Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Eksistensi Hukum Okun Di Indonesia

Eksistensi Hukum Okun Di Indonesia

Ratings: (0)|Views: 846 |Likes:
Published by fajarakatsuki86
Pengujian keberadaan hukum okun di indonesia
Pengujian keberadaan hukum okun di indonesia

More info:

Categories:Types, Research
Published by: fajarakatsuki86 on Jun 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2013

pdf

text

original

 
EKSISTENSI HUKUM OKUN DI INDONESIA
Oleh: Muhammad Fajar#1.
 
Latar Belakang
Keberhasilan kinerja perekonomian suatu Negara bisa dilihat dengan output, tingkat pengangguran, dan inflasi. Tiga variabel makro tersebut saling berkaitan, jika output riilyang dihasilkan suatu negara melebihi output potensial, maka akan menimbulkan inflasi.Output riil yang melebihi output potensial berarti dalam prosesnya telah terjadi pemakaiantenaga kerja lebih dari seperti biasanya yang digunakan untuk mendorong output melebihioutput potensialnya.Hubungan negatif antara kesenjangan output riil dengan output potensial terhadappengangguran digambarkan oleh hukum Okun. Beberapa penelitian yang telah dilakukandan memberikan satu kesimpulan bahwa hukum Okun memang terbukti ada walaupunterjadi variasi koefisien Okun di setiap Negara.Tujuan dari paper ini untuk membuktikan keberadan hukum Okun dan jika memangterbukti ada, maka seberapa besar koefisien Okun yang tercipta di Indonesia.
2.
 
Kajian Literatur
Sejak Okun menemukan hubungan negatif antara tingkat pengangguran dengankesenjangan output, penurunan setiap 1 persen tingkat pengangguran untuk setiapkenaikan 3 persen kesenjangan PDB, tetapi Barreto dan Howland (1993) menunjukanbahwa koefisien Okun atas tingkat pengangguran telah berubah, bukan dari 2 atau 2.5sampai 3 lagi tetapi bisa berbeda dari angka tersebut. Ngoo Yee Ting dan Loi Siew Ting(2009) menemukan hubungan dua arah antara tingkat pengangguran dengan output nasional untuk kasus Malaysia. Rubcova (2010) menunjukan tidak adanya hubunganantara output dan tingkat pengangguran untuk kasus Negara-negara di Kawasan Baltik karena data tidak reliable dan ukuran sampelnya kecil serta struktur pasar tenaga kerjayang kaku dan inelastisnya tingkat pengangguran terhadap pergeseran output. Soegnerdan Stiassny (2002) menguji hukum Okun dan menunjukan adanya hubungan negatif antara tingkat pengangguran dengan PDB riil.
 
Moosa (2008) menemukan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat penganggurandengan output untuk kasus Algeria, Mesir, Maroko, dan Tunisia karena tiga alasan:pertama, pengangguran yang terjadi bukan sikis tetapi lebih kepada pengangguranstructural dan atau friksional, kedua, kekakuan pasar tenaga kerja yang terjadi di empat Negara tersebut dimana pasar tenaga kerja didominasi Pemerintah sebagai sumber utamapermintaan tenaga kerja, ketiga, struktur perekonomian yang didominasi Pemerintah.Petkov(2008) di Inggris hukum Okun dapat diterapkan dimana terjadi hubungan jangkapanjang antara tingkat pengangguran dengan kesenjangan PDB. Apergis dan Rezitis (2003)menyelidiki hukum Okun dengan perubahan struktual, kesimpulannya bahwapengangguran mempunyai respon rendah terhadap perubahan output.
3.
 
Metodologi3.1 Metode Pengumpulan Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data PDB Riil (tahun dasar 2000) dantingkat pengangguran terbuka (TPT) pada periode 1980
2009, yang bersumber dariBadan Pusat Statistik. Data PDB riil dan TPT ditransformasi dengan logaritma natural.
3.2
 
Metode Analisis3.2.1
 
Spesifikasi Model
Model Spesifikasi untuk pengujian hukum Okun:a.
 
Model
 first difference
 
−
1
=
+
−
1
+
 
… (1)
 
∆
=
+
∆
+
 
… (2)
 Dimana:
 
PDB Riil pada tahun t 
 
−
1
 
PDB Riil pada tahun t 
1
 
 
tingkat pengangguran terbuka pada tahun t 
 
−
1
 
tingkat pengangguran terbuka pada tahun t 
1
 
b.
 
Model
Gap
=
+
+
 
(3)
 
 
Dimana:
PDB Potensial pada tahun t 
 
tingkat pengangguran alamiah pada periode observasi
 Untuk mendapatkan perkiraan tingkat pengangguran alamiah, kita gunakan bentuk persamaan asli Hukum Okun, yakni:
=
 
(4)
 Kita tidak dapat langsung mengukur
(tingkat pengangguran alamiah) dari pers.(4),maka kita harus menyusun ulang kembali pers.(4) menjadi:
=
1
+
 
5
 
=

+
 
(6)
 Konstanta dari pers.(5) adalah perkiraan tingkat pengangguran alamiah. Sehingga jikatelah mendapatkan nilai
, kita masukan ke pers.(3). Pada pers.(3) dan (5) data tidak ditransformasi logaritma natural.3.2.1
Hodrick Prescot Filter (HP filter)
 
HP Filter adalah metode yang digunakan untuk mendapatkan perkiraan trend yang lebihsmooth pada PDB riil sehingga dari sinilah PDB potensial diperoleh. Metode ini dikembangkanoleh Hodrick dan Prescott pada tahun 1980.Metode ini menerapkan filter dua sisi untuk mendapatkan series s yang telah di
smooth
kan
dari series y. Hal ini dilakukan dengan meminimalkan varians y disekitar s dengan parameter λ 
sebagai konstrain dari jumlah kuadrat
second difference series
s. Dengan demikian HP Filtermemilih s untuk meminimumkan:
(
)
2
=1
+

+1
−
1
2
−
1
=2
 
(7)
 Untuk data level tahun program Eviews 5.1 merekomendasikan nilai
λ = 100.
 

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Windi Megayanti liked this
Nafis Dach liked this
Elsa Diah Martha liked this
Will AcHi Ajah liked this
Hadi Wijaya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->