Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN

Ratings: (0)|Views: 409 |Likes:
Published by vinkae

More info:

Published by: vinkae on Jun 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2013

pdf

text

original

 
 
MANAJEMEN PEMBELAJARAN INKLUSIPADA SISWA DENGAN DIAGNOSAADHD (
Deficit and HyperactiAttentve Disorder)
Tugas Mata Kuliah Metode Kualitatif 
Vinka Emilda
Manajemen Pendidikan kelas SoroakoProgram Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar Tahun 2010-2011
 
Bab 1
 
PENDAHULUANA.Latar Belakang Masalah
Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang diadakan tahun 1989,telah mendeklarasikan hak-hak anak, dan ditegaskan bahwa semua anak berhak memperoleh pendidikan tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun. Deklarasitersebut dilanjutkan dengan
The Salamanca Statement and Framework for Actionon Special Needs Education
yang memberikan kewajiban bagi sekolah untuk mengakomodasi semua anak termasuk anak-anak yang memiliki kelainan fisik,intelektual, sosial, emosional, linguistik maupun kelainan lainnya. Sekolah-sekolah juga harus memberikan layanan pendidikan untuk anak-anak yang berkelainan maupun yang berbakat, anak-anak jalanan, pekerja anak, anak-anak dari masyarakat terpencil atau berpindah-pindah tempat, anak-anak dari suku-sukuyang berbahasa, etnik atau budaya minoritas dan anak-anak yang rawantermarjinalkan lainnya.Dr Fasli Jalal, PhD
 
Direktur Jendral Peningkatan Kualitas Guru danTenaga Pendidikan Kementrian Pendidikan Nasional Indonesia menyatakan bahwa ada dua jenis sekolah yang dibuat pemerintah untuk memenuhi kebutuahnwarga negara Indonesia yang berkebutuhan khusus, yaitu1) sekolah yang menyediakan pendidikan khusus atau sekolah luar biasa2) sekolah umum yang melaksanakan program pendidikan inklusiSiswa sekolah khusus di Indonesia meliputi
 
tuna netra, tunarungu, tunagrahita ringan, tunagrahita sedang,tuna daksa ringan,tuna daksa sedang dan
autisme.
Adapun aspek-aspek penting yang harus diperhatikan dalammenyelenggarakan pembelajaran yang inklusif adalah sebagai berikut: 1) Guru perlu mengetahui bagaimana cara mengajar anak dengan latar belakang dan
 
kemampuan yang beragam. 2) Guru menghargai semua anak di kelas 3)Guru berdialog dengan siswanya 4)Guru mendorong terjadinya interaksi di antara anak-anak 5) Guru mengupayakan agar sekolah menjadi menyenangkan 6)Gurumempertimbangkan keragaman di kelasnya 7)Guru menyiapkan tugas yangdisesuaikan untuk anak 8) Guru mendorong terjadinya pembelajaran aktif untuk semua anak.Dalam lingkungan pembelajaran yang inklusif, setiap orang berbagi visiyang sama tentang bagaimana anak harus belajar, bekerja dan bermain bersama.Mereka yakin, bahwa pendidikan hendaknya inklusif, adil dan tidak diskriminatif,menghargai semua budaya, serta relevan dengan kehidupan sehari-hari anak.Lingkungan pembelajaran yang inklusif mengajarkan kecakapan hidup dan gayahidup sehat, agar peserta didik dapat menggunakan informasi yang diperolehuntuk melindungi diri dari penyakit dan bahaya.Sejak tahun 1997 di Soroako mulai teridentifikasi anak yang menderitaAutisme dan spektrumnya.Mula-mula terdeteksi tiga orang anak.Di manaketiganya menderita autisme yang tidak sama tingkatannya. Berdasarkan teoriyang ada autistic memiliki spektrum atau tingkatan yang berbeda sesuai dengangangguan otak dan saraf yang dideritanya serta kemampuan intelektual yangdimilikinya. Sejak itulah diadakan sebuah kelas sebagai tempat terapi anak autisdan spektrum autis di dalam lingkungan sekolah Yayasan Pendidikan Soroako.Kelas ini dilengkapi dengan perlengkapa terapi,dokter spesialis(psikiater),psikolog,terapis dan admint. Dari hasil wawancara penulisdengan koordinator sekolah khusus Pelita Mandiri Anak berkebutuhan Khusus
 ABK)
sebanyak 70 orang anak di Soroako anak berkebutuhan khusus degan beberapa jenis yaitu spektrum autis ADHD(
 Attention Deficit and Hyperactive Disorder 
) Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif, dan SL (
Slow Learner 
). Yang meningkat jumlahnya beberapa tahun terkhir ini adalah jenisADHD (
 Attention Deficit and Hyperactive Disorder 
).

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
yusupd liked this
nailanikmah liked this
Gunawan Maryono liked this
Romo Katrim liked this
dadangmunawar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->