Nations’ Light Church Foundation of Christian Living Series
LOVING GOD
dilakukan, tetapi pasti dapat dilakukan asal kita sungguh-sungguh. Arti mencintai Tuhan Yesus adalah:
1.
If you
[really]
love Me, you will
keep (obey)
My commands. Yohanes 14:15 (Amplified Bible)Ayat 15 – Sungguh-sungguh mencintai = menuruti/memegang segala perintah Tuhan Yesus.
2.
The person who has My commands and keeps them
is the one who
[really]
loves Me; and whoever [really] loves Me
will be loved by My Father,and I [too] will love him and will show (reveal, manifest) Myself to him
. [Iwill let
Myself be clearly seen by him and make Myself real to him
.] Yohanes 14:21 (Amplified Bible)Ayat 21 – Sungguh-sungguh mencintai = Memiliki dan memegang perintah,Ulangan 4:2 dan melakukannya.
3.
Jesus answered,
If a person [really] loves Me
, he will
keep My word[obey My teaching]
; and
My Father will love him
, and
We will come to himand make Our home
(abode, special dwelling place)
with him
. Yohanes 14:23 (Amplified Bible)Ayat 23 – Sungguh-sungguh mencintai = Menuruti firman/perkataan/ajaran Tuhan Yesus.
Mengasihi Tuhan Yesus Menghasilkan Iman
Banyak orang mengatakan bahwa “
rhema
” menghasilkan iman. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.Roma 10:17Orang mulai berpikir asal aku sudah mendapat rhema, maka iman pasti muncul.Sebenarnya yang secara instan muncul bukanlah iman, tetapi gelora untuk percayadengan kuat, sukacita yang besar yang memungkinkan lahirnya iman, ini bisa disebutdengan bakal iman, tetapi segala hal ini masih akan diuji dengan waktu, kadang Tuhan mengijinkan kita mengalami pergumulan berkenaan dengan iman yang sedangtumbuh di dalam kita. Waktunya bisa bervariasi, dari sebentar hingga lama.Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah orang yangmendengar firman itu dan
segera menerimanya dengan gembira
.
Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja
. Apabila datangpenindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segeramurtad.Matius 13:20-21Suatu ketika pada saat kita sedang ada dalam keadaan berbatu-batu, kita mulaimencari janji Tuhan dan Tuhan memberikan janji itu, maka akan datang waktupengujian terhadap janji Tuhan itu di dalam kita, segera muncul iman atau bakal imandi dalam kiat dan kita menerimanya dengan gembira dan sukacita yang luar biasa. Tetapi sebelum bakal iman itu menjadi iman yang sejati, iman yang mengambil alihsegala pergumulan kita pasti datang ujian berkenaan dengan hal ini.Karena saya percaya, bahwa setiap saat iman yang sejati itu muncul, selalu“mengambil alih segala pergumulan” saya, dan semenjak itu saya sudah tidakmengalami pergumulan lagi dan tinggal menunggu kenyataan dari janji itu dengansegera.
2