Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Usaha Kesejahteraan Sosial (Vol 11, No. 03, 2006)

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Usaha Kesejahteraan Sosial (Vol 11, No. 03, 2006)

Ratings: (0)|Views: 832 |Likes:
Jurnal Litbang Kesejahteraan Sosial sebagai media ekspose hasil-hasil penelitian bidang
kesejahteraan sosial, dalam terbitan kali ini merupakan edisi ketiga pada tahun 2006. Pada edisi
kali ini menyajikan hasil-hasil penelitian tentang organisasi sosial, pranata sosial, permasalahan
sosial Tenaga Kerja Wanita (TKW), perlindungan anak, permasalahan ODHA, dan Pemberdayaan
Fakir Miskin
Jurnal Litbang Kesejahteraan Sosial sebagai media ekspose hasil-hasil penelitian bidang
kesejahteraan sosial, dalam terbitan kali ini merupakan edisi ketiga pada tahun 2006. Pada edisi
kali ini menyajikan hasil-hasil penelitian tentang organisasi sosial, pranata sosial, permasalahan
sosial Tenaga Kerja Wanita (TKW), perlindungan anak, permasalahan ODHA, dan Pemberdayaan
Fakir Miskin

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Rm Ksatria Bhumi Persada on Jun 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2012

pdf

text

original

 
i
PENGANTAR REDAKSI
Jurnal Litbang Kesejahteraan Sosial sebagai media ekspose hasil-hasil penelitian bidangkesejahteraan sosial, dalam terbitan kali ini merupakan edisi ketiga pada tahun 2006. Pada edisikali ini menyajikan hasil-hasil penelitian tentang organisasi sosial, pranata sosial, permasalahansosial Tenaga Kerja Wanita (TKW), perlindungan anak, permasalahan ODHA, dan PemberdayaanFakir MiskinDalam perkembangannya, salah satu proses pembangunan kesejahteraan sosial perludukungan dari berbagai pihak. Dalam hal ini Mohamad Syawie menyatakan bahwa pentingnyajaringan pranata sosial komunitas lokal dalam proses pembangunan kesejahteraan sosial. Hasilkajian mengungkapakan, pertama komunitas memandang pentingnya keberadaan jaringan antar pranata sebagai wadah untuk mempersatukan kemampuan dalam menangani persoalan yangmuncul di wilayahnya, khususnya para pedagang berskala kecil. Kedua, pedagang berskalakecil menunjukkan kemandiriannya, hal ini dilihat dari kemampuannya untuk survive yangdiperlihatkan dari modal usaha dan pendapatan yang relatif kecil, juga menunjukkankemampuannya untuk dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan tetap bertahan dalam waktuyang relatif cukup lama. Hal ini juga didukung oleh Suyanto, yang membahas tentang profilPranata Sosial pada Komunitas Adat Terpencil di Kabupaten Timur Tengah Utara Propinsi NTT.Alit Kurniasari, juga membahas tentang pentingnya partisipasi organisasi lokal dalampembangunan kesejahteraan sosial. Organisasi lokal di kelurahan Rijali dan Waihaong kotaAmbon provinsi Maluku dapat berfungsi sebagai
self help organization
, yang selanjutnya dapatdidayagunakan dalam pembangunan kesejahteraan sosial. Organisasi lokal yang ada di keduakelurahan dapat berkolaborasi untuk mengatasi permasalahan sosial yang mendesak perluditangani. Dengan segala kendala
 
dan potensi yang dimiliki seperti kehidupan beragama sertabudaya pelagandong yang masih tersisa diharapkan mampu mempererat kolaborasi organisasiatau kelompok, dengan membentuk Forum atau kelompok kerja.Sutaat membahas tentang permasalahan sosial Tenaga Kerja Wanita (TKW) dari waktu kewaktu terus mengalami peningkatan baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini juga disebabkankarena potensi sumber daya TKW relatif rendah baik dari segi pendidikan maupun pengetahuandan kesiapannya bekerja di luar negeri. Hal ini antara lain juga terkait dengan masih minimnyapembekalan kepada TKW sebelum diberangkatkan ke luar negeri. Di samping itu juga adanyapraktek-praktek pengiriman tenaga kerja secara ilegal yang lebih mengutamakan pada keuntunganekonomi semata. Pada sisi lain negara tujuan kurang memberikan perlindungan terhadap tenagakerja asing (termasuk TKW). Sementara itu KBRI banyak dibebani dengan berbagai tugaspenyelesaian kasus tenaga kerja bermasalah yang jumlahnya cukup besar. Sehingga sangatpenting memberikan upaya pelayanan sosial TKW di negara-negara tujuan yang lebih profesional,dengan cara melibatkan para Pekerja Sosial profesional dalam penyelesaian masalah TKW dinegara tujuan.Sedangkan Suradi mengangkat issue tentang perlindungan anak dewasa ini semakinmemprihatinkan berbagai pihak, sejalan dengan meningkatknya kasus tindak kekerasan, eksploitasidan perdagangan anak di Nusa Tenggara Barat.

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Nheya Myzzelick liked this
iklan_anda liked this
Talha Dangkua liked this
Daniel Neolaka liked this
Samsul Ode liked this
Stevanus Tigi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->