Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 240

MR Edisi 240

Ratings: (0)|Views: 4,048|Likes:
Published by akang_sia4065

More info:

Published by: akang_sia4065 on Jun 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/15/2012

pdf

text

original

 
Edisi 240 Tahun XI, 6 - 13 Juni 2011 Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 97708787 66 999 09
SURAT KABAR UMUM
Press Release
Hal. 5
Hal. 7
Hal. 9
Cara Rumah Sakit UmumMendapatkan Uang Gakin
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Ketua
Dewan Pers,Bagir Manan,mengatakan bahwaorang yangmengaku-akuwartawan yang jugadisebut
(Hal 3)
Pasokan Berlimpah,Harga AnjlokDampak Rokok TerhadapLingkungan Sekolah
PARTAI
Demokrat(PD) dinilai gagalmembuktikan dirinyasebagai parpol yanganti dan bersih darikorupsi. PemecatanM Nazaruddin
(Hal 2)
baca hal
15
Candra, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia
ICW :
KorupsiMenjalarkeSekolah
Pidanakan OrangPengaku Wartawan
MariKitaBerantasKorupsi
 
 Mari Kita Berantas Korupsi 
PengaduanMasyarakat
Pengaduan Masyarakat
Telp.(021)-25578389
Telp. (021) - 25578389
Fax.(021)-52892454
Fax. (021) - 52892454
HumasKPK:(021)-25578439
Humas KPK : (021) - 25578439
PO.BOX:575Jakarta10120
PO.BOX : 575 Jakarta 10120
email:pengaduan@kpk.go.id
email : pengaduan@kpk.go.id
KOMISIPEMBERANTASANKORUPSI
 nvestigasi 
 I 
Jakarta,(MR)
Indonesia dalam keadaan bahaya akibat korupsi yang merajalela. Korupsimengancam karena tidak ada penegakan hukum yang kuat dan kepemimpinan nasionalyang tangguh. Korupsi bukan hanya persoalan hukum melainkan sudah merupakanmasalahpolitik.Indonesia terancam bahaya bukan karena ancaman perang dari luar negeri. Namun, justru bahaya itu datang dari dalam negeri sendiri karena kemacetan antarinstitusi untuk menyelesaikankasus-kasuskorupsi.
Arifinto
Demokrat Dinalai GagalBuktikan Bersih Korupsi
"Kesuksesan bisa diraih karena usahaUsaha ada karena kemauanKemauan tercipta karena ada cita-citaCita-cita berasal dari mimpiMimpi ada karena tidur...So... Jika ingin sukses marilah kita TIDUR""Mulai dari yang mudah dan ringan, yang rumit dan beratnanti juga ada org lain yang ngerjain...""Jika anda merasa lelah dengan pekerjaan anda, makatidurlah, maka 1 masalah sudah terselesaikan.""Tak ada pekerjaan yg berat. Pekerjaan seberat apapunakan terasa ringan apabila tidak dikerjakan""Bila anda gagal hari ini, jangan pernah menyerah.Ulangi terus kegagalan anda sampai atasan andamenyerah."
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
baca hal
15
HakimSDitangkap AktivisSambutGembira
Syarifuddin Umar saat ditangkap KPKBupati Natuna Drs H.Ilyas Sabli Memberi keterangan
 Rahasia Sukses
Natuna,(MR)
Usai memimpin rapattertutup, bersama SKPDnya,Bupati Natuna Ilyas Sabli ber-gegas keluar ruangan. Sambiltersenyum, Dirinya menyapa beberapa kuli tinta yang setiamenunggu. Ayo, rekan-rekan
Natuna Bakal Jadi DaerahTransit Internasional
media, silahkan masuk keruangansayauntukmelakukankonfrensi Pers, ujarnyaRamah. Meski saat itu waktusedang mendesak, mengingatsaat itu hari jumat, namunBupati masih sempat mem- berikan keterangan kepada parakulitinta.Tidak banyak terucap dari pemimpin yang baru itu, Ilyasmengatakan, sesuai denganvisi dan misi, Dia bersamaWakilnya punya wacana akanmenjadikan Kabupaten Natunasebagai
Bupati Bekasi Cuek 
Bau Busuk Cemari Lingkungan
Bekasi,(MR)
Ternak ayam potong yang tersebar di Kabupaten Bekasi belakangan ini menjadi pembi-caraan masyarakat KabupatenBekasi.Pasalnyadaripuluhanternakayampotongyangterse- bar tidak melengkapi ijin apa-pun yang dikeluarkan dari Ba-danPelayananPeijinanTerpa-du(BPPT)KabupatenBekasi.Hal tersebut dirasa sangat merugikan masyarakat sekitar,yang merasa tercemari lingku-ngannya oleh banyaknya lalatdanbaubusukkotoranayam.Hal tersebut diduga karena tidak adanya tindakan tegasdari Dinas Peternakan, Perika-nan, dan Kelautan (DPPK)Kabupaten Bekasi dalam mela-kukan penertiban pengusahaternakayampotongyangnakal.Padahalbeberapawaktulalu,DPPKyangdidampingiolehDinas Kesehatan, BPLHD dan perwakilan Satuan PolisiPamong Praja sudah melakukan kunjungan ke lokasi ternak ayam,namunhinggasaatinitidakadahasilyangdidapat.Kendati Kepala Dinas Peter-nakan, Perikanan danKelautansudahmelakukanrapatkoordinasi
Prabumulih,(MR)
Banyaknya terjadi kelalaian di tubuh pemerintahankota prabumulih dalam pengadaan asset milik Negarayang tidak terdata bahkan sering terjadi tak jelaskeberadaannya, hal tersebut di akui Wakil walikota prabumulihDrs.RacmanDjaliliMM
Banyak Aset yang Tak Jelas
Teorinya BagusPrakteknya Minim
Drs. Racman Djalili MM
Mahfud MD : Mana Kasus Besaryang Terselesaikan?
Jakarta,(MR)
Wakil Kepala KepolisianRepublik Indonesia, Komisa-ris Jenderal Nanan Sukarnamendatangi BareskrimMabesPolrihariini,Senin30Mei 2011. Di situ Nanan ber-kampanye soal anti korupsi. Agarparasersetidakkorupsiataumenerimasuap.“Kami ingin mengglorifi-kasi semua anggota terma-suk reserse agar tidak korupapalagi KKN, ini upaya kamimenyadarkan mereka” kata Nanan di Markas Besar Polri,Jalan Trunojoyo, Senin, 30 Mei 2011. Kampanye ini digelar bekerjasamadenganKomisiPemberantasanKorupsi.Nananmenambahkanbahwaprogramanti
Wakapolri :Ratusan Polisi DipecatKarena Korupsi
 
Nanan Soekarna
MusiRawas,(MR)
SudahadabeberapaokunumPegawaiNegeriSipil (PNS)dilingkungan Pemkab Musi Rawastersandung kasus Narkoba, yang paling anyar  pecan lalu seorang oknum PNS Musi Rawaskembalikedapatanmengkonsumsibarangharamtersebut. Banyak pihak mempertanyakan faktaintegritas yang pernah dibuat sebagai komitmen pegawai untuk tidak terlibat dalam penyalahgu-naannarkoba.
IntegritasBebasNarkobaHanyaPepesanKosong
Menurut Ferri Morink Aktifis dari LSMPenyalurAspirasi(PAs)sudahadabeberapaoknumPNS yang bertugas dilingkungan pemkab MusiRawas yang terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaannarkoba.MulaidarioknumKepalaDinas, level Kasubag sampai dengan staf. Hal inidinilai cukup membuktikan komitmen pemberan-tasan narkoba bagi kalangan pegawai di PemkabMusiRawashanyasebataspepesankosongsemata.“Diawal jabatan Ridwan Mukti yang pertamakita tahu pernah ada fakta integritas yang menya-takan komitmen bahwa PNS dilingkungan pemkabMura untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaannarkoba dan korupsi, tapi faktanya akhir-akhir inisudah ada beberapa oknum bahkan level pejabatyangterlibat,”katanya.Dia menambahkan berbagai kejadian yangmemalukan tersebut adalah buah dari lemahnyasistem pengawasan dan kontrol internal merekasendiri,sebabbukanhanyaitusajauntu
Makassar(MR)
Penangkapan KomisiPemberantasan Korupsi atauKPK terhadap Hakim S atauSyarifuddin Umar, hakim pengawas kepailitan di Penga-dilan Negeri Jakarta Pusatdisambut gembira sejumlah penggiat dan aktivis antikorupsi di Makassar, SulawesiSelatan. Mereka menganggaphalitusebuahprestasibesar.Abraham Samad, seorang penggiat antikorupsi ProvinsiSulsel menuturkan hampisemua kasus korupsi yangditangani Syarifuddin ber-ujung bebas. Contohnya kasuskorupsi yang diduga melibat-kanGubernur 
Jakarta(MR)
Indonesia CorruptionWatch (ICW) menilai, praktik korupsi di Indonesia sudahmenjalar ke berbagai sektor,termasuk sekolah dan pondok  pesantren. "Praktik korupsitersebut dilakukan dengan berbagai modus mulai dariamatiran hingga profesional,"kata Kepala Divisi MonitoringPelayanan Publik ICW, AdeIrawan, pada diskusi "Indone-siaku Dibelenggu Koruptor",diJakarta,Sabtu(4/6).Berdasarkan pengalaman-nya, Ade pernah menemuikasus di salah satu pondo pesantren, yaitu ada santriyang mendapat bantuan, tapiharus menyetor infaq sekitar 10 persen dari bantuanditerimanya. Sedangkan disekolah, katanya, praktik korupsidilakukangurudenganmodus meminta sumbangankepadaorangtuamuriddengandalihbermacam-macam.Menurut Ade, pola-polakorupsi yang kelihatannyaringanitutapidilakukansecarasistemik.
 
2
Berita Utama
Edisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI6 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Redaksi :
Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri)Blok B No. 7 Kec. Pondok GedeKel. Jatiwaringin Bekasi 17411
Telp.
(021) 8461157
Contact Person :
0812 9936 977, 0878 66 999 09
E-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Website :
WWW.mediarakyatonline.com
Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia
Pemimpin Umum :
Hisar MT Sagala,
Penasehat :
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Drs. H. Ilyas Sabli, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil,Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM,
Konsultasi Hukum :
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab :
Hisar MT Sagala,
Dewan Redaksi :
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur :
Kusmayanto, Ujang, Irwan Hamid,
Litbang :
Drs.Bendra Suryana,
Manager Iklan :
Heni Astuti,
Manager Distribusi:
Taharlin, SH,
Layout / Design :
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer :
Hamin,
Staf Redaksi :
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Hanif Manaf.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat :
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara :
Eka Lesmana (Kepala), Sarif H, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur :
Sukron (Kepala), Wisnu W,
Jakarta Barat :
Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan :
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang :
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor :
Suparman,
Depok :
Ali, Ruslan,
Kab. Bekasi :
S. Wahyudi, Hamdan Bule, Amir Kebo, Suryanto, A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Dede Irawansyah,
Purwakarta :
Sapan Supriatna,
Biro Subang :
Iman,
Biro Kota Bandung :
Dodi Sulaeman (Kepala), Tuty Suhartati,
Bandung Barat :
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung :
Maman,
Sumedang/ Majalengka:
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,Wawan Setiawan, Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Biro Indramayu :
Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin, Suhada, NC Jawir,
Cirebon :
Masduri,
Kuningan :
Dian,
Biro Garut :
Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi :
...................
Biro Cianjur :
Ruslan AG,Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik :
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
Biro Ciamis:
Heri Herdiana (Kepala),
Biro Banjar :
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang :
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang :
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang :
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu:
Dahlan (Kepala), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan :
Alex Effendi (Kepala),
Kota Palembang,
Edi Rudianto(Kepala),
Kota Prabumulih :
Alex Effendi (Kepala),
Biro Batu Raja :
Sahmi (Kepala),
Tulang Bawang :
Sumarta (Kepala), Nani,
Kota Metro :
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru :
Paizal (Kepala),Nurdin,
Padang :
Marqian,
Bengkulu :
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko
:
Hilman Daud,
Biro Bengkulu Utara :
Syaiful Bahkri S,
PerwakilanJambi :
Leman Burhan, (Kepala), Hendar,
Muara Bungo :
Suyono,
Kab. Tebo :
Heri Zaldi,
Musirawas/ Lubuk Linggau :
Iman Koesnadi, Agus Saliem,
Biro Sarolangon :
LeniHartati,
Biro Bangko :
Zainal Arifin,
Dumai :
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjung Pinang :
...................
Biro Batam :
Ganda S.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, EnglisSimaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun :
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga :
Heri Susanto (Kepala), Syadri,
Kab. Bintan :
Defran, Edi Ishak, Amdiman,
Biro Natuna :
Roy S.(Kepala),
Biro Kab. Anambas :
S. Edwar. S (Kepala),
Rokan Hilir :
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto :
Hanapiah (Kepala), Kuswandi,
Batang :
RikaIda (Kepala), Hapid,
Kota Semarang:
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap :
Murtaqin,
Pekalongan :
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga :
Hermanda,
Yogyakarta :
Suratno,
Klaten :
Sutrisno, Tarmo,
Perwakilan Jawa Timur:
Deasy Epita A (Kepala),
Mojokerto :
Moh. Lutfi,
Biro Lamongan :
Adi Sugiarto (Kepala), Huala Simanjuntak, JulianTri, Prayitno,
Biro Banyuwangi :
M. Arif Afandi,
Biro Jombang 
: Moh Sabit (Kepala), Joko Bambang, Rohimah,
Kupang :
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat :
Ranto Leonardo,
Kalimantan Selatan / Tengah :
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin :
Mulia,
Banjar Baru :
Asrian Talatika,
Pulang Pisau:
Yabi. K,
Samarinda :
Kipan Suerta, Delimah,
Belu & TTu:
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur :
Ferdinandus(Kepala), K. Lewoema,
Sorong :
Dea (Kepala), Gonjali,
Perwakilan Sumatera Utara :
Torang Sihite (Kepala), Anggiat Sihombing, Bincar Royven Tamba, Sampang Manik,
Deli Serdang :
Sopian Indris Simanullang, Sidik Mahadi,
Serdang Gegadai :
Erikson Gultom
,
Biro Samosir :
Pardingotan Sitanggang (Kepala), Ekomario S. Malau, Gaya Malau,
Padang Sidempuan:
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali :
Nyoman AP, Putu Artha.
Makassar :
Darwis S
Garut,(MR)
Kehidupan masyarakat yang cerdas, terampil, danberwawasan luas dapat dicapai dengan meningkatkan minatdan budaya gemar membaca sebagai modal dasar untukmenciptakan kualitas sumber daya manusia yang mandiri,dinamis, dan sejahtera.Minat baca, buku, dan perpustakaan adalah tiga elemenpokok dalam suatu sistem pendidikan yang dapatmenciptakan kualitas sumber daya manusia. Demikiandisampaikan Bupati Garut H. Aceng H. M. Fikri, S.Ag. padapembukaan Pelatihan Program Pengembangan BudayaBaca dan Pembinaan Perpustakaan Tahun 2011, di HotelCempaka Jl. Otista No. 267.Sehubungan dengan peningkatan minat bacamasyarakat, lanjut Bupati, Presiden RI Megawati Sukarno Putrimencanangkan Gerakan Membaca Nasional tanggal 12Nopember 2002 di Istana Negara Jakarta, Presiden SusiloBambang Yudhoyono mencanangkan PemberdayaanPerpustakaan di Masyarakat tanggal 17 Mei 2006. PemerintahDaerah Garut mendukung kegiatan meningkatkan minat baca,dan berupaya untuk meningkatkan dan mengembangkanminat baca di kalangan pelajar, mahasiswa, serta masyarakatumum. Salah satu sarana untuk meningkatkan danmengembangkan minat baca melalui pemanfaatanperpustakaan.Menurut Kepala Perpustakaan Daerah Kabupaten GarutWawan Nurdin, Pelatihan bertujuan untuk meningkatkankualitas serta kuantitas layanan di bidang perpustakaan,meningkatkan profesionalisme pengelola perpustakaan,memberdayakan perpustakaan agar dapat dimanfaatkan olehmasyarakat dalam meningkatkan kemampuan dan wawasanilmu pengetahuan dan teknologi, serta untuk lebihmenyebarluaskan kebijakan pemerintah di bidangperpustakaan.Peserta sebanyak 150 orang terdiri dari pengelolaperpustakaan desa, pengelola perpustakaan sekolah,pengelola perpustakaan pondok pesantren, pengelolaperpustakaan masyarakat, serta pengelola perpustakaanmasjid.
>> Undang/Ali
Peningkatan Minat BacaBuku dan perpustakanTiga Elemen
Surabaya,(MR)
Sumber daya air adalahaspek vital yang tidak dapatdipisahkan dari kehidupanmanusia, untuk dan demi pera-daban manusia. Bahkan dapatdipastikan, tanpa pengemba-ngan sumber daya air, perada- ban manusia tidak akan menca- pai tingkat yang dinikmati saatini. Oleh karena itu, tidak  berlebihan bila pengembangandan pengelolaan sumber dayaair disebut sebagai pondasi peradapan manusia.Mulai bulan Oktober 2009sampai dengan bulan Mei 2011hujan berkepanjangan sehing-ga menyebabkan kerugian bagi para petani dan bagi pegusahaagro lainnya. Sedang mulai akhir  bulan Mei diperkirakan kemarauakan tiba.Kepala Dinas PU PengairanPropinsi Jawa Timur Ir. Supaad,MSi, dalam sambutannyasidang TKPSDA WS Brantaske II/2011 di Hotel Regent’sPark, Malang pekan lalu menga-takan “ Awal bulan Juni atauakhir bulan Mei musim kemarautiba, kita perlu mengkoor-dinasikan dan mengalokasikankebutuhan air dari Kali Brantaskarena debit kecil, perencana-annya harus matang, jadi haruslebih hati-hati,”.“Sesuai Undang-undang bahwa air irigasi untuk kepenti-ngan yang terdahulu dan perludiutamakan dan prediksi musimkemarau kapan akan dimulaidan kapan prediksi musimhujan akan dimulai berdasarkananalisis data statistik dari dari-data terdahulu.” SambungSupaad.Dalam Sidang Pleno BMKGmembahas bahwa pada bulanMei masih mengalai Lenina,sedangkan prediksi cuaca dalamsetiap bulan dikirim oleh BMKGke masing-masing daerahKabupaten, dan sebagian kecil prediksi awal musing kering pada bulan Mei sesuai, tetapikebanyakan mundur pada bulanJuni (sehingga up date prakiraansetiap bulan).Prakiraan bulan Juni 2011curah hujan berkisar antara 0-25 mm, khusus di Malangkurang lebih 150 mm masih akanterjadi dan perkiraan musimhujan pada tahun 2011 ini akanmundur pada bulan oktober dan Nopember Dasarian III. Sedang pada bulan Desember DasarianI, II, dan III curah hujan berkisar 200-300 mm berdasarkan serisdata, metode ulangnya.Pimpinan sidang (KabidO&P Dinas Pengairan) Ir.Soenoko CES mengatakan “Sesuai kajian dari BMKG makaPola Operasi Waduk danAlokasi air (POWAA) di DASBrantas pada musim kemarau2011 adalah dengan DI.Jatimlerek bulan Juni 2011diberikan rata-rata 2,33 m3/detik, DI. Menturus bulan Juni2011 diberikan rata-rata 3,05 m3/detik, dan Suplay dari Waduk Wonorejo dimaksudkan dalam perhitungan sebagai tambahandalam alokasi air.” Katanya“Tanaman padi dilahan perhutani di Kabupaten Blitar tidak bisa dimasukan dalamsistem DI. Lodoyo karena statuslahan yang dimaksud masihhutan dan milik Perhutani sertalokasinya lebih tinggi darisaluran Irigasi yang ada, Sawahdi Rowoparas KabupatenJombang seluas 689 Ha telahlama mendapatkan air darisaluran Mrican Kanan dandisetujui masuk dalam sistemDI. Mrican Kanan. Diharapkan pihak BBWS Brantas segeramembangun/memasang pintusadap dan bangunan ukur”,lanjut Soenoko.“Dalam melaksanakan kegi-atan Pemeliharaan, Perbaikan,Rehabilitasi jaringan irigasiyang berdampak terhadap berkurangnya besarnya alokasiair yang ditentukan dalamPOWAA maka pihak pelaksanakegiatan diharapkan melakukankoordinasi untuk mendapatkan persetujuan dengan pihak  pengelola jaringan irigasi danDinas Kabupaten/kota setem- pat.” Katanya.
>>Hs/Gc
Antisipasi KemarauTKPSDA WS BrantasAlokasikan Kebutuhan Air
Jakarta,(MR)
Pemerintah diibaratkan seperti supir oplet (angkutanumum) oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) JimlyAshidiqie karena memindahkan kembali penangananperkara peradilan pemilu kada dari MK ke Mahkamah Agung(MA). "Jangan seperti oplet, jangan maju mundur. Dulu di MAdipindah ke MK, sekarang dikeluarkan lagi (dari MK ke MA).Ini kayak supir oplet namanya. Sekarang di cek salahnya apa,kurangnya apa mbok ya diperbaiki," tandas Jimly.Berdasarkan data panitera MK yang diakses lewat situsMK, sejak 2008 hingga 1 Juni 2011, MK telah menerima 337perkara perselisihan hasil pemilu kada. Dari jumlah tersebut312 perkara telah diputuskan dan hanya 35 perkara yangdikabulkan.Pengesahan Perubahan atas UU 24/2003 tentang MKseharusnya diketok palu oleh Badan Legislasi DPR Senin,30 Mei 2011. Namun hampir seluruh fraksi memintapengesahan ditunda, karena ada sejumlah pasal krusial yangmemerlukan pendalaman.Sebelumnya, Media Indonesia (31/5) memberitakan,dalam kunjungan Komisi III DPR RI ke MK hakim konstitusiAkil Mochtar mengingatkan bahwa kewenangan MK atasperadilan pemilu kada tidak terdapat dalam UU 24/2003.Kewenangan tersebut, ujarnya, ada dalam UU 12/2008tentang Perubahan Kedua atas UU 32/2004 tentang Peme-rintahan Daerah, UU 22/2007 tentang PenyelenggaraanPemilu, dan UU 48/2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.“Jadi pemindahan wewenang pengadilan sengketapemilihan umum kepala daerah tidak bisa dilakukan dalamperubahan UU MK,” ujar Akil saat itu. Sehingga bila peradilanitu ingin dipindah maka DPR harus merubah pula UU yangmemberikan kewenangan itu pada MK. Meskipun begitu,sebagai hakim konstitusi Akil mengaku, ia tidak memperma-salahkan bila kewenangan tersebut dipindah kembali.
>>Mohammad
Peradilan PemilukadaPemerintah SepertiSupir Oplet
Jimly Ashidiqie
Jakarta,(MR)
Setelah Menteri Pemu-da dan Olahraga Andi AlifianMallarangeng, kini giliranMenteri Koordinator BidangPerekonomian IndonesiaHatta Rajasa menjalanipemeriksan Komisi Pembe-rantasan Korupsi (KPK).Hatta diperiksa terkait kasusdugaan korupsi biayapengangkutan kereta rel listrik(KRL) hibah dari pemerintahJepang di Kementerian Per-hubungan (dulu Departemen Perhubungan) pada 2006.“Saya memberikan penjelasan sebagai warga negaraterkait dengan masalah KRL hibah tersebut,” kata Hattaseusai diperiksa di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, JakartaSelatan, Rabu (1/6). Hatta diperiksa pukul 07:30-09:15 WIB.Ia enggan berkomentar. Ketua Umum Partai AmanatNasional (PAN) itu memilih segera masuk ke mobilpribadinya dengan alasan harus menghadiri PeringatakanHari Lahir Pancasila.Ketika ditanya mengenai keterlibatan adiknya, AhmadHafiz Tohir, Hatta enggan untuk menjelaskannya danmeminta wartawan untuk bertanya kepada penyidik KPK.“Itu soal materi, silahkan tanyakan ke penyidik,” ujar Hattasingkat.Juru bicara KPK Johan Budi mengatakan Hatta diperiksaterkait kapasitasnya sebagai mantan Menteri Perhubungandalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I. Dalam kasustersebut, KPK telah menetapkan mantan Dirjen Perkere-taapian Soemino sebagai tersangka. Ia disebut-sebut telahmelakukan penunjukan langsung terhadap PT SumitomoCo untuk membawa KRL bekas dari Jepang.Berdasarkan pengakuan Soemino, selain dirinya, masihada empat orang yang bukan berasal dari DepartemenPerhubungan yang turut dalam survei proyek kereta tersebut.Menurut Dirjen Perkeretaapian di era kepemimpinan MenteriPerhubungan Hatta Rajasa itu, mereka adalah Jon Erizaldan adik kandung Hatta, Hafiz Tohir.Hafiz Tohir, Adik kandung Menteri Perekonomian HattaRajasa, diduga terlibat dalam kasus hibah Kereta Rel Listrik(KRL) dari Jepang pada 2006-2007. Adik mantan MenteriPerhubungan Hatta Rajasa itu disebut-sebut turut sertamelakukan survei ke Jepang bersama Direktur PT Powertel,Jon Erizal, yang juga tercatat sebagai politisi Parta AmanatNasional (PAN). Namun, saat diminta komentar di GedungKPK rabu (1/6), Hatta Rajasa enggan mengomentari dugaanketerlibatan adiknya tersebut.
>> Sahrial Nova
Hatta Rajasa Diperiksa KPKTerkait KRL Hibah
Hatta Rajasa
Jakarta,(MR)
PARTAI Demokrat (PD)dinilai gagal membuktikandirinya sebagai parpol yang antidan bersih dari korupsi.Pemecatan M Nazaruddin dari jabatan bendahara umumkarena dugaan suap Sesmen- pora Wafid Muharam dan percobaan suap Sekjen MK Janedjri M Gaffar dianggapsebagai buktinya.Kondisi itu diilustrasikanDirektur Monitoring dan Advo-kasi Pusat Studi Hukum danKebijakan, Ronald Rofiandri, berbanding terbalik dengan
Demokrat Dinalai Gagal Buktikan Bersih Korupsi
klaim ketua Dewan Pembina PD,SBY, bahwa partainya bersihdan antikorupsi.Ia mencurigai, kondisi itutak terelakkan karena sistemkontrol dan evaluasi terhadapkadernya tidak berjalan di parpol pemenang pemilutersebut. “Seharusnya, sebagai bagian dari evaluasi, ada per-hatian khusus terhadap kinerjadan aktivitas lain anggota partai politik, terutama yangduduk di parlemen sehinggatidak kebobolan sepertisekarang,” jelas Ronald kepadawartawan di Jakarta, Kamis pekan lalu.Ronald menyebutkan, kasus Nazaruddin mempunyai eksesnegatif yang cukup besar bagiPartai Demokrat ke depan. “Dan bukan tidak mungkin masih adakasus-kasus lain yangdilakukan kader lainnya yang berpotensi menghancur-kancitra PD,” isyarat Ronald.Ia menyatakan prihatindengan apa yang dialami PDakhir-akhir ini. “Sangat kitasayangkan, mereka (Demokrat) punya wakil yang belakanganini bermasalah,” tukas Ronald.
>> Sahrial Nova
Masa Kampanye Partai Demokrat
Lubuklinggau,(MR)
Setiap kali musim liburansekolah dan libur kerja datangkeinginan masyarakat untuk menikmati liburan denganmengunjungi objek wisatacukup besar akan tetapi pariwisata di Kota Lubukling-gau dan Kabupaten MusiRawas stagnan dari tahun ketahun tidak ada perubahan aliasmati suri.Padahal kedua derah inimemiliki potensi pariwisatacukup besar apabila digarapakan memberikan kontribusi dannilai ekonomis bagi masyarakatsetempat. Akibatnya, masyara-kat pada hari-hari libur lebihmemilih daerah tetangga sepertidaerah Rejang Lebong untuk menghabiskan waktunya atauPantai Panjang, Bengkulu.
Pariwisata di Lubuklinggaudan Musi Rawas Mati Suri
“Kalau di Linggau danMusi Rawas meskipun banyak objek wisata tapi tidak ada yangdikelola secara serius Cumaseperti itu saja tidak ada kema- juannya, makanya kita lebihmemilih objek wisata di curupini,” kata Chandra salah seorangwisatawan lokal.Dia mencontohkan bebera- pa objek wisata di Musi Rawasyang tidak digarap secara seriustersebut antara lain, DanauRaya Kecamatan Rupit, GuaBatu Kecamatan Ulu Rawas,dan beberapa air terjun. Untuk Kota Lubuklinggau ada Bendu-ngan Watervang, Air TerjunTemam namun sayang objek wisata ini tidak tersentuh pengelolaan yang professionaldan setiap tahun pula peme-rintah daerah berdalih tidak memiliki anggaran untuk mengembangkan objek wisatatersebut.Pendapat yang sama jugadisampaikan Alex, (40) Ketua RTdi dekat objek wisata watervangyang mengatakan bahawa jangankan libur panjang. setiaphari minggu saja banyak masyarakat yang datang kewatervang. Artinya kalau objek wisata ini di bangun dan dikelolasecara professional tentu akanmenjadi tenpat wisa andalankota Lubuklinggau.“Cukup banyak masyarakatyang datang ke Watervangnamun karena tidak ada perkembangan objek wisata inikalah dengan yang ada di daerahtetangga seperti danau atauObjek Wisata Subhan Air Panasmilik Rejang Lebong,” katanya.Dia berharap kedepan berbagai potensi wisata yangdimiliki Lubuklinggau danKabupaten Musi Rawas ini bisadi kembangkan dan dikelolasecara baik. Sebab selainmenjadi ikon daerah juga akanmemberi pengaruh positif bagi pemberdayaan ekonomimasyarakat sekitarnya.“Kita hanya berharap potensi wisata daerah ini bisadilirik pemerintah untuk dikembangkan karena sayang potensinya cukup besar tapitidak tergali secara baik dan justru terbengkalai,” demikiantandasnya.
>> Saliem / imam
“Kalau di Linggau danMusi Rawas meskipunbanyak objek wisata tapitidak ada yang dikelolasecara serius Cumaseperti itu saja tidak adakemajuannya,
 
3
Berita Utama
Edisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 TEdisi 240 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI6 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 20116 - 13 Juni 2011
Prabumulih,(MR)
Dinas Kependudukan danCatatan Sipil (Duk-Capil), Senin(30/5) kemarin, bertempat diHotel Grand Nikita melakukansosialisasi Kartu Tanda Pendu-duk (KTP) elektronik sebagairealisasi Program eprocurementKTP dalam rangka penertibanadministrasi kependudukanuntuk menghindari terbitnyaKTP gandaDitemui usai kegiatan,Kepala Dinas DukCapil DrsH.Musthafa Anwar mengata-kan, sosialisasi e-KTP sangat penting dilakukan agar saat e-KTP diterapkan nanti masyara-kat tidak terkejut lagi danmemahami sekaligus mengerti berbagai manfaat penerapan e-
Tertibkan Administrasi Kependudukan,DukCapil Sosialisasikan e-KTP
KTP. “e-KTP berbasis sidik jari bermanfaat sebagai identifikasi jati diri yang termuat sebagaidokumen menunjukkan inden-titas diri penduduk bersangku-tan secara akurat dan cepatuntuk mencegah terjadinya pemalsuan dokumen sertadokumen ganda dengan system pengamanan data yang inde- pendent,” katanya.H Musthafa Anwar menam- bahkan, e-KTP juga berbasischip sebagai alat penyimpandata elektro ik penduduk yangdiperlukan, termasuk data biometric, data yang terdapat didalam chip dapat dibaca secaraelektronik dengan alat tertentudilengkapi dengan pengamandata. “Dengan demikian e-KTPmemiliki spesifikasi dan formatKTP berlaku secara nasionaldengan system pengamanankhusus berlaku sebagai identi-tas resmi yang diterbitkan olehDinas DukCapil dengan pereka-man sidik jari hasil reproduksi jari tangan penduduk,” tambah-nya.Dijelaskan H MusthafaAnwar, setelah kegiatan sosiali-sasi proses realisasi e-KTPdiawali dengan penyampaiansurat panggilan kepada pendu-duk melalui RT/RW, surat pertama menerangkan jadwalwaktu wajib KTP harus datangke tempat pelayanan untuk  perekaman sidik jari, foto dantandatangan.” Surat ke-2 me-muat jadwal waktu pengambilane-KTP dengan melakukanverivikasi sidik jari, setelahmemenuhi panggilan surat pertama dan kedua, wajib KTP berhak mendapat e-KTP dariDinas Dukcapil,” jelasnyaH Musthafa Anwar melan- jutkan, administrasi kependu-dukan berbasis e-KTP bertu- juan untuk membangun databa-se kependudukan yang akuratdi tingkat Kabupaten/kota,Provinsi dan Pemerintah pusatsecara online menggunakansystem Informasi AdministrasiKependudukan (SIAK).
>>Alex
Banjar, MR
Selain dibidang kesehatan, peningkatan daya belimasyarakat, bidang pendidikan merupakan salah satu unsur meningkatnya IPM (Indek Prestasi Manusia) suatu daerah,begitu juga dengan di Kota Banjar.Berbagai program telah diluncurkan pemerintah di tigasektor tersebut salah satunya adalah Pendidikan Anak UsiaDini (PAUD) hal ini diungkapkan Walikota Banjar DR.dr.H.Herman Sutrisno, MM dalam acara pengukuhanpengurus HIMPAUDI (Himpunan Pendidik Dan PendidikanAnak Usia Dini) kota Banjar Periode 2010-2011 bertempat diPendopo Kota Banjar, Senin baru-baru ini.Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Banjar Drs.Dadang R. Kalyubi, ketua TIM penggerak PKK Kota Banjar Hj. Ade Herman Sutrisno, Kepala Dinas Pendidikan, Pemudadan Olah Raga Drs. Ade Setiana, M.Pd.Lebih lanjut Walikota Banjar yang sekaligus sebagaiKetua Dewan Penasehat HIMPAUDI mengatakan peningkatanIPM dan sasaran pembangunan millenium (MilleniumDevelopment Goals) MDGs salah satunya target PemerintahKota Banjar.Selain itu Walikota Banjar mengatakan PAUD merupakantempat mendidik anak dimana anak pada usia tersebutmerupakan usia emas sehingga kalau dibina pendidikanmoral, pendidikan agama dirangsang psikomotoriknyasehingga anak akan berkembang dan kecerdasan anakpunakan meningkat.Diakhir pidatonya, Walikota Banjar mengatakan kepadapengurus HIMPAUDI yang baru dikukuhkan untuk selalumeningkatkan kualitas kerja dan mempersiapkan programyang akan dijalankan pada masa jabatan.
>> A-S
HIMPAUDI Kota Banjar Dikukuhkan
Samosir,(MR)
Jalan antar lintas Kecama-tan yang ada di KabupatenSamosir masih ada yang belumdiperbaiki oleh PemerintahSamosir terutama jalan lintasKecamatan Harian Boho keKecamatan Sitio-tio yang kon-disi jalannya sangat mempriha-tinkan dan sulit untuk dilaluioleh kendaraan roda empat teru-tama saat musim hujan.Para pengemudi kendaraanmobil yang mau melintasi jalantersebut sangat enggan dantakut karena kondisi jalan belumada pengaspalan dan juga banyak batu-batuan, jalantersebut juga dihiasi denganlobang-lobang yang mengeri-kan alias dalam dan panjang.Yaitu mulai dari Dusun HolbungDesa Janji martahan menuju
Jalan Menuju Sihotang Rusak Berat
Masyarakat Minta Perbaikan Secepatnya
Gonting Sihotang.Ketua DPC Partai PANKecamatan Harian Baktiar Pasaribu menginformasikankepada pemerintah KabupatenSamosir dan tertuju ke BupatiSamosir Ir. Mangindar Simbo-lon, Kepala Badan BabpedaSamosir, Kadis PU Samosir,DPRD Kabupaten Samosir supaya memperbaiki / mem- bagusi/membangun jalan lintasKecamatan Harian ke Keca-matan Sitio-tio terutama yangkini sangat rusak berat, infor-masi ini diminta kepada Instansiterkait jangan Cuma di dengar,dibaca, dan haruslah dikerjakandengan secepat mungkin. Halini diinformasikan bukanlahuntuk kepentingan pribadi tapiuntuk kepentingan masyarakat banyak.Rabu (23/5) lalu, masyarakatSihotang melaporkan kondisitersebut kepada Ketua DPCPAN Kecamatan Harian, merekamengutarakan isi hatinyatentang kondisi jalan menujuDesa Sihotang yang kian begitumempriha-tinkan dan sangatsulit dilalui oleh kendaraan roda2 dan roda 4 apalagi disaatmusim hujan. Kondisi jalantersebut langsung berlumpur /licin dan lobang-lobang jalanlangsung menyim-pan air hujanmaka para pengendara kenda-raan sangat takut untuk melaluinya, apalagi yang jarangmelintasi jalan tersebut. Jadimasyarakat Sihotang mengha-rapkan Pemerintah supayamemperbaikinya dengan waktuyang lebih cepat.
>> BaktiarPasaribu
Ciamis,(MR)
Wisuda SMA Informatika Kabupaten Ciamis Tahun 2010/1011 dirangkai dengan perpisahan bagi siswa-siswi kelasXII, yang dalam hal ini 100% lulus, dalam acara tersebutnampak hadiri H.Oma Sasmita, SH, Msi. Mantan BupatiCiamis yang sekaligus dewan penasehat SMA Informatika, juga nampak hadir para sesepuh Yayasan Pendidikan BinaNusantara dan perwakilan dari Dinas pendidikan KabupatenCiamis, beserta tamu undangan.Pada kegiatan wisuda purnasiswa kali ini banyakmemunculkan harapan-harapan positif bagi SMA InformatikaCiamis dalam rangka mewujudkan citra, bagi SMA Swastaterpaforit di kabuapten ciamis.Seperti diungkapkan H.Oma Sasmita bahwa akan lebihmeningkatkan mutu religius sebagai penyeimbang tingginyakwalitas teknologi komputerisasi di SMA Informatika Ciamis,H.Oma Sasmita juga mengatakan bahwa SMA InformatikaCiamis kedepannya akan menjadi lembaga pendidikan yangbenar-benar diharapkan masyarakat.Senada dengan H.Kotjon sesepuh yayasan pendidikanbina nusantara, bahwa SMA Informatika Ciamis kedepannyaakan menjadi lembaga pendidikan yang benar-benar diharap-kan masyarakat, dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah pendaftar siswa baru dari tahun dan ini jelasmenandakan bahwa SMA Informatika Ciamis “Jelas Beda”ungkapnya.Drs. H. Asep Dhana selaku kepala sekolah menambah-kan, harapan kedepan, mudah-mudahan dengan dukungan-dikungan semua pihak SMA Informatika bisa lebih memenuhiharapan masyarakat ciamis, khususnya masyarakat JawaBarat umumnya dalam rangka mencerdaskan kehidupanbangsa dalam arti SMA Informatika Ciamis, lebih maju danunggul sesuai dengan misi, Visi SMA Informatika ungkapnya.
>> HR
Wisuda PurnasiswaSMA Informatika, Meriah
Tampak Mantan Bupati Ciamis H. Oma Sasmita S.H M.si Beserta Seluruh jajaran kepengurusan Yayasan Pendidikan Bina Nusantara
Salak,(MR)
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui dinasKehutanan dan Pertambangan menerima kucuran danauntuk Program Pengadaan Bibit Karet Okulasi melalui DanaAlokasi Umum ( DAU ) TA 2008 senilai Rp 4,2 Milyar patutdipertanyakan keberadaan proyek Pemerintah Pusat tersebut.Anggaran Proyek yang begitu besar tidak sebandingdengan hasil dilapangan, Investigasi yang di lakukan olehWartawan Media Rakyat di lapangan. Program pengadaanyang di Pusatkan di 4 (empat) Kecamatan meliputi :
1).
Kecamatan STTU (Jehe) seluas 500 Ha dengan rinciananggaran Pengadaan Bibit karet Okulasi 500 Ha x 500 batang/Ha = 250ribu batang x Rp10ribu per batang dengan nilai Rp2.5 miliar.
2).
Kecamatan Sibagindar seluas 200 Ha denganrincian anggaran pengadaan Bibit Karet Okulasi 200 Ha x500 batang / Ha = 100ribu batang x Rp 10ribu per batangdengan nilai Rp 1.miliar.
3).
Kecamatan Kerajaan seluas 100Ha dengan rincian anggaran pengadaan Bibit Karet okulasi100 Ha x 500 batang/Ha = 50ribu batang x Rp 10ribu per batang dengan nilai Rp 500juta.
4).
Kecamatan PGGS seluas40 Ha dengan rincian anggaran Pengadaan Bibit KaretOkulasi 40 Ha x 500 batang/ Ha = 20ribu batang x Rp 10ribuper batang dengan nilai Rp 200juta.Total dari jumlah keseluruhan Bibit Karet Okulasi adalah420.000 batang untuk pengadaan lahan karet dengan luas840 Ha. di duga tidak sesuai dengan jumlah lahan yang adadi lapangan, sehingga di sinyalir merupakan ajang korupsiyang di lakukan oleh Dinas Kehutanan dan Pertambangankabupaten Pakpak Bharat.Terkait pengadaan Bibit Karet Okulasi senilai Rp 4,2 Milyar.Menanggapi hal ini Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM )Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKIN) Melalui Ketua TorangSihite S.Pd dan wakil Ketua harian Sampang Manik akanmenindak lanjuti dugaan korupsi yang dilakukan oleh DinasKehutanan dan Pertambangan kabupaten Pakpak Bharat keKejaksaan Tinggi Sumatera Utara.Ketika hal ini di konfirmasikan ke Dinas Kehutanan danPertambangan melalui Pelaksana Tugas (Plt) Ir M Aris Gajahselaku PPTK (Pejabat pelaksana Teknis Kegiatan) pada saatitu yang kini menjabat sebagai Plt Dinas Kehutanan danPertambangan melalui Telepon Selular No. 0813 7628 0xxx,tidak mendapat respon dari pihak tersebut. >>
Tim
Pengadaan Karet OkulasiSenilai Rp4,2 Milyar Diduga Lahan Korups
Lubuk Pakam,(MR)
Program Bedah Rumah Masyarakat Miskin (Baru Yakin)yang dicanangkan Bupati Drs. H. Amri Tambunan dan WakilBupati H. Zainuddin Mars mendapat dukungan positif darimasyarakat. Sejumlah pengusaha, perorangan danorganisasi ikut memberi bantuan guna menyukseskanprogram tersebut.Hal ini disampaikan Kepala Dinas Infokom Kab.Deliserdang Drs. Neken Ketaren, di Lubuk Pakam, Selasa(31/5). Seorang pengusaha Sumut H. Anif telah berkomitmenakan memberikan bantuan Rp30juta per kecamatan. Dankhusus untuk kecamatan Percut Seituan, pengusaha tersebutberjanji akan memberikan bantuan Rp150 juta.Dukungan moral maupun materil dari berbagai elemenmasyarakat untuk menyukseskan program tersebut dari harikehari terus mengalir ungkap kahis Infokom serayamenambahkan” Ada juga bantuan dari pengusaha asalKecamatan Sunggal H. Datuk Selamat Fery yang juga tokohpeduli pendidikan telah berjanji memberikan bantuan 10 ribubatako”.Di kecamatan Percut Seituan, LDII, GMPP, SOKSI, sertaLP3 Sumut juga berperan dengan membedah 1 unit rumah.Sementara salah seorang tokoh masyarakat H. Mubarokmenyumbang 150 zak semen dan H.Ismayadi memberikanbantuan dana sebesar Rp15juta.Di kecamatan Galang, PT. Mitra Kuring melalui tokohpemuda dan pengusaha Syahrul Yunan ikut ambil bagianmembedah 2 unit rumah dan melalui swadaya masyarakatdibedah 3 unit rumah. Tidak ketinggalan di kecamatan LubukPakam berbagai organisasi seperti BKAG (Badan KerjasamaAntar Gereja), kelompok Perwiritan, PGRI, Bank, dan elemenmasyarakat juga ikut ambil bagian dengan tahap awaldibedah 15 unit rumah tidak layak huni.Hal serupa juga dilaksanakan di kecamatan Sunggal,sejumlah pengusaha di wilayah itu berperan aktif seperti PTCemara Agung Realita, PT Dana Abadi, PT Caisar SpringBed, Swalayan alat rumah tangga, PTPN II Sei Semayang,KCD Disdikpora serta para kepala sekolah. Melalui dukungantersebut sebanyak 11 rumah tidak layak huni dibedah menjadirumah sehat layak huni.Demikian juga di kecamatan Batang Kuis, dalammendukung program “Baru Yakin” Pemkab Deliserdang, saatini telah dibedah 10 unit rumah warga miskin sebagai tahappertama dan dalam waktu dekat ini diharapakan dapatdiresmikan bupati Deliserdang Drs. H Amri Tambunansekaligus peletakan batu pertama bedah rumah ke – 11 danseterusnya ungkap Camat Batang Kuis T M Zaki Aufa S.Sos.Menurut Kadis Infokom Deliserdang Neken Ketaren,melalui program “Baru Yakin” Bupati H Amri Tambunanmenargetkan akan membedah 10 ribu unit rumah tidak layakhuni. Namun angka tersebut bukanlah merupakan tujuanakhir tetapi diharapkan melalui “bedah rumah” akan semakintumbuh dan berkembang rasa kebersamaan dankegotongroyongan di tengah-tengah masyarakatDeliserdang.
>> Sopian Indris
Program “Baru Yakin”Dapat DukunganMasyarakat.
Jakarta,(MR)
Ketua Dewan Pers, Bagir Manan, mengatakan bahwa or-ang yang mengaku-aku war-tawan yang juga disebut"bodrex" atau gadungan (abal-abal) yang memeras narasumber bisa dipidanakan kare-na melakukan perbuatan pida-na. "Dalam pertemuan di suatudaerah saya bertemu Kapolda,saya minta ditangkap, dipidana-kan saja kalau mereka melaku-kan pemerasan karena pemera-san kan perbuatan pidana," kataBagir Manan di Jakarta, Rabu.Kalangan "bodrex" maupunabal-abal yang pada orde refor-masi semakin banyak bermun-
Pidanakan Orang Pengaku Wartawan
culan biasanya beramai-ramaimendatangi nara sumber yangterlibat kasus.Mantan Jaksa Agung itumengemukakan, mereka harusdisebut "bodrex" dan abal-abalsaja karena memang bukanwartawan. "Kalau mereka dise- but wartawan bodrex atau wart-awan abal-abal berarti masihwartawan. Jadi mereka lang-sung disebut kalangan atau or-ang abal-abal saja," ujarnya.Oleh karena itu, menurutBagir Manan, dengan sertifikasikompetensi wartawan merupa-kan langkah awal pembenahanstatus kewartawanan sehinggaorang tidak menganggapmudah menjadi insan pers.Dewan Pers pada Rabumengesahkan sertifikat kompe-tensi wartawan utama kepada100 wartawan senior dari berbagai media massa.Ia mengatakan, pers bagiantidak terpisahkan dari Hak AsasiManusia (HAM), maka warta-wan harus bekerja untuk mene-gakkan HAM.Misi lain pers, menurut guru besar ilmu hukum di Universi-tas Padjajaran (Unpad) Ban-dung itu, adalah independensidalam setiap sektor kehidupan.Selain itu, pers memiliki misiyang sama dengan negarayaitu bagaimana mensejahtera-kan masyarakat."Saya selalu berharap perstidak pernah melupakan ini,sebab pers sebagai instrumen publik harus bicara untuk kepentingan itu," kata Bagir.Ia mencatat, ada sebagianorang di negeri ini merasa galaukarena berbagai tekanan baik ekonomi, sosial dan lainnya.Bagir mengharapkan agar pers juga tidak ikut galau. "Persharus menjadi barisan terdepanuntuk menyelesaikan kegala-uan ini. Harapan saya ada pada pers dan berharap, harapansaya ini tidak disia-siakan,"demikian Bagir Manan.
>>Yanto
Bagir Manan

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dores Fivers liked this
Parman Tamba liked this
Yulia Marissa liked this
Muhammad Tuwah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->