2. Titik Didih
Titik didih suatu zat adalah suhu yang tekanan uap jenuhnya samadengan tekanan di atas permukaan zat cair. Bila tekanan uap sama dengantekanan luar atau tekanan diatas permukaan zat cair , mulai terbentuk gelembung-gelembung uap dalam cairan. Karena tekanan uap dalamgelembung sama dengan tekanan udara, maka gelembung itu dapatmendorong diri lewat permukaan dan bergerak ke fasa gas diatas cairan,sehingga cairan tersebut mendidih. Titik didih suatu zat cair dipengaruhioleh tekanan udara, artinya makin besar tekanan udara makin besar pulatitik didih zat cair tersebut , begitu juga sebaliknya semakin rendahtekanan udara , maka semakin rendah titik didih. Pada tekanan dantemperatur udara standar(76 cmHg, 25ºC) titik didih air sebesar 100ºC.Titik didih dapat digunakan untuk memperkirakan secara tak langsung berapa kuatnya daya tarik antar molekul cairan. Cairan yangmemiliki gaya tarik antar molekul kuat , akan memiliki titik didih yangtinggi , begitu juga sebaliknya.Adanya ikatan hidrogen antarmolekul menyebabkan titik senyawarelatif lebih tinggi dibandingkan dengan senyawa lain yang memilki beratmolekul sebanding. Titik didih senyawa golongan alkohol lebih tinggidaripada senyawa golongan alkana, demikian juga titik didih air lebihtinggi daripada aseton. Contohnya Titik didih H
2
O lebih tinggi daripadaHF , hal itu disebabkan ikatan hidrogen H
2
O lebih kuat daripada HF .Padahal sama- sama membentuk ikatan hidrogen dan HF lebih polar , halini disebabkan karena setiap molekul HF hanya mampu mengikat 2molekul lainnya , sedangkan H
2
O mampu mengikat 4 molekul lainnya ,sehingga jumlah kekuatan 4 ikatan Hidrogen H
2
O lebih besar daripada 2ikatan Hidrogen HF , walaupun kekuatan tiap ikatan HF lebih tinggi dariH
2
O.