Powder Production
Pada umumnya, pembuatan bubuk menggunakan sistem kerja pengeringan. Sehingga bahan yang dikeringkan relative lebih mudah untuk dihancurkan. Oleh karena itu, sebagian besar proses pembuatan bubuk melibatkan system kerja pengeringan dan system kerja kominusi.Pengeringan adalah suatu cara untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air suatu bahan pangan dengan atau tanpa bantuan energi panas. Pengeringan adalah proses pemindahan panas dan uap air secara simultan, yang memerlukan energi panas untuk menguapkan kandungan air yang dipindahkan dari permukaan bahan, yang dikeringkan olehmedia pengering yang biasanya berupa panas. Tujuan pengeringan
itu sendiri
adalah
untuk
mengurangi kadar air bahan sampai batas dimana perkembangan mikroorganisme dan kegiatanenzim yang dapat menyebabkan pembusukan terhambat atau terhenti. Dengan demikian bahanyang dikeringkan dapat mempunyai waktu simpan yang lebih lama. Biasanya kandungan air bahan pangan dikurangi sampai batas tertentu dimana mikroorganisme tidak dapat tumbuh lagi pada bahan pangan tersbut. Keuntungan pengeringan adalah bahan pangan menjadi lebih awetdan volume bahan pangan menjadi lebih kecil, sehingga mempermudah dan menghemat ruang pengangkutan dan pengepakan, berat bahan menjadi kurang dan mempermudah tranport.Dasar pengeringan adalah terjadinya penguapan air ke udara karena perbedaankandungan air antara udara dengan bahan yang dikeringkan. Dalam hal ini kandungan uap air udara lebih kecil atau udara mempunyai kelembaban nisbi yang relatif rendah sehingga terjadi penguapan.Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeringan ada 2 golongan, yaitu:(1) Faktor yang berhubungan dengan udara pengering, seperti: suhu, kecepatan volumetrik aliranudara pengering, dan kelembaban udara(2) Faktor yang berhubungan dengan sifat bahan, seperti: ukuran bahan, kadar air awal, dantekanan parsial dalam bahan.Bahan pangan yang dihasilkan dari produk-produk pertanian pada umumnyamengandung kadar air. Kadar air tersebut apabila masih tersimpan dan tidak dihilangkan, makaakan dapat mempengaruhi kondisi fisik bahan pangan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukanadanya suatu proses penghilangan atau pengurangan kadar air yang terdapat dalam bahan pangansehingga terhindar dari pembusukan ataupun penurunan kualitas bahan pangan. Dan perlunyadilakukan perubahan bentuk agar lebih mudah dikendalikan dan disimpan.Hal-hal yang mempengaruhi pengeringan adalah luas permukaan bahan pangan, suhu pengeringan, aliran udara, tekanan uap air di udara dan lama pengeringan. Suhu pengeringansangat penting karena apabila terlalu rendah maka pengeringan akan makan waktu yang sangatlama dan dapat menurunkan mutu bahan pangan serta memberikan bau yang tidak normal. Jika proses pengeringan dilakukan pada suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terjadinya casehardening dan reaksi browning.