Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Wanita Hamil Dan Anemia

Wanita Hamil Dan Anemia

Ratings: (0)|Views: 548 |Likes:
Published by Irae Sweet

More info:

Published by: Irae Sweet on May 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2013

pdf

text

original

 
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIANANEMIA DI RUMAH SAKIT BERSALIN SIT I KHADIJAH IV MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2008
HASIL PENELITIANHUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN ANEMIADI RUMAH SAKIT BERSALIN SIT I KHADIJAH IV MAKASSAR PERIODE JANUARI-DESEMBER 2008OLEH:FIKA W. FAHRIANSJAHPEMBIMBINGdr. M. RUM RAHIM, M.KesBAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKATDAN ILMU KEDOKTERAN KOMUNITASFAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR 2009BAB IPENDAHULUAN1.1. Latar Belakang MasalahBerdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2005, bahwa setiap tahunnyawanita yang bersalin meninggal dunia mencapai lebih dari 500.000 orang. (Winkjosastro, 2005).Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2005 Angka Kematian Ibu(AKI) di Indonesia yaitu 262/100.000 Kelahiran Hidup, sedangkan Angka Kematian Bayi(AKB) yaitu 32/1000 Kelahiran Hidup. (DinKes Jabar, 2006). Kematian ibu adalah kematianseorang wanita yang terjadi selama kehamilan sampai dengan 42 hari setelah berakhirnyakehamilan, tanpa melihat lama dan tempat terjadinya kehamilan, yang disebabkan olehkehamilan atau penanganannya, tetapi bukan karena kecelakaan. (international stastisticalclassification of deseases, injuries and causes of death, edition ICD-X). (1)AKI di Propinsi Jawa Barat pada tahun 2005 terdapat 321,5/100.000 Kelahiran hidup AKB43,93/1000 Kelahiran Hidup. Adapun faktor penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan40-60 %, preeklamsi dan eklampsi 20-30 %, infeksi 20-30 %. Perdarahan merupakan faktor terbesar penyebab tingginya AKI. Sedangkan penyebab tidak langsung yang mendasar adalahfaktor lingkungan, perilaku, genetik dan pelayanan kesehatan sendiri, salah satunya adalah 53%ibu hamil menderita anemia, 4 Terlalu (hamil atau bersalin terlalu muda dan tua umurnya, terlalu
 
 banyak anaknya dan terlalu dekat jarak kehamilan/persalinannya) dan 3 Terlambat (terlambatmengetahui tanda bahaya dan memutuskan rujukan, terlambat merujuk karena masalahtransportasi dan geografi, terlambat ditangani ditempat pelayanan karena tidak efektifnya pelayanan di Puskesmas maupun di Rumah Sakit. (DinKes Jabar, 2005). (1)Propinsi Sulawesi Selatan berdasarkan SKRT pada tahun 1992 prevalensi anemia gizi khususnya pada ibu hamil berkisar 45,5 – 71,2% dan pada tahun 1994 meningkat menjadi 76,17%, 14,3 %di Kabupaten Pinrang dan 28,7% di Kabupaten Soppeng dan tertinggi adalah di Kabupaten Bone68,6% (1996) dan Kabupaten Bulukumba sebesar 67,3% (1997). Sedangkan laporan data diKabupaten Maros khususnya di Kecamatan Bantimurung anemia ibu hamil pada tahun 1999sebesar 31,73%, pada tahun 2000 meningkat menjadi 76,74% dan pada tahun 2001 sebesar 68,65%. Faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil adalah kekurangan zat besi, infeksi, kekurangan asam folat dan kelainan haemoglobin. Anemia dalam kehamilan adalahsuatu kondisi ibu dengan kadar nilai hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester satu dan tiga,atau kadar nilai hemoglobin kurang dari 10,5 gr% pada trimester dua. Perbedaan nilai batasdiatas dihubungkan dengan kejadian hemodilusi. (2)Perdarahan merupakan faktor utama penyebab tingginya AKI. Perdarahan dapat terjadi padakehamilan, persalinan dan pasca persalinan. Anemia merupakan salah satu faktor risiko yangdapat memperburuk keadaan ibu apabila disertai perdarahan saat kehamilan, persalinan dan pasca salin. (Mardliyanti, 2005). (1)Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dannifas. Pengaruh anemia saat kehamilan dapat berupa abortus, persalinan kurang bulan, ketuban pecah dini (KPD). Pengaruh anemia saat persalinan dapat berupa partus lama, gangguan his dankekuatan mengedan serta kala uri memanjang sehingga dapat terjadi retensio plasenta. Pengaruhanemia saat masa nifas salah salah satunya subinvolusi uteri, perdarahan post partum, infeksinifas dan penyembuhan luka perineum lama. (1)Anemia yang paling sering dijumpai dalam kehamilan adalah anemia akibat kekurangan zat besikarena kurangnya asupan unsur besi dalam makanan. Gangguan penyerapan, peningkatankebutuhan zat besi atau karena terlampau banyaknya zat besi yang keluar dari tubuh, misalnya pada perdarahan. Wanita hamil butuh zat besi sekitar 40 mg perhari atau 2 x lipat kebutuhankondisi tidak hamil. Jarak kehamilan sangat berpengaruh terhadap kejadian anemia saatkehamilan. Kehamilan yang berulang dalam waktu singkat akan menguras cadangan zat besi ibu.Pengaturan jarak kehamilan yang baik minimal dua tahun menjadi penting untuk diperhatikansehingga badan ibu siap untuk menerima janin kembali tanpa harus menghabiskan cadangan zat besinya. (2,3)Pendidikan yang dijalani seseorang memiliki pengaruh pada peningkatan kemampuan berfikir,dengan kata lain seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan dapat mengambil keputusanyang lebih rasional, umumnya terbuka untuk menerima perubahan atau hal baru dibandingkandengan individu yang berpendidikan lebih rendah (Depkes RI, 2002). Umur ibu mempengaruhi bagaimana mengambil keputusan dalam pemeliharaan kesehatannya. (1)Status gizi ibu hamil akan sangat berperan dalam kehamilan baik terhadap ibu maupun janin,salah satu unsur gizi yang penting ketika hamil adalah zat besi. Kenaikan volume darah selamakehamilan akan meningkatkan kebutuhan Fe atau Zat Besi. Jumlah Fe pada bayi baru lahir kira-kira 300 mg dan jumlah yang diperlukan ibu untuk mencegah anemia akibat meningkatnyavolume darah adalah 500 mg. (1)Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar merupakan tempat yang salah satu fungsinyaadalah memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan. Cakupan Tablet Tambah Darah (TTD)
 
untuk ibu hamil di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar pada tahun 2008 sudahhampir memenuhi target yang diharapkan. Walaupun cakupan TTD sudah hampir merata tetapikejadian anemia di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar masih tinggi danmengalami peningkatan.Berdasarkan uraian diatas peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian tentang kejadiananemia pada ibu hamil yang dihubungkan dengan karakteristik ibu yang meliputi umur, pendidikan, paritas, jarak kehamilan, ANC dan asupan tablet tambah darah. Oleh karena itu peneliti memilih penelitian dengan judul ”Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan KejadianAnemia di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar periode Januari-Desember 2008.1.2. Rumusan MasalahBerdasarkan latar belakang diatas maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : ” AdaHubungan Karakteristik Ibu hamil dengan Kejadian Anemia di Rumah Sakit Bersalin SitiKhadijah IV Makassar periode Januari-Desember 2008.1.3. Tujuan Penelitian1.3.1 Tujuan UmumUntuk mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia di Rumah SakitBersalin Siti Khadijah IV Makassar.1.3.2. Tujuan Khusus1. Mengetahui distribusi frekuensi umur ibu hamil, pendidikan, paritas, jarak kehamilan, ANCdan asupan tablet tambah darah di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar.2. Mengetahui hubungan umur ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di Rumah Sakit BersalinSiti Khadijah IV Makassar.3. Mengetahui hubungan paritas ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di Rumah Sakit BersalinSiti Khadijah IV Makassar.4. Mengetahui hubungan jarak kehamilan ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di Rumah SakitBersalin Siti Khadijah IV Makassar.5. Mengetahui hubungan pendidikan ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di Rumah SakitBersalin Siti Khadijah IV Makassar 6. Mengetahui hubungan asupan Tablet Tambah Darah ( TTD ) dengan kejadian anemia ibuhamil di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar.7. Mengetahui hubungan Antenatal Care (ANC) dengan kejadian anemia ibu hamil di RumahSakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar.1. 4. Manfaat Penelitian1.4.1. Manfaat teoritik Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kesehatanmasyarakat, terutama pentingnya pemeriksaan kehamilan untuk menghindari terjadinya anemiadalam kehamilan.1.4.2. Manfaat Praktis LangsungHasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan anemia di Rumah Sakit Bersalin Siti Khadijah IV Makassar.1.4.3. Bagi Peneliti SendiriMerupakan pengalaman berharga dan wadah latihan untuk memperoleh wawasan dan

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
nuryant1 liked this
Zaurah Zha added this note
asik bangat
dwiyarina liked this
Gita Dwi Desiani liked this
Siska Fauziah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->