Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Real Time Gross Settlement (RTGS)

Real Time Gross Settlement (RTGS)

Ratings: (0)|Views: 213 |Likes:
Published by Aunul Haq

More info:

Published by: Aunul Haq on Jun 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/12/2014

pdf

text

original

 
Real Time Gross Settlement (RTGS)
A. Pengertian
System BI-RTGS adalah penyelesaian akhir transaksi pembayaran yang dilakukanper transaksi dan bersifat real time (electonicallly processed), dimana rekening pesertadapat didebit/dikredit berkali-kali dalam sehari sesuai dengan perintah pembayaran danpenerimaan pembayaran.Dengan sistem BI-RTGS, pesrta pengirim melalui terminal RTGSditempatnyamentransmisikan transaksi pembayaran ke pusat pengolahan sistem RTGS(RTGS Central Computer) di BI untuk proses
settlement 
. Jika proses
settlement 
berhasil,transaksi pembayaran diteruskan secara otomatis dan elektronis kepada pesertapenerima. Keberhasilan proses
settlement 
tergantung dari kecukupan saldo pesertapengirim karena dalam sisitem BI-RTGS peserta hanya diperbolehkan untuk mengkreditpeserta lain. Dengan kata lain, peserta BI-RTGS harus meyakinkan bahwa saldorekeningnya di BI cukup sebelum peserta tersebut melaksanakan transfer ke pesertaBIRTGS lainnya.
B
. Tujuan
BI-R
TGS
1
. Menyediakan sarana transfer dana antar peserta yang lebih cepat, efisien,andal dan aman2. Kepastian
settlement 
dapat diperoleh dengan lebih segera (irrevocable danunconditional)3. Menyediakan informasi rekening peserta secara realtime dan menyeluruh4. Meningkatkan disiplin dan profesionalisme peserta dalam mengelolalikuiditasnya5. Mengurangi risiko-risiko
settlement 
 
MUHAMMAD AUNUL HAQ 09.23.332
 
C
. Mekanisme Settlement Saat
I
ni
Saat ini terdapat 2 macam mekanisme penyelesaian antar bank, yaitu melalui
kliring 
atau sistem
BI-RTGS.
berbeda dengan sistem BI-RTGS yang mengunakan metode
gro
sssettlement 
dimana setiap transaksi diperhutangkan secara individual, maka kliringmenggunakan metode
net settlement 
dalam rangka penyelesaian akhir. Net settlementadalah proses penyelesaian akhir transaksi-transaksi pembayaran kewajiban pembayarandengan hak-hak penerimaan sehingga hanya ada
1
net hak atau kewajiban yang akan disetlle untuk masing-masing rekening bank.
D
. Karakteristik Sistem
BI-R
TGS
Sistem BI-RTGS merupakan sistem RTGS yang kedelapan yang digunakan olehnegara-negara dilingkungan EMEAP countries (Executives Meeting of East Asia PacificCentral Bankers) setelah tujuh Negara lain yakni Tailand, Hongkong, Singpore, Malaysia,Korea Selatan, Australia Dan New Zealand telah terlebih dahulu memberlakukan sistemRTGS.Implementasi sistem BI-RTGS dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, BImewajibkan bank-bank yang beroperasi di Jakarta untuk menjadi peserta sistem BI-RTGS. Sedangkan tahap berikutnya, sistem BI-RTGS diimplementasikan di wilayah KBI(kantor Bank Indonesia). Sampai saat ini, sistem BI-RTGS telah diimplementaskandiseluruh Indonesia dengan jumlah seluruh peserta sebanyak kurang lebih
1
50 (non BI)Berikut adalah karakteristik-karakteristik sistem BI-RTGS :a) V-SHAPED STRUCTURESebagaimana digunakan oleh sebagian besar sistem RTGS di dunia, BI-RTGS jugamenggunakan V-shaped structure dalam pengiriman message dari peserta pengirimkepada peserta penerima melalui Bank Indonesia sebagai penyelenggara BI-RTGSdibawah ini.Dalam struktur ini, seluruh informasi yang terkandung dalam suatu transaksi akandikirimkan oleh peserta pengirim kepada RTGS Central Computer (RCC) dan akanditeruskan kepada peserta penerima apabila transfer sudah di-settle oleh Bank Indonesia.
 
 b) PESERTA BI-RTGSJumlah keseluruhan peserta langsung Sistem BI-RTGS saat ini berjumlah
1
50 yangterdiri
1
49 bank dan
1
non bank. Sedangkan jumlah peserta tidak langsung terdiri dari 3bank. Jumlah peserta Sistem BI-RTGS tersebut akan terus berkembang. Peserta dalampenyelenggaraan sistem BI-RTGS dibedakan menjadi 2, yaitu peserta langsung danpeserta tidak langsung.
E
. Mekanisme Transfer 
D
ana
BI-R
TGS
Secara umum dapat digambarkan bahwa mekanisme transfer dana antar peserta BI-RTGS adalah sebagai berikut:
1
. Peserta pengirim menginput credit transfer ke dalam terminal RTGS (RT) untukselanjutnya ditransmisikan ke RCC di Bank Indonesia.2. Selanjutnya, RCC memproses credit transfer dengan mekanisme sebagai berikut :
y
Mengecek kecukupan saldo apakah saldo rekening giro peserta pengirim lebihbesar dari atau sama dengan nilai nominal credit transfer.
y
Jika saldo rekening giro peserta pengirim mencukupi akan dilakukan postingsecara simultan pada rekening giro peserta pengirim dan rekening giro pesertapenerima.
y
Jika saldo rekening giro peserta pengirim tidak mencukupi, credit transfer tersebut akan ditempatkan dalam antrian (queue) sistem BI-RTGS.3. Informasi credit transfer yang telah diselesaikan (settled) akan ditransmisikan secaraotomatis oleh RCC ke RT peserta pengirim dan RT peserta penerima.
F.
R
isiko
-
risiko Pembayaran
Secara umum terdapat dua jenis risiko dalam sistem pembayaran yakni risiko kreditdan risiko likuiditas. Risiko kredit adalah risiko dimana counterparty tidak dapat memenuhikewajibannya untuk membayar secara penuh baik pada saat jatuh tempo maupun padasaat sesudahnya. Termasuk dalam kategori risiko ini adalah unrealized gains atas

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->