Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rang Kuman

Rang Kuman

Ratings: (0)|Views: 312 |Likes:
Published by Rinaldi Herwanto

More info:

Published by: Rinaldi Herwanto on Jun 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/28/2013

pdf

text

original

 
Oleh :Rinaldi Herwanto
RANGKUMAN Nama: Rinaldi Herwanto NRP: 2210039039
BAB I BAHAN LISTRIK 
1.1.Pengelompokan Bahan berdasarkan Bentuk/Wujud :
Suatu bahan dapat berbentuk :a) Bahan Padat,b) Bahan Cair, atauc) Bahan Gas. Wujud bahan tertentu juga bisa berubah karena pengaruh suhu, dimana karena suhu bahan padat bisa berubah mencadi cair kemudian berubah menjadi gas.
1.2.Pengelompokan Bahan berdasarkan Teknik Listrik :
Selain pengelompokkan berdasarkan wujud tersebut dalam teknik listrik bahan-bahan juga dapat dikelompokkan sebagai berikut :1) Bahan Penghantar (conductor materials),2) Bahan Penyekat (isolator/insulator materials),3) Bahan Setengah Penghantar (semi conductor materials),4) Bahan Magnetik (Magnetic Materials)5) Bahan Super Konduktor (Superconductor Materials),6) Bahan Nuklir (Nuclear Materials),7) Bahan Khusus (bahan untuk pembuatan kontak-kontak, untuk sekering,dan sebagainya) (Special materials)BAHAN KONDUKTOR dan BAHAN ISOLASI (DIELEKTRIK)
1. Bahan Penghantar (konduktor)
adalah bahan yang menghantarkan listrik dengan mudah. Bahan ini mempunyai daya hantar listrik (Electrical Conductivity)yang besar dan tahanan listrik (Electrical Resistance) kecil. Dalam teknik listrik, bahan penghantar yang sering dijumpai adalah tembaga dan alumunium.
 2. Bahan Penyekat (Insulator/isolator)
adalah bahan yang befungsi untuk menyekat (misalnya antara 2 penghantar); agar tidak terjadi aliranlistrik/kebocoran arus apabila kedua penghantar tersebut bertegangan. Bahan penyekat yang sering ditemui dalam teknik listrik adalah : plastik, karet, dansebagainya.1
 
Oleh :Rinaldi Herwanto
BAHAN SEMIKONDUKTOR 
3. Bahan Setengah Penghantar (Semi Konduktor)
adalah bahan yangmempunyai daya hantar lebih kecil dibanding bahan konduktor, tetapi lebih besar dibanding bahan isolator.BAHAN MAGNETIK 
4. Bahan Magnetik (Magnetic Materials)
dikelompokkan menjadi 3 kelompok,yaitu ferro magnetic, para-magnetic dan dia-magnetic.BAHAN SUPERKONDUKTOR 
5. Bahan Super Konduktor
. Pada tahun 1911, Kamerligh Onnes mengukur  perubahan tahanan listrik yang disebabkan oleh perubahan suhu Hg dalam heliumcair.BAHAN NUKLIR 
6. Bahan Nuklir
. Bahan nuklir sering dipakai sebagai bahan baker reaktor nuklir.Reaktor nuklir adalah pesawat yang mengandung bahan-bahan nuklir yang dapatDalam reaktor nuklir digunakan bahan bakar uranium 235, plutonium-239, uranium-233.
7. Bahan Khusus
untuk pembuatan Kontak, Sekering dan lan sebagainya.SEL BAHAN BAKABAHAN BATERAI (AKI-ACCUMULATOR)BAHAN MENARA (TOWER)BAHAN RESISTODASAR KESELAMATAN KERJA
BAB III KOROSI
MEKANISME KOROSI
Pada Carbon SteelPd anodeFe
à
Fe
2+
+2e
-
(1)Pd katode0.5O
2
+H
2
O+2e
-
à
2OH
-
(2)2H
+
+2e
-
à
H2(3)
Reaksi utama pada katode adalah (2). Setelah itu, reaksinya menjadi :Fe
2+
+ 2OH
 – 
→ Fe(OH)
2
(4)2Fe(OH)
2
+ 1/2O
2
+ H
2
O → 2Fe(OH)
3
or Fe
2
O
3
·3H
2
O(5)PASSIVATOR Ion-ion ferro anode
à
γFe
2
O
3
(non-porous)
Kelebihan
- Chromates dan nitrites2
 
Oleh :Rinaldi Herwanto
- Film yg dihasilkan tipis, baik, dan memiliki daya rekat yang baik pada permukaanmetal- hampir tidak menurunkan efisiensi thermal dari heat exchanger 
Kekurangan
- mempunyai kecenderungan untuk menyebabkan korosi lokal, jika pada konsentrasirendah- chromate : sangat beracun- nitrite : dengan mudah dioksidasi oleh bacteria nitrificationTEMBAGA DAN TEMBAGA CAMPURANReaksiCu
à
Cu
2+
+ 2e
-
Cu
2+
+ 2OH
-
 
à
Cu(OH)
2
lalu Cu(OH)
2
direduksi pada permukaan tembaga, menghasilkan Cu(OH)
2
 Rate korosi 2-3 mg/dm2.day
STAINLESS STEEL
Dilindungi oleh film oksida dengan ketebalan 10-30 Å
Tahan terhadap korosi
Tidak tahan korosi, pada ion-ion Cl konsentrasi tinggi
MEKANISME PEMBENTUKAN KERAK 1. PERIODE INDUKSI
Terjadi lebih lama pada larutan saat larutan pada derajat saturasi yang lebihrendah dan terjadi lebih cepat saat saat larutan pada derajat saturasi yang lebihtinggi.
Dalam kasus ini, kelarutan kalsium karbonat dan kalsium phosfat berkurangdengan bertambahnya temperatur sehingga derajat saturasinya lebih tinggi, periode induksi lebih cepat dan endapan mudah terbentuk dalam larutan padasuhu yang lebih tinggi dan akan terbentuk kritikal nukleus kristal.
2. PROSES PEMBENTUKKAN KRISTAL
terjadi setelah pembentukkan kritikal nukleus kristal .
Saat kristal bertambah, derajat saturasi berkurang dengan cepat. Hal inidisebabkan konsentrasi dari solute yang lebih rendah.
BAB IV BAHAN ISOLASI (BAHAN DIELEKTRIK)
IV.1. PENGERTIAN BAHAN ISOLASI – BAHAN DIELEKTRIK Bahan Isolasi digunakan untuk memisahkan bagian-bagian yang bertegangan.IV.2. PEMBAGIAN KELAS BAHAN ISOLASIIV.2.1. BAHAN ISOLASI BERDASARKAN SUHU KERJABahan Isolasi listrik dapat dibagi atas beberapa kelas berdasarkan suhu kerjamaksimum, yaitu sebagai berikut:
1. Kelas Y, suhu kerja maksimum 90°C
3

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->