TANGIS BUYAT
Karya: Janti Respati EkoyaniUsai sudah anak pesisir bermainIkan terusir nelayan terpinggir Burung laut pun enggan singgahOrang asing itu«Membawa pengeduk membujuk pribumiMenghujamkan pasak menguras perut bumiEmas dikeruk teluk terpuruk Buyat tersedu«Menelan segala racunTirta suci sudah ternodaMenularkan bisa pada semua penghuninyaPribumi menjadi kacungMenjadi tumbal oleh pemodalSedang penguasa«Manggut-manggut dari balik mejaMenghitung hasil balas jasaAtas secarik kertas yang diterbitkannyaBuyat kemarin elok rupawanBuyat kini kumal kudisan
KABAR DARI UTARA
Karya: Janti Respati EkoyaniKamis, Agustus hari kelima 2010Poros utara lumer terpanggangAnak daratan lepas dari induknyaKabar itu melanglang buanaMenghampiri cerobong-cerobong asapMenyapa jasad-jasad kanopi bumiMenggoda perabot-perabot yang tak murah senyumTahukah engkau?Mereka membuat selimut bumi jadi compang-campingHingga hangatnya sinar matahariJadi garang membakar bumiWahai sang kabar Mengapa kau tak pernah sampai pada lubuk hati penghuni bumi yang superior?Ataukah mereka mengusirmu?Tak mau mendengarmu?Wahai sang kabar Tak perlu patah hatiMengadulah kepada badai dan lautan yang lapar Amarahmu akan menenggelamkan segalanyaMembungkam kepongahan mereka Niscaya«
Add a Comment