adikku

Ratings: (0)|Views: 477|Likes:
Published by Tjap Tjoean

More info:

Published by: Tjap Tjoean on May 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/15/2011

pdf

text

original

 
Stensilan Tjap Tjoean
2000
TJAP-TJOEAN : tjap.tjoean@yahoo.com Page 1
Perawanku hilang ditangan adik ku
 
Namaku Mona, umurku 24 tahun, aku sudah menikah dan mempunyai satu anak lelaki..Berikut ini aku ingin berbagi pengalaman tentang hubunganku dengan adik kandungkusendiri.Kejadian ini terjadi dua tahun yang lalu ketika aku berusia 22 tahun dan adikku berusia18 tahun.Kami adalah 3 bersaudara, kakakku Diana telah menikah dan ikut suaminya, sedangkanaku dan adikku tinggal bersama orang tua kami. Aku sendiri berperawakan sedang,tinggiku 160cm berat badan 52kg, orang bilang aku montok, terutama pada bagianpinggul/pantat. Payudaraku termasuk rata2 34 saja. Kulitku yang putih selalu menjadiperhatian orang2 bila sedang berjalan keluar rumah.Aku mempunyai seorang pacar berusia 2 tahun diatasku, dia adalah kakak kelaskuliahku. Aku dan pacarku berpacaran sudah 2 tahun lebih, dan selama itu paling jauhkami hanya melakukan petting, sailng raba, saling cium dan saling hisap…..Pacarku sangat ingin menerobos vaginaku jika saat petting, tapi aku sendiri tidak inginhal itu terjadi sebelum kami menikah, jadi aku mengeluarkan air maninya dengan caraswalayan, yaitu mengocok kontolnya. Aku juga kerap dipaksa menghisap kontol pacarkuyang mana sebenernya aku agak jijik melakukannya.Keseringan petting dengan pacarku membuatku menjadi haus akan belaian lelaki danselalu iingin disentuh, sehari saja tidak dibelai rasanya tersiksa sekali... entah kenapaaku jadi ketagihan... Sampai akhirnya kau sendiri melakukannya dengan tangankusendiri dikamarku sendiri. Sering aku meraba-raba payudaraku sendiri dan mengusap-usap memeku sendiri sampai aku orgasme.Inilah kesalahan ku, aku tidak menyadari kalau selama ini adikku John sering mengintipaku... ini aku ketahui setelah dia mengakuinya saat berhasil membobol keperawananku,kakaknya sendiri.Awal mulanya, ketika itu aku, mamaku dan adikku John pergi ke supermarket 500mdekat rumah. Karena belanjaan kami banyak maka kami memutuskan untuk naik becak.Saat itu aku memakai celana panjang ketat setengah lutut, dan karena kami hanya naiksatu becak, aku memutuskan untuk di pangku adikku, sedangkan mamaku memangkubelanjaan. Diperjalanan yang hanya 500m itu, ketika aku duduk di pangkuan adikku,aku merasakan sesuatu bergerak-gerak dipantatku, aku sadar bahwa itu kontol adikku,keras sekali dan berada di belahan pantatku. Aku membiarkannya, karena memangtidak ada yang bisa kulakukan. Bahkan ketika di jalan yang jelek, semakin terasaganjalan dipantatku. Karena aku juga sangat rindu belaian pacarku yang sudah 3 haritidak ke rumah, diam diam aku menikmatinya.Sejak kejadian itu, aku sering melihat dia memperhatikan tubuhku, agak risi akudiperhatikan adikku sendiri, tapi aku berusaha bersikap biasa.Suatu hari, aku dan pacarku melakukan petting di kamarku... Aku sangat terangsangsekali... dia meraba dan membelai-belai tubuhku. Sampai akhirnya pacarkumemaksakku membuka celana dalamku dan memaksaku untuk mengijinkannyamemasukkan kontolnya ke memekku. Tentu saja aku keberatan, walaupun aku sangatterangsang tapi aku berusaha untuk mempertahankan keperawananku. Dalamketelajanganku aku memohon padanya untuk tidak melakukannya. Dan anehnya aku
 
Stensilan Tjap Tjoean
2000
TJAP-TJOEAN : tjap.tjoean@yahoo.com Page 2
malah berteriak minta tolong. Hal ini di dengar oleh adikku John, dia langsungmenerobos kamarku dan mengusirnya, saat itu juga pacarku ketakutan, karena memangbadan adikku jauh lebih besar. Aku lansung menutupi tubuhku yang telanjang dan akuyakin adikku melihat ketelajanganku. Dan pacarku sendiri langsung memakaipakaiannya dan pamit pulang.Sejak itu, pacarku jadi jarang ke rumah. Dari selentingan teman-teman ku, pacarkukatanya mempunyai teman cewe lain yang sering jalan dengannya. Tentu saja aku sedihmendengarnya, tapi aku juga merasa beruntung tidak ternodai olehnya.Suatu malam aku berbincang-bincang dengan adikku, aku berterima kasih padanyakarena dia telah menggagalkan pacarku menodaiku. Aku kaget ketika adikku ngomongbahwa, aku ngga bisa menyalahkan pacarku karena memang bodyku sexy sekali dansetiap laki-laki pasti ingin merasakan tubuhku. Ketika kutanya, jika setiap lelaki, apakahadikku juga ingin merasakan tubuhku juga... dia menjawab:"Kalau kakak bukan kakakku, ya aku juga pengen, aku kan juga lelaki" aku sangat kagetmendengar jawabannya tapi aku berusaha itu adalah pernyataan biasa, aku langsungaja tembak, "emang adik pernah nyobain cewe?" dia bilang "ya, belum kak".... itulahpercakapan awal bencana itu.Malam harinya aku membayangkan bercinta dengan pacarku, kau merindukanbelaiannya... lalu aku mulai meraba-raba tubuhku sendiri... tapi aku tetap tidak bisamencapai apa yang aku inginkan... sekilas aku membayangkan adikku... lalu akumemutuskan untuk mengintip ke kamarnya... Malam itu aku mengendap-endap danperlahan-lahan nak keatas kursi dan dari lubang angin aku mengintip adikku sendiri, akusangat kaget sekali ketika melihat adikku dalam keadaan tak memakai celana dansedang memegan alat vitalnya sendiri, dia melakukan onani, aku terkesima melihatukuran kontolnya, hampir 2 kali pacarku, gila kupikir, kok bisa yah sebesar itu punyaadikku... Dan yang lebih kaget, di puncak orgasmenya dia meneriakkan namaku... Saatitu perasaanku bercampur baur antar nafsu dan marah... aku langsung balik kekamarkudan membayangkan apa yang baru saja aku saksikan.Pagi harinya, libidoku sangat tinggi sekali, ingin dipuaskan adikku tidak mungkin, makaaku memutuskan untuk mendatangi pacarku. Pagi itu aku langsung kerumah pacarkudan kulihat dia sangat senang aku dating… ditariknya aku ke kamarnya dan kamilangsung bercumbu... saling cium saling hisap dan perlahan-lahan baju kami lepas satudemi satu sampai akhirnya kami telanjang bulat. Gilanya begitu aku melihat kontolnya,aku terbayang kontol adikku yang jauh lebih besar darinya... sepert biasa diamenyuruhku menghisap kontolnya, dengan terpaksa aku melakukannya, dia merintih-rintih keenakkan dan mungkin karena hampir orgasme dia menarik kepalaku."Jangan diterusin, aku bisa keluar katanya" lalu dia mula menindihi ku dan dari nafasnyayang memburu kontolnya mencari-cari lubang memekku... begitu unjung kontolnyanempel dan baru setengah kepalanya masuk, aku kaget karena dia sudah langsungorgasme, air maninya belepotan diatas memekku..."Ohhhhh..." katanya.Dia memelukku dan minta maaf karena gagal melakukan penetrasi ke memekku. Tentusaja aku sangat kecewa, karena libidoku masih sangat tinggi."Puaskan aku dong... aku kan belum..." rengekku tanpa malu-malu. Tapi jawabannyasangat menyakitkanku..."Maaf, aku harus buru-buru ada janji dengan sisca" katanya tanpa ada rasa ngga enaksedikitpun. Aku menyembunyikan kedongkolanku dan buru-buru berpakaian dan kamiberpisah ketika keluar dari rumahnya.Diperjalanan pulang aku sangat kesal dan timbul kenginanku untuk menyeleweng,
 
Stensilan Tjap Tjoean
2000
TJAP-TJOEAN : tjap.tjoean@yahoo.com Page 3
apalagi selama diperjalanan banyak sekali lelaki yang mengodaku dar tukang becak, kulibangunan sampai setiap orang di bis.Begitu sampai rumah aku memergoki adikku yang akan pergi ke sport club, diamengajakku untuk ikut dan aku langsung menyanguppinya karena memang aku jugaingin melepaskan libidoku dengan cara berolah raga.Di tempat sport club, kam berolah raga dari senam sampai berenang dan puncaknyakami mandi sauna. Karena sport club tersebut sangat sepi, maka aku minta adikku satukamar denganku saat sauna. Saat didalam adikku bilang "kak, baju renangnya ganti tuh,kan kalau tertutup gitu keringatnya ngga keluar, percuma sauna""Abis pake apa" timpalku, "aku ngga punya baju lagi""Pake celana dalem sam BH aja kak, supaya pori-porinya kebuka" katanyaPikirku, bener juga apa katanya, aku langsung keluar dan menganti baju renangkudengan BH dan celana dalam, sialnya aku memakai celana dalam G-string putih sehabisdari rumah pacarku tadi... Tapi "ah, cuek aja.. toh adikku pernah liat aku telanjang juga".Begitu aku masuk, adikku terkesima dengan penampilanku yang sangat berani... kulihatdia berkali-kali menelan ludah, aku pura-pura acuh dan langsung duduk dan menikmatipanasnya sauna. Keringat mencucur dari tubuhku, dan hal itu membuat segalanyatercetak didalam BH dan celana dalamku... adikku terus memandang tubuhku dan ketkakulihat kontolnya, aku sangat kaget, dan mengingatkanku ke hal semalam ketika adikkuonani dan yang membuat libidoku malah memuncak adalah kepala kontolnya munculdiatas celana renangnya.Aku berusaha untuk tidak melihat, tapi mataku selau melirik ke bagian itu, dan nafaskusemakin memburu dan kulihat adikku melihat kegelisahanku. Aku juga membayangkankejadian tadi pagi bersama pacarku, aku kecewa dan ingin pelampiasan.Dalam kediaman itu aku tidak mampu untuk bertahan lagi dan aku memulainya denganberkata:"Ngga kesempitan tuh celana, sampe nongol gitu""Ia nih, si otong ngga bisa diajak kompromi kalo liat cewe bahenol" katanya"Kasian amat tuh, kejepit. Buka aja dari pada kecekik" kataku lebih berani"Iya yah..." katanya sambil berdiri dan membuka celananya...Aku sangat berdebar-debar dan berkali-kali menggigit bibirku melihat batang kemaluanadikku yang begitu besar.Tiba-tiba adikku mematikan mesin saunanya dan kembali ke tempatnya."Kenapa dimatiin" kataku"Udah cukup panas kak" katanyaMemang saat juga aku merasa sudah cukup panas, dan dia kembali duduk, kami salingmemandang tubuh masing-masing. Tiba-tiba cairan di memekku meleleh dan gatalmenyelimuti dinding memekku, apalagi melihat kontol adikku.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->