Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi I-Teori Evolusi Darwin Dan Biologi Modern

Edisi I-Teori Evolusi Darwin Dan Biologi Modern

Ratings: (0)|Views: 1,989|Likes:
Published by duaderajad

More info:

Published by: duaderajad on May 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/12/2012

pdf

text

original

 
T
Teori Evolusi DarwinDan Biologi Modern
idak ada ilmuwan yang karyanya masihdiperdebatkan dengan panas hingga saatini, seperti Charles Darwin. Bukunya“The Origin of Species“yang merupakan hasilpengamatannya terhadap alam dan keragamanhayati, merupakan landasan terpenting ilmubiologi khususnya evolusi. Darwin yangmempublikasikan bukunya 150 tahun laluketika ia berusia 50 tahun, ketika itu memangtidak sendirian dalam mengembangkan teorievolusinya. Secara terpisah ada beberapailmuwan lain yang memiliki gagasan serupa.Namun teori Darwin merupakan landasan darihampir semua teori evolusi modern. Jugauntuk teknik rekayasa genetika, penelitian selinduk atau riset kloning. Namun banyak pihak terutama dari kalangan gereja yang tetapmenolak teori evolusi ini.Charles Darwin menyimpulkan, berbagaikeragaman yang ia amati di alam, sebetulnyamemiliki nenek moyang yang sama. Ketika iamempublikasikan bukunya The Origin of Species – By Means Natural Selection atauterjemahan bebasnya, asal usul spesies-berdasarkan seleksi alam pada tahun 1859,dunia ilmu pengetahuan serta gereja geger.Ketika itu, dengan berani Darwinmenyampaikan kesimpulan yang dinilai hanyaspekulasi. Gereja yang menganut fahampenciptaan sempurna, langsung mengecamteori evolusi tsb. Namun seiring denganperkembangan ilmu pengetahuan, terbuktiteori evolusi yang diperkenalkan Darwinhampir semuanya benar secara ilmiah. Ilmugenetika modern juga menegaskan kembaliteori Darwin itu.Karena itulah peneliti terkemuka di duniadan penemu struktur DNA, James Watsonmemberikan penilaian dan bobot tinggi dalamilmu biologi terutama evolusi terhadapDarwin : “Bagi saya, Charles Darwinmerupakan tokoh yang paling penting.“James Watson adalah ilmuwan palingterkemuka abad ini dalam teknik rekayasagenetika. Bersama rekannya Francis Crick pada tahun 1953 yang lalu, keduanyamempublikasikan penemuannya yaknistruktur DNA yang terdiri dari spiral ganda.Dalam DNA itu, Watson dan Crick menemukan pola susunan unsur kimia, yangmerupakan kode pemrograman genetik semuamakhluk hidup. Kode DNA tersusun dariempat macam nukleotida, yakni Adenin,Thymin, Cyanin dan. Guanin, yang disebuthuruf penyusun kode genetika. Polymer inilahyang menentukan pembentukan DNA dansekaligus juga evolusi makhluk hidup. Watsondan Crick menerima anugerah Nobel untuk kedokteran bagi temuannya ini pada tahun1962.Selain Darwin, pada saat yang hampirbersamaan Gregor Mendel, seorang pendetadari Austria juga melakukan penelitian sifatherediter pada tanaman, dengan melakukanpersilangan beberapa jenis tanaman kacang. Iamengirimkan satu eksemplar hasil penelitianpersilangannya kepada Darwin. Akan tetapipakar sejarah ilmu pengetahuan Ernst PeterFischer menceritakan nasib laporan itu :“Hukum genetika, belum dikenal olehDarwin. Memang diketahui, bahwa Darwinmenerima satu eksemplar laporannya, tapi juga diketahui ia tidak sempat membukanya.
 Edisi : I - Jum’at, 27 Mei 2011
 
Artinya, ia tidak kenal hukum herediter, dantentu saja tidak dapat membuat gambaranmengenai mekanisme genetika.“Hasil penelitian sifat herediter Mendeldan penemuan struktur DNA oleh Watson danCrick membuat para ahli evolusi biologi dapatmemecahkan rahasia evolusi sejenis burunggelatik yang diamati Darwin di pulauGalapagos. Dari struktur DNA para penelitibukan hanya dapat mengikuti mekanismeevolusi, melainkan juga mengetahuibagaimana organisme berubah tampilannya.Dewasa ini diketahui, teori mutasi gen sebagaipemicu evolusi ternyata tidak tepat. Sebab genmakhluk hidup memiliki kemampuan yang jauh lebih hebat dari yang dibayangkan.Untuk melakukan perubahan, gen ibaratnyadengan cerdik mengaktifkan saklar yangmematikan atau menghidupkan proteintertentu dalam sel.
Proses Ekspresi Gen dalam Organisme
Netsains.Com
- Dalam tubuh manusiaterdapat banyak gen (unit dasar hereditasdalam kehidupan organisme) yang nantinyaakan terekspresi menjadi fenotip (sifat yangtampak), misalnya rambut hitam, kulit sawomatang, hidung mancung, dan sebagainya.Bagaimana suatu gen yang ukurannya sangatkecil dapat menjadikan rambut kita berwarnahitam?Dalam istilah biologimolekuler kita kenaldengan istilah DogmaSentral BiologiMolekuler. Apakahitu? Dogma di siniadalah suatu kerangkakerja untuk dapatmemahami urutantransfer informasi antara biopolymer (DNA,RNA, protein) dengan cara yang paling umumdalam organisme hidup. Sehingga secara garisbesar, dogma sentral maksudnya adalah semuainformasi terdapat pada DNA, kemudian akandigunakan untuk menghasilkan molekul RNAmelalui
transkripsi
, dan sebagian informasipada RNA tersebut akan digunakan untuk menghasilkan protein melalui proses yangdisebut
translasi
.
TRANSKRIPSI
Ini merupakan tahapan awal dalam prosessintesis protein yang nantinya proses tersebutakan berlanjut pada ekspresi sifat-sifat genetik yang muncul sebagai fenotip. Dan untuk mempelajari biologi molekuler tahap dasaryang harus kita ketahui adalah bagaimanamekanisme sintesis protein sehingga dapatterekspresi sebagai fenotip.Transkripsi merupakan proses sintesismolekul RNA pada DNA templat. Proses initerjadi pada inti sel / nukleus (Pada organismeeukariotik. Sedangkan pada organismeprokariotik berada di sitoplasma karena tidak memiliki inti sel) tepatnya pada kromosom.Komponen yang terlibat dalam prosestranskripsi yaitu :
 
DNA templat (cetakan) yang terdiri atasbasa nukleotida Adenin (A), Guanin (G),Timin (T), Sitosin (S)
 
enzim RNA polimerase
 
faktor-faktor transkripsi
 
prekursor (bahan yang ditambahkansebagai penginduksi).Hasil dari proses sintesis tersebut adalahtiga macam RNA, yaitu :
 
mRNA (messeger RNA)
 
tRNA (transfer RNA)
 
rRNA (ribosomal RNA)Struktur RNA polimerase terdiri atas :beta, beta-prime, alpha, sigma. Pada strukturbeta dan beta-prime bertindak sebagaikatalisator dalam transkripsi. Struktur sigmauntuk mengarahkan agar RNA polimeraseholoenzim hanya menempel pada promoter.Bagian yang disebut core enzim terdiri atasalpha, beta, dan beta-prime.
 
Tahapan dalam proses transkripsi padadasarnya terdiri dari 3 tahap, yaitu :
1.
 
Inisiasi (Pengawalan)
 Transkripsi tidak dimulai di sembarangtempat pada DNA, tapi di bagian hulu(upstream) dari gen yaitu promoter. Salahsatu bagian terpenting dari promoter adalahkotak Pribnow (TATA box). Inisiasi dimulaiketika holoenzim RNA polimerasemenempel pada promoter. Tahapannyadimulai dari pembentukan komplekspromoter tertutup, pembentukan komplekspromoter terbuka, penggabungan beberapanukleotida awal, dan perubahan konformasiRNA polimerase karena struktur sigmadilepas dari kompleks holoenzim.
2.
 
Elongasi (Pemanjangan)
 Proses selanjutnya adalah elongasi.Pemanjangan di sini adalah pemanjangannukleotida. Setelah RNA polimerasemenempel pada promoter maka enzimtersebut akan terus bergerak sepanjangmolekul DNA, mengurai dan meluruskanheliks. Dalam pemanjangan, nukleotidaditambahkan secara kovalen pada ujung 3’molekul RNA yang baru terbentuk.Misalnya nukleotida DNA cetakan A, makanukleotida RNA yang ditambahkan adalahU, dan seterusnya. Laju pemanjanganmaksimum molekul transkrip RNA berrkisarantara 30 – 60 nukleotida per detik.Kecepatan elongasi tidak konstan.
3.
 
Terminasi (Pengakhiran)
 Terminasi juga tidak terjadi di sembarangtempat. Transkripsi berakhir ketika menemuinukleotida tertentu berupa STOP kodon.Selanjutnya RNA terlepas dari DNA templatmenuju ribosom
POTENSIAL OSMOSIS JARINGAN TUMBUHAN
Sel tumbuhan memiliki ciri fisiologi yangberbeda dengan sel hewan khususnya dengankeberadaan dinding sel pada sel tumbuhan.Dinding sel secara umum dibedakan menjadidinding sel primer dan dinding sel sekunder.Perbedaan antara kedua macam dinding initerletak pada fleksibilitas, ketebalan, susunanmikrofibril dan pertumbuhannya (Istanti,1999). Seluruh aktivitas sel tumbuhan sangattergantung dengan keberadaan dinding sel ini.Dinding sel selain berfungsi untuk proteksi isisel juga berperan sebagai jalan keluarmasuknya air, makanan dan garam-garammineral ke dalam sel. Sel tumbuhanmerupakan bagian terkecil dari sistem hidupdan di dalam sistem ini sel-sel salingbergantung. Perilaku sel tidak hanyadipengaruhi oleh keadaan sel itu sendiri tetapi juga sel-sel di sekitarnya dan tumbuhan itusendiri serta lingkungan luar. Berbagai macamzat seperti makanan, zat mineral, air dan gasbergerak dari sel ke sel dalam bentuk molekulatau partikel.Lingkungan suatu sel meliputi sel-sel disekitarnya dan lingkungan luar yang meliputiair, tanah dan udara tempat tumbuh dan hiduptumbuhan tersebut. Sel-sel yangbersinggungan langsung dengan lingkunganluar antara lain sel-sel yang ada di akar,batang dan daun yang kemudian meluas kesuluruh tubuh tumbuhan melalui ruang-ruangdalam sel (Tjitrosomo, 1983: 1). Molekul ataupartikel air, gas dan mineral masuk ke dalamsel tumbuhan melalui proses difusi danosmosis. Melalui proses-proses tersebuttumbuhan dapat memperoleh zat-zat yangdiperlukan untuk pertumbuhannya. Prosesdifusi berlangsung dari daerah yang memilkikonsentrasi partikel tinggi ke daerah yangkonsentrasi partikelnya rendah. Difusimemiliki peranan penting dalam sel-seltumbuhan yang hidup.Sel tumbuhan dapat mengalamikehilangan air, apabila potensial air di luar sellebih rendah daripada potensial air di dalamsel. Jika sel kehilangan air cukup besar, makaada kemungkinan volume isi sel akanmenurun besar sehingga tidak dapat mengisiseluruh ruangan yang dibentuk oleh dindingsel. Artinya, membran dan sitoplasma akanterlepas dari dinding sel, peristiwa ini disebutplasmolisis. Sel yang sudah terplasmolisis

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->