Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH JAGUNG

MAKALAH JAGUNG

Ratings: (0)|Views: 747 |Likes:
Published by Lika Chan

More info:

Published by: Lika Chan on Jun 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

 
 Makalah Evolusi
EVOLUSI JAGUNG
Disusun oleh :Hidayah Muflihah (3415076915)
JURUSAN BIOLOGIFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMUNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2011
 
BAB
IPE
AHULUAN
 
 A. Latar BelakangJagung merupakan tanaman serealia yang paling produktif di dunia, sesuaiditanam di wilayah bersuhu tinggi. Penyebaran tanaman jagung sangat luas karenamampu beradaptasi dengan baik pada berbagai lingkungan. Banyak ilmuwanpercaya bahwa jagung berasal dari Meksiko, karena jagung dan spesies liar jagung(teosinte) sejak lama ditemukan di daerah tersebut, dan masih ada di habitat aslihingga sekarang. Hal ini juga didukung oleh ditemukannya fosil tepung sari dantongkol jagung dalam gua, dan kedua spesies mempunyai keragaman genetik yangluas. Teosinte dipercaya sebagai nenek moyang (progenitor) tanaman jagung.Proses domestikasi teosinte telah berlangsung paling tidak 7.000 tahun yanglalu oleh penduduk asli Indian, dibarengi oleh terjadinya mutasi alami danpersilangan antarsubspesies, sehingga masuk gen-gen dari subspesies lain, diantaranya dari Zea mays sp. Mexicana. Karena adanya proses persilangan alamiahtersebut menjadikan jagung tidak lagi dapat hidup secara liar di habitat hutan,karena memerlukan sinar matahari penuh.Hingga kini diperkirakan terdapat 50.000 varietas jagung, baik varietas lokalmaupun varietas unggul hasil pemuliaan. Sifat tanaman jagung yang menyerbuksilang memungkinkan terjadinya perubahan komposisi genetik secara dinamis.Varietas lokal terbentuk melalui proses isolasi genotipe yang mengalami aklimatisasidan adaptasi terhadap agroklimat spesifik.B. PermasalahanBagaimana evolusi tanaman jagung ?
 
BAB
IIPE
BAHA
S
AN
 Menurut ahli biologi evolusi, jagung yang ada sekarang telah mengalamievolusi dari tanaman serealia primitif, yang bijinya terbuka dan jumlahnya sedikit,menjadi tanaman yang produktif, biji banyak pada tongkol tertutup, mempunyai nilai jual yang tinggi, dan banyak ditanam sebagai bahan pangan. Nenek moyangtanaman jagung masih menjadi kontroversi, ada tiga teori yang mengatakantanaman jagung berasal dari pod corn, kerabat liar jagung tripsacum dan teosinte.Mangelsdorf mengatakan pod corn sebagai nenek moyang tanaman jagungmerupakan tanaman liar yang terdapat di dataran rendah Amerika Utara. Teosintemerupakan hasil persilangan antara jagung dan tripsacum. Namun teori ini jugahilang karena tidak didukung oleh data sitotaksonomi dan sitogenetik dari jagungdan teosinte. Menurut Weatherwax (1954, 1955) dan Mangelsdorf (1974), nenekmoyang tanaman jagung berasal dari tanaman liar di dataran tinggi Meksiko atauGuatemala, namun teori ini juga tidak bertahan lama. Randolph (1959)mengemukakan bahwa nenek moyang tanaman jagung berasal dari kerabat liar tanaman jagung. Sebelum jagung primitif teosinte dan tripsacum ditemukan,tanaman liar jagung banyak digunakan dan dibudidayakan. Menurut Longley (1941), jagung merupakan mutasi dan seleksi secara alami dari teosinte. Biji teosinteterbungkus berbentuk buah yang keras. Komponen buah ini sama dengan buah jagung, tapi dalam perkembangannya terjadi evolusi, sehingga tidak terbungkusseperti teosinte, dan berubah menjadi tongkol.Doebly dan Stec (1991,1993), Doebly et al. (1990), dan Dorweiler et al. (1993)melakukan penelitian dan menguraikan serta memetakan secara genetik denganquantitative trait loci (QTL) tga1 (teosinte glume architecture 1), yang menunjukkankunci perbedaan teosinte dan jagung. Apabila QTL dari jagung, tga1, ditransfer keteosinte, intinya tidak berpegang erat dalam cupule dan terpisah. Percobaansebaliknya, tga1 teosinte ditransfer ke tanaman jagung, glume menjadi lebih induratedan berkembang seperti karakter teosinte. Penemuan lokus tga1 merupakan salahsatu bukti evolusi dari bentuk teosinte menjadi jagung. Hal itu juga menggambarkanterjadinya perubahan adaptasi baru, perkembangannya ditentukan oleh satu lokusdan proses perubahan itu merupakan bukti yang kuat (Orr and Coyne 1992). Iltis

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muti Merryza liked this
Ayu Tiana liked this
Tri Ramadani liked this
Asrulfi Hasanah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->