Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
kliping Sosiologi

kliping Sosiologi

Ratings: (0)|Views: 1,806 |Likes:
Published by arie_chan_1

More info:

Published by: arie_chan_1 on May 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
1
BAB II
SEMESTER I
1.
 
SosiologiSosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu
Socius
yang berarti kawan, teman sedangkan
 Logos
berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertamakalinya dalam buku yang berjudul "
Cours De Philosophie Positive
" karangan AugustComte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnyasosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memilikikepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya.
[
rujukan?
]
Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuankemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secarakritis oleh orang lain atau umum.Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara, dan berbagai organisasi politik, ekonomi, sosial.a.
 
Sejarah istilah sosiologiPotret Auguste Comte.
y
 
1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali olehilmuwan Perancis, bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenalsebagai Bapak Sosiologi. Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentangmasyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para ilmuwan itu
 
2
 
kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakikimasyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Comte membedakan antarasosiologi statis, dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yangmenjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatiandipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. RintisanComte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampak dari tampilnyasejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Mereka antara lain Herbert Spencer,Karl Marx, Emile Durkheim, Ferdinand Tönnies, Georg Simmel, Max Weber, danPitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat bergunauntuk perkembangan Sosiologi.
y
 
É
mile Durkheim ² ilmuwan sosial Perancis ² berhasil melembagakan Sosiologisebagai disiplin akademis. Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial.
y
 
1876: Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikan
Sosiology
dan memperkenalkan pendekatan analogi organik, yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia,sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu samalain.
y
 
Karl Marx memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis, yang menganggapkonflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembanganmasyarakat.
y
 
Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman), yang berupayamenelusuri nilai, kepercayaan, tujuan, dan sikap yang menjadi penuntun perilakumanusia.
y
 
Di Amerika Lester F. Ward mempublikasikan
 Dynamic Sosiology
. b.
 
Pokok bahasan sosiologiPokok bahasan sosiolgi ada empat: 1. Fakta sosial sebagai cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunya kekuatan memaksa danmengendalikan individu tersebut.
[
rujukan?
]
 Contoh, di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu,menggunakan seragam, dan bersikap hormat kepada guru. Kewajiban-kewajibantersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jikadilanggar. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah), yang bersifat memaksa danmengendalikan individu (murid).
 
3
 
Contoh, jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur, maka pengangguran itu adalah masalah. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada, maka penganggurantersebut merupakan isu, yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi.c.
 
Ciri-Ciri dan Hakikat SosiologiSosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat.Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. Menurut Harry M.Johnson, yang dikutip oleh Soerjono Soekanto, sosiologi sebagai ilmu mempunyai ciri-ciri,sebagai berikut.
[1]
 
y
 
Empiris, yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifatspekulasi (menduga-duga).
y
 
Teoritis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkretdi lapangan, dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yangtersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehinggamenjadi teori.
y
 
Komulatif, yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada, kemudiandiperbaiki, diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama.
y
 
 N
onetis, yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut, tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secaramendalam.d.
 
Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan sebagai berikut.
[2]
 
y
 
Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejalakemasyarakatan.
y
 
Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif, bukan merupakan disiplin ilmu kategoriyang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atauseharusnya terjadi.
y
 
Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuanterapan.
y
 
Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuankonkret. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalammasyarakat secara menyeluruh, bukan hanya peristiwa itu sendiri.

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Henny Lestari liked this
Maisya Hanifah liked this
Oebenk Soerabenk liked this
Artini Dewa Aiiu liked this
Rini Wangge liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->