PERAN MAHASISWA PERGURUAN TINGGI DALAMMENCIPTAKANPEMERINTAH YANG BERSIH DAN BERWIBAWAOlehSigit Dwi KusrahmadiAbstrak
Masa Reformsi ditandai dengan lengsernya kekuasaan Orde Barumemberikan angin segar untuk pembaruan di segala bidang, namun demikiandalam kenyataannya belum seperti yang diharapkan. Pemerintahan MegawatiSukarnoputri sebagai penerus estafet kepememimpinan kurang memihakkepentingan masyarakat marginal, ditandai dengan maraknya koropsi kolusidan nepotisem (KKN), pelanggaran HAM, birokrasi keranjang Sampah, tidakefektif dan tidak berkembang dalam mewujudkan pemerintah yang bersihdan berwibawa.Mahasiswa sebagai generasi penerus diharapkan mampu menjadipembaru atau agen of change dalam memperbaiki kehidupan berbangsa.Peran mahasiswa sebagai intelektual muda, berkepribadian bangsa danmempunyai idealisme tinggi di tuntut untuk mewujudkan negara yang lehihdemokratis. Pemikirannya yang kritis, konstruktif dalam mengkritisikebijakan pemerintah sangat efektif sebagai alat kontrol.Dalam perwujudan pemerintah yang bersih selain pemilihan presidensecara langsung, perlu mengganti kabinet presidensial dengan kabinetparlementer yang dapat mewakili aspirasi nyata dari masyarakat. Sudahsaatnya pejabat-pejabat pemerintah menggunakan konsep pelayan bukanpenguasa, dan harus melibatkan partsipasi masyarakat. Konsep ´
top downµ
,diganti dengan konsep ´
bottom up
µ pemerintah hanya sebagai ´regulatorµdan partisipasi masyarakat harus lebih dominan.Mahasiswa sebagai generasi penerus adalah calon pemimpin bangsa yang akan menerima astafet kepemimpinan. Oleh karena itu sudahseharusnya menempa diri dengan belajar sungguh-sungguh baik ekstrakurikuler dan intra kurikuler di lingkungan kampus agar semakin dewasa.Pembelajaran yang sinergis dan demokratis akan menghasilkan calon-calonpemimpin yang kuat, memiliki idealisme tinggi yang memegang teguh etikapolitik, menegakkan nilai-nilai keadilan untuk mewujudkan Indonesi Baru