Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
33Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
REPRODUKSI HEWAN

REPRODUKSI HEWAN

Ratings: (0)|Views: 2,345 |Likes:
Published by adnan_unm3177
UNITII REPRODUKSI HEWAN
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar :Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. : Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penyakitsistem reproduksi pada manusia.

A. Indikator
1. Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan. 2. Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.

B. Tujuan
1. Siswa dapat mengkomunikasikan alat-alat perkembangbiakan hewan alat-

C. Reproduksi Hewan
1. Protozoa
UNITII REPRODUKSI HEWAN
Standar Kompetensi Kompetensi Dasar :Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia. : Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta penyakit-penyakit yang berhubungan dengan penyakitsistem reproduksi pada manusia.

A. Indikator
1. Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan. 2. Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.

B. Tujuan
1. Siswa dapat mengkomunikasikan alat-alat perkembangbiakan hewan alat-

C. Reproduksi Hewan
1. Protozoa

More info:

Published by: adnan_unm3177 on May 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/01/2013

pdf

text

original

 
 
UNITIIREPRODUKSIHEWAN
Standar Kompetensi Standar Kompetensi Standar Kompetensi Standar Kompetensi ::Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar Kompetensi Dasar :: Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan Mendeskripsikan sistem reproduksi pada manusia, hewan, dan tumbuhan serta penyakit tumbuhan serta penyakit tumbuhan serta penyakit tumbuhan serta penyakit- --penyakit yang berhubungan dengan  penyakit yang berhubungan dengan  penyakit yang berhubungan dengan  penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada sistem reproduksi pada sistem reproduksi pada sistem reproduksi pada manusia.manusia.manusia.manusia.
A.
 
Indikator
1.1.1.1.
 
Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan.Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan.Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan.Mendeskripsikan sistem reproduksi pada hewan.2.2.2.2.
 
Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.Mengkomunikasikan proses metamorfosis pada hewan.
B.
 
Tujuan
1. Siswa dapat 1. Siswa dapat 1. Siswa dapat 1. Siswa dapat mengkomunikasikan mengkomunikasikan mengkomunikasikan mengkomunikasikan alat alat alat alat- --alat perkembangbiakan alat perkembangbiakan alat perkembangbiakan alat perkembangbiakan hewan hewan hewan hewan 
C.
 
Reproduksi Hewan
1.1.1.1.
 
Protozoa Protozoa Protozoa Protozoa 
Protozoa, misalnya amoeba dapat berkembangbiak baik dengan membelah dirisecara mitosis. Pada
Paramecium caudatum,
selain bereproduksi dengan cara membelahdiri, juga dapat melakukan konyugasi.Gambar 1. Reproduksi pada paramecium
 
 
2.2.2.2.
 
Hydra Hydra Hydra Hydra 
Hydra, perkembangbiak secara vegetatif melalui pembentukan tunas. Perkembangbiakan secara generatif berlangsung melalui peleburan antara sel spermatozoa dan seltelur.Gambar 2. Reproduksi pada hydra
3.3.3.3.
 
Cacing Tanah Cacing Tanah Cacing Tanah Cacing Tanah 
Pada cacing tanah, dua ekor cacing saling berdempetan dengan arah kepala danekor berlawanan dan selanjutnya mengadakan pertukaran sperma. Cacing pertamamemindahkan spermatozoanya ke dalam kantung spermatozoid cacing kedua, dansebaliknya cacing kedua memasukkan spermatozoanya ke dalam kantung spermatozoidcacing pertama, selanjutnya kedua cacing memisahkan diri. Pada daerah kliteliummasing-masing cacing menghasilkan mukus atau lendir. Lendir tersebut bergerak kedepan dan melewati kantung telur. Sel telur ke luar dan terbawa oleh lendir. Pada saatlendir melewati kantung spermatozoid, sel spermatozoid ke luar dan bertemu dengan seltelur dan pada akhirnya berlangsung pembuahan di dalam lendir.Cacing tanah merupakan contoh hewan yang bersifat hermaprodit, dimana alat-alat kelamin jantan dan alat kelamin betina dapat dijumpai dalam satu individu.Sekalipun dalam satu individu dapat dijumpai dua jenis alat kelamin, namun padaumumnya untuk menghasilkan keturunan secara generatif, masih dibutuhkan duaindividu. Hal ini dapat dijelaskan dengan beberapa kemungkinan (i) tidak adanyahubungan struktural yang memungkinkan sel sperma membuahi sel telur dalam satu
 
 
individu (ii) Waktu pematangan sel gamet (sperma atau telur) tidak bersamaan, sehinggatidak memungkinkan untuk berlangsungnya pembuahan.
 
4.4.4.4.
 
Ikan Ikan Ikan Ikan 
Pada ikan yang masih mudah sukar membedakan antara jantan dan betina baik secara morfologis maupun secara anatomis. Kelenjar kelamin hewan jantan dan hewanbetina waktu muda mempunyai struktur yang sama dan disebut gonad. Baru setelahdewasa dapat dibedakan. Pada ikan jantan dewasa, gonad tampak berwarna putih susudengan permukaan yang licin, berisi sel-sel kelamin jantan atau spermatozoa. Saluranpelepasan sel kelamin pada jantan disebut vas deferens yang bertemu dan bersatu dengansaluran kencing atau ureter membentuk saluran urogenital. Kelenjar kelamin pada ikanbetina dewasa tampak berwarna kuning dengan permukaan yang kasar dan berbintik-bintik berisi sel telur atau ovum. Saluran pelepasannya disebut saluran telur atau oviductyang juga bertemu dan bersatu membentuk saluran urogenital.
5.5.5.5.
 
Katak Katak Katak Katak 
Alat perkembangbiakan pada katak jantan terdiri atas (i) sepasang gonad (testis),(ii) saluran reproduksi berupa vasa efferensia, dan saluran urospermatika. Yang bermuarapada kloaka, dan (iii) kelenjar-kelenjar tambahan. Testis berwarna putih ke kuning-kuningan, berfungsi untuk menghasilkan spermatozoa serta hormon-hormon reproduksi.Testis dihubungkan dengan selaput tipis ke ginjal yang disebut mesorkium. Bila selaput jaringan ikat yang transparan ini direntangkan akan tampak pembuluh-pembuluh halusyang berwarna putih yang disebut pembuluh efferensia. Pembuluh eferensia bersamadengan pembuluh halus yang menyalurkan air seni dari ginjal bermuara pada saluranurospermatika. Saluran urospermatika bermuara pada kloaka.Alat perkembangbiakan katak betina terdiri atas (i) sepasang gonad (ovarium), (ii)saluran reproduksi berupa ostium tuba, saluran telur (oviduct), kantung telur sementaraatau ”uterus”, dan (iii) kelenjar-kelenjar tambahan. Ovarium menghasilkan telur atauovum. Telur yang telah masak akan dikeluarkan dari ovarium dan masuk ke dalamrongga perut. Dengan bantuan otot-otot rongga perut dan silia yang mengelilingi ostiumtuba, telur masuk ke dalam oviduct. Dalam saluran ini telur akan dilapisi olehselaputlendir dan kemudian disimpan di dalam kantung telur sementara sebelum di keluarkan keluar tubuh untuk dibuahi. Pada musim hujan, katak biasanya mengadakan perkawinan.

Activity (33)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
NA Moets Lina liked this
Azh'rulk Amard liked this
mohon ijin untuk copy pak....terimakasih banyak bapak, semoga ilmunya berkah....amiiiin
Rahmi Saputri liked this
Rahmi Saputri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->