Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TUGAS RADIOKIMIA

TUGAS RADIOKIMIA

Ratings: (0)|Views: 305 |Likes:
Published by nagustia

More info:

Published by: nagustia on Jun 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2013

pdf

text

original

 
TUGAS RADIOKIMIAPENERAPAN APLIKASI RADIOKIMIA
IRRADIASI MAKANAN
KELOMPOK:1.
 
Indah Minang Oktaviani2.
 
 Nurdelimah Agustia3.
 
Sri Ambar WatyKIMIAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS NEGERI JAKARTAA.
 
Pengertian IradiasiIradiasi adalah proses aplikasi radiasi energi pada suatu sasaran, seperti pangan. Menurut Maha (1985), iradiasi adalah suatu teknik yang digunakan untuk  pemakaian energi radiasi secara sengaja dan terarah. Sedangkan menurut Winarno(1980), iradiasi adalah teknik penggunaan energi untuk penyinaran bahan denganmenggunakan sumber iradiasi buatan.
 
Jenis iradiasi pangan yang dapat digunakan untuk pengawetan bahan panganadalah radiasi elektromagnetik yaitu radiasi yang menghasilkan foton berenergi tinggisehingga sanggup menyebabkan terjadinya ionisasi dan eksitasi pada materi yangdilaluinya. Jenis iradiasi ini dinamakan radiasi pengion, contoh radiasi pengion adalahradiasi partikel a , b , dan gelombang elektromagnetik g .Apabila suatu zat dilalui radiasi pengion, energi yang melewatinya akandiserap dan menghasilkan pasangan ion. Energi yang melewatinya akan diserap danmenghasilkan pasangan ion. Energi yang diserap oleh tumbukan radiasi dengan partikel bahan pangan akan menyebabkan eksitasi dan ionisasi beribu-ribu atomdalam lintasannya yang akan terjadi dalam waktu kurang dari 0,001 detik.Irradiasi makanan adalah proses memaparkan makanan dengan radiasi pengion yang ditujukan untuk menghancurkan mikroorganisme, bakteri, virus, atauserangga yang diperkirakan berada dalam makanan.B.
 
Sumber RadiasiDua jenis radiasi pengion yang umum digunakan untuk pengawetan makananadalah : sinar gamma yang dipancarkan oleh radio nuklida 60Co (kobalt-60) dan137Cs (caesium-37) dan berkas elektron yang terdiri dari partikel-pertikel bermuatanlistrik. Kedua jenis radiasi pengion ini memiliki pengaruh yang sama terhadapmakanan. Perbedaan yang sama terhadap makanan. Perbedaan keduanya adalah padadaya tembusnya. Sinar gamma mengeluarkan energi sebesar 1 Mev untuk dapatmenembus air dengan kedalaman 20 ± 30 cm, sedangkan berkas elektronmengeluarkan energi sebesar 10 Mev untuk dapat menembus air sedalam 3,5 cm.Suatu persyaratan penting yang harus dipenuhi dalam proses pengolahan pangan dengan iradiasi adalah energi yang digunakan tidak boleh menyebabkanterbentuknya senyawa radioaktif pada bahan pangan (Sofyan, 1984). Sampai saat inisumber iradiasi yang banyak digunakan dalam pengawetan pangan adalah 60Co dan137CsC.
 
ASPEK KEAMANAN Keamanan pangan iradiasi merupakan faktor terpenting yang harus diselidikisebelum menganjurkan penggunaan proses iradiasi secara luas. Hal yangmembahayakan bagi konsumen bila molekul tertentu terdapat dalam jumlah banyak  pada bahan pangan, berubah menjadi senyawa yang toksik, mutagenik, ataupunkarsinogenik sebagai akibat dari proses iradiasi.
 
Hasil penelitian mengenai efek kimia iradiasi pada berbagai macam bahan pangan hasil iradiasi (1 ± 5 kGy) belum pernah ditemukan adanya senyawa yangtoksik. Pengawetan makanan dengan menggunakan iradiasi sudah terjaminkeamanannya jika tidak melebihi dosis yang sudah ditetapkan, sebagaimana yangtelah direkomendasikan oleh FAO-WHO-IAEA pada bulan november 1980.Rekomendasi tersebut menyatakan bahwa semua bahan yang diiradiasi tidak melebihidosis 10 kGy aman untuk dikonsumsi manusia. Pernyataan ini dikeluarkansehubungan dengan munculnya kekhawatiran konsumen akan keracunan sebagai pengaruh sampingnya.Menurut Hermana (1991), dosis radiasi adalah jumlah energi radiasi yangdiserap ke dalam bahan pangan danmerupakan faktor kritis pada iradiasi pangan.Seringkali untuk tiap jenis pangan diperlukan dosis khusus untuk memperoleh hasilyang diinginkan. Kalau jumlah radiasi yang digunakan kurang dari dosis yangdiperlukan, efek yang diinginkan tidak akan tercapai. Sebaliknya jika dosis berlebihan, pangan mungkin akan rusak sehingga tidak dapat diterima konsumenRadiasi yang diserap oleh makanan tidak sama dengan jumlah radiasi yangdipancarkan pembangkit. Dosis ditentukan intensitas danlama penyinaran. Satuannyagray (gy) 1 gray = 1 gy = 100 rads = 0,00024 kal/kg pangan. 1 kgy = 1000 gyDosis rendah (” 1kgy)
 
Mengendalikan serangga pada biji-bijian
 
Mencegah pertunasan kentang
 
Mengendalikan cacing pita pada daging babi
 
Mencegah pembusukan dan mengendalikan serangga pada buah dan sayur Dosis medium ( 1-10 kgy)
 
Mengendalikan salmonella, versinia dan campylobacter pada daging, produk unggas dan ikan.
 
Mencegah jamur pada buah.Dosis tinggi ( > 10 kgy)
 
Membunuh mikroba dan serangga pada rempah-rempah
 
Sterilisasi makanan
 
Dosis randah dan medium masih perlu pendinginan.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Gilbert Andries liked this
Ika Paramitha liked this
Roy Enginer liked this
nagustia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->