Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
hukum Tahlilan

hukum Tahlilan

Ratings: (0)|Views: 283 |Likes:

More info:

Published by: dede-cuka-nenen-5798 on Jun 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Hakekat penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada AllahSubhaanahu Wata¶ala. Karena itu, Allah Subhaanahu Wata¶ala menurunkan kitab- Nya dan mengutus rasul-Nya untuk mengajarkan kepada manusia cara beribadahkepada Allah Subhaanahu Wata¶ala.Indonesia merupakan Negara yang penduduk mayoritas beragama islamdan sampai dikatakan Negara yang paling banyak beragama islam, namun tentangkahzanah islam sendiri, Indonesia tidak kalah akan keilmuan yang sedang berkembang dalam segala bidang, dalam keilmuan agamapun sudah matang,namun masyarakat umumnya masih awan, hanya sedikit saja yang paham tentanghakikat islam yang sesungguhnya, itupun mungkin seorang yang lama disekolahkan dipesantern, maupun orang yang sering mengikuti kajian ,akdemiksidll, namun dalam prakteknya, tidak semua ajaran islam dilakukan.Kenyataannya, masih banyak ritual yang dilakukan oleh umat Islam,khususnya di Indonesia yang tidak jelas asal usulnya dalam agama, tapi justruseakan-akan hukumnya menjadi wajib, tahlilan misalnya. Ritual ini, seakan sudahmengurat daging dan menjadi kelaziman yang mengikat masyarakat tatkalatertimpa musibah kematian. Tak heran, sangat jarang keluarga yang tidak menyelenggarakan ritual ini karena takut diasingkan masyarakatnya. Katanya pula, ritual ini adalah ciri khas penganut mazhab Syafi¶i.Benarkah demikian? Lalu bagaimana pandangan ulama mazhab lainmenyikapi tahlilan?Untuk itu kita akan menguak akan tentang hukum tahlilan yang menjaditradisi masyarakat dinegara kita indnesia pada umumnya.
 
2
 
BAB IIPEMBAHASANA.Pengertian Tahlilan
 Tahlilan adalah acara yang diselenggarakan ketika salah seorang anggotakeluarga meninggal dunia. Secara bersama-sama, setelah proses penguburanselesai, seluruh keluarga, serta masyarakat sekitar berkumpul di rumah keluargamayit untuk membaca beberapa ayat al Qur¶an, zikir, berikut doa-doa yangditujukan kepada mayit. Karena dari sekian zikir yang dibaca terdapat kalimattahlil (laa ilaaha illalloh) yang diulang-ulang ratusan kali, maka acara tersebutdikenal dengan istilah ³tahlilan´.Masyarakat Jawa pada umumnya, melaksanakan tahlilan ini sejak malam pertama, ketiga, ketujuh, kesepuluh, kedua puluh, dan seterusnya hingga malamke seratus. Pada acara tersebut, keluarga mayit menyajikan makanan danminuman bagi para pelayat.
B.Landasan Hukum Tahlilan
Dari Jarir bin Abdullah al Bajali Radhiyallahu µAnhu, beliau berkata
          
³Kami (para sahabat) berpendapat bahwa berkumpul-kumpul padakeluarga orang meninggal dan membuat makanan (untuk disajikan ke pelayat)termasuk niyahah (meratapi jenazah yang terlarang).´ (HR. Ahmad dan IbnuMajah, dinyatakan shahih oleh Syaikh al Albani).Syaikh al Albani menjelaskan, ³Lafal hadits () (kami berpendapat) ini kedudukannya sama dengan meriwayatkan ijma¶ (kesepakatan) para sahabatatau taqrir (persetujuan) Nabi Shallallahu µAlaihi Wasallam. Jika ini adalah taqrir  Nabi Shallallahu µAlaihi Wasallam, maka artinya, hadits ini marfu¶ hukman (jalur  periwayatannya sampai kepada Nabi Shallallahu µAlaihi Wasallam). Bagaimana pun juga, hadits ini dapat dijadikan hujjah.´ (Lihat Shahih Ibnu Majah, 2/48).
 
3
 
Ijma¶ para sahabat menjadi dasar hukum Islam yang ketiga setelah al-Qur¶an dan Sunnah. Ini merupakan kesepakatan para ulama Islam seluruhnya.Riwayat lain, dari Abdullah bin Ja¶far, beliau berkata, ³Ketika sampaikabar gugurnya Ja¶far, Rasulullah Shallallahu µAlaihi Wasallam bersabda,
       
³Buatkanlah makanan untuk keluarga Ja¶far karena telah datang kepada merekaurusan yang menyibukkan.´ (HR. Ahmad, asy-Syafi¶i, dan selainnya, dihasankanoleh Syaikh al Albani).Apa yang kita saksikan di masyarakat kita, ternyata sangat berbeda denganapa yang diperintahkan Rasulullah Shallallahu µAlaihi Wasallam. Beliaumemerintahkan untuk membuat makanan, tapi bukan untuk para pelayat.Sebaliknya, keluarga yang sedang dirundung dukalah yang lebih berhak untuk dilayani.Dari Ibn Abi Syaibah, beliau berkata,
     :     :          :  :  
³Jarir mendatangi Umar, lalu Umar berkata, ³Apakah kamu sekalian sukameratapi janazah?´ Jarir menjawab, ´Tidak.´ Umar berkata, ³Apakah ada diantara wanita-wanita kalian, suka berkumpul di rumah keluarga jenazah danmemakan hidangannya?´ Jarir menjawab, ³Ya.´ Umar berkata, ³Hal demikan ituadalah sama dengan niyahah (meratap).´
C
.Pendapat Ulama Mazhab
1
.
 
Mazhab Syafi¶iSaudara-saudara kita yang melaksanakan tahlilan pada umumnya berdalih, tahlilan adalah ciri khas penganut mazhab Syafi¶i.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Aguz Hendarto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->