Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
47Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kraniotomi

Kraniotomi

Ratings: (0)|Views: 1,836 |Likes:
Published by Apri Hidayat

More info:

Published by: Apri Hidayat on May 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2014

pdf

text

original

 
http://bedahunmuh.wordpress.com/2010/05/21/trepanasi-kraniotomi-pada-edh-dan-sdh/
TREPANASI / KRANIOTOMI PADA EDH DAN SDH 
 Introduksi 
 a. Definisi Trepanasi/kraniotomi adalah suatu tindakan membuka tulang kepala yang bertujuanmencapai otak untuk tindakan pembedahan definitif.Epidural Hematoma (EDH) adalah suatu perdarahan yang terjadi di antara tulang dan lapisanduramater.Subdural hematoma (SDH) adalah suatu perdarahan yang terdapat pada rongga diantaralapisan duramater dengan araknoidea b. Ruang lingkup 
 Hematoma epidural 
terletak di luar duramater tetapi di dalam rongga tengkorak dan cirinya berbentuk bikonveks atau menyerupai lensa cembung. Sering terletak di daerah temporal atautemporoparietal yang disebabkan oleh robeknya arteri meningea media akibat retaknya tulangtengkorak. Gumpalan darah yang terjadi dapat berasal dari pembuluh arteri, namun padasepertiga kasus dapat terjadi akibat perdarahan vena, karena tidak jarang EDH terjadi akibatrobeknya sinus venosus terutama pada regio parieto-oksipital dan fora posterior. Walaupunsecara relatif perdarahan epidural jarang terjadi (0,5% dari seluruh penderita trauma kepaladan 9 % dari penderita yang dalam keadaan koma), namun harus dipertimbangkan karenamemerlukan tindakan diagnostik maupun operatif yang cepat. Perdarahan epidural biladitolong segera pada tahap dini, prognosisnya sangat baik karena kerusakan langsung akibat penekanan gumpalan darah pada jaringan otak tidak berlangsung lama.Pada pasien trauma, adanya
trias klinis
yaitu penurunan kesadaran, pupil anisokor denganrefleks cahaya menurun dan kontralateral hemiparesis merupakan tanda adanya penekanan brainstem oleh herniasi uncal dimana sebagian besar disebabkan oleh adanya massa extraaksial.c. Indikasi Operasi 
y
 
Penurunan kesadaran tiba-tiba di depan mata
y
 
A
danya tanda herniasi/lateralisasi
y
 
A
danya cedera sistemik yang memerlukan operasi emergensi, dimana CT ScanKepala tidak bisa dilakukan.d. Diagnosis Banding Hematom intracranial lainnyae. Pemeriksaan Penunjang 
 
CT Scan kepala
Te
knik Op
e
rasi 
 
Positioning
 Letakkan kepala pada tepi meja untuk memudahkan operator. Head-up kurang lebih 15
o
 (pasang donat kecil dibawah kepala). Letakkan kepala miring kontralateral lokasi lesi/hematoma. Ganjal bahu satu sisi saja (pada sisi lesi) misalnya kepala miring ke kanan makaganjal bantal di bahu kiri dan sebaliknya.
Washing
 Cuci lapangan operasi dengan savlon. Tujuan savlon: desinfektan, menghilangkan lemak yang ada di kulit kepala sehingga pori-pori terbuka, penetrasi betadine lebih baik. Keringkandengan doek steril. Pasang doek steril di bawah kepala untuk membatasi kontak dengan mejaoperasi
Markering
 Setelah markering periksa kembali apakah lokasi hematomnya sudah benar dengan melihatCT scan. Saat markering perhatikan:
 g 
aris rambut 
± untuk kosmetik,
 sinus
± untuk menghindari perdarahan,
 sutura
± untuk mengetahui lokasi,
 zy
 g 
oma
± sebagai batas basiscranii, jalannya N VII (kurang lebih 1/3 depan antara tragus sampai dengan canthus lateralisorbita)
Desinfeksi
 Desinfeksi lapangan operasi dengan betadine. Suntikkan
A
drenalin 1:200.000 yangmengandung lidocain 0,5%. Tutup lapangan operasi dengan doek steril.
Operasi
 
y
 
Incisi lapis demi lapis sedalam galea (setiap 5cm) mulai dari ujung.
y
 
Pasang haak tajam 2 buah (oleh asisten), tarik ke atas sekitar 60 derajat.
y
 
Buka flap secara tajam pada loose connective tissue. Kompres dengan kasa basah. Di bawahnya diganjal dengan kasa steril supaya pembuluh darah tidak tertekuk (bahayanekrosis pada kulit kepala). Klem pada pangkal flap dan fiksasi pada doek.
y
 
Buka pericranium dengan diatermi. Kelupas secara hati-hati dengan rasparatorium pada daerah yang akan di burrhole dan gergaji kemudian dan rawat perdarahan.
y
 
Penentuan lokasi burrhole idealnya pada setiap tepi hematom sesuai gambar CT scan.
y
 
Lakukan burrhole pertama dengan mata bor tajam (Hudson¶s Brace) kemudiandengan mata bor yang melingkar (Conical boor) bila sudah menembus tabula interna.
y
 
Boorhole minimal pada 4 tempat sesuai dengan merkering.
y
 
Perdarahan dari tulang dapat dihentikan dengan bone wax. Tutup lubang boorholedengan kapas basah/ wetjes.
y
 
Buka tulang dengan gigli. Bebaskan dura dari cranium dengan menggunakan sonde.Masukan penuntun gigli pada lubang boorhole. Pasang gigli kemudian masukkan penuntun gigli sampai menembus lubang boorhole di sebelahnya. Lakukan pemotongan dengan gergaji dan asisten memfixir kepala penderita.
 
y
 
Patahkan tulang kepala dengan flap ke atas menjauhi otak dengan cara tulangdipegang dengan knabel tang dan bagian bawah dilindungi dengan elevator kemudianmiringkan posisi elevator pada saat mematahkan tulang.
y
 
Setelah nampak hematom epidural, bersihkan tepi-tepi tulang dengan spoeling dansuctioning sedikit demi sedikit. Pedarahan dari tulang dapat dihentikan dengan bonewax.
y
 
Gantung dura (hitch stitch) dengan benang silk 3.0 sedikitnya 4 buah.
y
 
Evakuasi hematoma dengan spoeling dan suctioning secara gentle. Evaluasi dura, perdarahan dari dura dihentikan dengan diatermi. Bila ada perdarahan dari tepi bawahtulang yang merembes tambahkan hitch stitch pada daerah tersebut kalau perlutambahkan spongostan di bawah tulang. Bila perdarahan profus dari bawah tulang(berasal dari arteri) tulang boleh di-knabel untuk mencari sumber perdarahan kecualidicurigai berasal dari sinus.
y
 
Bila ada dura yang robek jahit dura dengan silk 3.0 atau vicryl 3.0 secara simpuldengan jarak kurang dari 5mm. Pastikan sudah tidak ada lagi perdarahan denganspoeling berulang-ulang.
y
 
Pada
subdural hematoma
setelah dilakukan kraniektomi langkah salanjutnya adalahmembuka duramater.
y
 
Sayatan pembukaan dura seyogianya berbentuk tapal kuda (bentuk U) berlawanandengan sayatan kulit. Duramater dikait dengan pengait dura, kemudian bagian yangterangkat disayat dengan pisau sampai terlihat lapisan mengkilat dari arakhnoid. (Bilasampai keluar cairan otak, berarti arachnoid sudah turut tersayat). Masukkan kapas berbuntut melalui lubang sayatan ke bawah duramater di dalam ruang subdural, dansefanjutnya dengan kapas ini sebagai pelindung terhadap kemungkinan trauma padalapisan tersebut.
y
 
Perdarahan dihentikan dengan koagulasi atau pemakaian klip khusus. Koagulasi yangdipakai dengan kekuatan lebih rendah dibandingkan untuk pembuluh darah kulit atausubkutan.
y
 
Reseksi jaringan otak didahului dengan koagulasi permukaan otak dengan pembuluh- pembuluh darahnya baik arteri maupun vena.
y
 
Semua pembuluh darah baik arteri maupun vena berada di permukaan di ruangsubarahnoidal, sehingga bila ditutup maka pada jaringan otak dibawahnya tak adadarah lagi.
y
 
Perlengketan jaringan otak dilepaskan dengan koagulasi. Tepi bagian otak yangdireseksi harus dikoagulasi untuk menjamin jaringan otak bebas dari perlengketan.Untuk membakar permukaan otak, idealnya dipergunakan kauter bipolar. Biladipergunakan kauter monopolar, untuk memegang jaringan otak gunakan pinsetanatomis halus sebagai alat bantu kauterisasi.
y
 
Pengembalian tulang. Perlu dipertimbangkan dikembalikan/tidaknya tulang denganevaluasi klinis pre operasi dan ketegangan dura. Bila tidak dikembalikan lapanganoperasi dapat ditutup lapis demi lapis dengan cara sebagai berikut:- Teugel dura di tengah lapangan operasi dengan silk 3.0 menembus keluar kulit.- Periost dan fascia otot dijahit dengan vicryl 2.0.- Pasang drain subgaleal.- Jahit galea dengan vicryl 2.0.

Activity (47)

You've already reviewed this. Edit your review.
Nindy Dina liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Nia Rahman liked this
Jamila Tunissa liked this
Amal Shohib liked this
Shandra Rizal liked this
Maiova N. Annisa liked this
rafikanesia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->