P. 1
Askep Prenatal Trimester III

Askep Prenatal Trimester III

Ratings: (0)|Views: 3,742 |Likes:
Published by Lee Song Hoo

More info:

Published by: Lee Song Hoo on May 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/01/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Kehamilan adalah peristiwa kodrati bagi perempuan, seorang perempuanakan mengalami perubahan dalam dirinya sendiri baik fisik maupun psikologis.dua persoalan yang sering kita hadapi adalah perasaan takut dan penolakan padakehamilan. secara fisik akan terjadi pembesaran perut, terasa adanya pergerakanatau timbulnya hiperpigmentasi, keluarnya kolostrum dan sebagainya,ataukegelisahan yang dialami ibu hamil karena ibu hamil telah mendengar cerita-cerita tentang kehamilan dan persalinan dari orang sekitar. Perasaan takut dancemas tersebut akan timbul pada ibu hamil primipara dan multipara yangmegalami kehamilan. namun keluarga sering tidak memahami bahwa setiapkehamilan memiliki resiko. Manuaba, (2001).Persalinan adalah hal penting yang akan dialami ibu hamil, pada saatmenghadapi persalinan biasanya akan timbul rasa khawatir, rasa takut ataupunrasa senang dan bahagia. setiap saat kehamilan dapat berkembang menjadimasalah atau mengalami penyulit atau komplikasi. Berdasarkan hal tersebutdiperlukan pemantauan kesehatan ibu hamil. Pemantauan kesehatan ibu hamildikenal dengan sebutan ANC (Antenatal Care). Pemeriksaan ini meliputi perubahan fisik normal yang dialami ibu serta tumbuh kembang janin,mendeteksi dan menatalaksanakan setiap kondisi yang tidak normal. MenurutSondakh (2006), ada beberapa hal pemeriksaan ibu hamil secara keseluruhan.
 
Pertama, memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dantumbuh kembang janin. Kedua, meningkatkan dan mempertahankan kesehatanfisik, mental dan sosiall ibu. Ketiga, mengenali dan mengurangi secara diniadanya penyulit atau komplikasi yang terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum. Keempat, mempersiapkan cukup bulan dan persalinanyang aman dengan trauma seminimal mungkin. Kelima, mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalammenerima kelahiran janin agar dapat tumbuh kembang secara normal. Keenam,mengurangi bayi lahir premature, kelahiran mati, serta yang terahimempersiapkan kesehatan secara optimal.Menurut data WHO (2005), sebanyak 99% kematian ibu akibat masalah persalinan atau kelahiran yang dirujuk oleh tenaga kesehatan terjadi di negara-negara berkembang, sehingga ibu hamil sering merasa cemas terhadapkehamilannya. WHO memperkirakan 585.000 perempuan meninggal setiapharinya yang sebenarnya kasus kematian tersebut dapat dicegah (WHO, 2005).Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2002/2003 AngkaKematian Ibu (AKI) menjadi 262/100.000 Kelahiran Hidup (KH). Pada tahun2009, diharapkan pemerintah mampu menurunkan AKI menjadi 226/100.000KH, dan Angka Kematian Bayi Baru Lahir (AKBBL) 15/1000 KH (Depkes RI,2008).Kebijakan departemen kesehatan dalam upaya mempercepat penurunanAngka Kematian Ibu adalah dengan pendekatan pelayanan ibu dan anak ditingkat dasar dan rujukan yang pada dasarnya mengacu pada intervensi strategis
 
3
“empat pilar safe mother hood”
dimana pilar kedua adalah asuhan antenatalyang bertujuan untuk memantau perkembangan kehamilan dan medeteksikelainan atau komplikasi yang menyertai kehamilan secara dini dan ditanganisecara benar. Target yang diharapkan dapat dicapai pada tahun 2010 adalahangka kematian ibu menjadi 125/100.000 kelahiran hidup.Asuhan antenatal penting dilakukan untuk menjamin agar proses alamiahdapat berjalan dengan normal selama kehamilan. WHO memperkirakan bahwasekitar 15% dari seluruh wanita yang hamil akan berkembang menjadikomplikasi yang berkaitan dengan kehamilan serta dapat mengancam jiwanya.Oleh karena itu setiap wanita hamil memerlukan sedikitnya empat kalikunjungan selama periode antenatal. Tujuan utama dari asuhan antenatal iniadalah untuk mempersiapkan ibu dan bayinya dalam keadaan sehat dengan caramembangun hubungan saling percaya dengan ibu, mendeteksi tanda dan bahayayang mengancam jiwa, mempersiapkan kelahiran dan memberikan pendidikankepada ibu. Pusdisnakes, (2002).
 
Berdasarkan latar belakang dan melalui pemikiran dan pertimbangan, penulis merasa tertarik untuk menysun laporan kasus tentang AsuhanKeperawatan Antenatal Pada Ny, S Dengan G
1
P
0
A
0
Trimester III di Ruang PoliKandungan RSUD Tasikmalaya.
B.TUJUAN
1.
Tujuan Umum
Tujuan umum dari penulisan laporan kasus ini adalah untuk mendapatkan

Activity (73)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Aditya Nugraha liked this
Fandy Yoduke liked this
Iga Amanda liked this
Vivi Restiana liked this
Kiki Tazkiyah liked this
adera66 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->