Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pancasila Menurut Islam

Pancasila Menurut Islam

Ratings: (0)|Views: 67 |Likes:
Published by Ammâ Ĉeper

More info:

Published by: Ammâ Ĉeper on Jun 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/17/2011

pdf

text

original

 
Follme @arraysid156
Adian Husaini: Pancasila Bukan PandanganHidup Umat Islam
Jakarta -
Dalam pandangan Adian Husaini, isu negara Islam itu sebenarnya tidak penting.Yang terpenting adalah apakah umat Islam sekarang ini bisa menjadikan negeri muslim inisebagai negeri yang
baldatun thoyyibatun warrabbun ghafur, negeri yang 
dibawah naunganridho Ilahi.“Saya tidak bicara label negara Islam. Yang jelas, dengan Pancasila sebagai dasar negara,telah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada umat Islam untuk menjalankanagamanya dan membangun negeri ini, negeri muslim yang besar,” kata Adian saat dijumpaidisela-sela acara diskusi di Jakarta.Ketika ditanya, apakah Pancasila sudah final? “Saya tidak suka dengan kata-kata final atautidak final. Sebab, saya khawatir Pancasila akan disamakan dengan wahyu. Yang diperlukansekarang ini bukanlah penguatan Pancasila, tapi mendudukkan Pancasila secara tepat danproporsional serta menfasirkannya secara benar pula, seperti yang dimaui oleh para perumusPancasila itu sendiri. Namun ironisnya, Pancasila telah diselewengkan sejak masa Orde Lama,Orde Baru, hingga Reformasi,” jelas Adian.Yang harus dirumuskan dari Pancasila, kata Adian, adalah mendudukan Pancasila sebagaidasar negara, tapi jangan menarik Pancasila ke hal-hal yang berlebihan, seperti Pancasilasebagai pandangan hidup. Bukankah dalam setiap agama, punya konsepnya masing-masingtentang pandangan hidup. Karena itu, jangan mencari konsep tuhan, alam dan moral menurutPancasila. Dalam Islam sendiri, punya konsep Ketuhanan, begitu juga dengan Kristen.“Ya sudah biarlah Pancasila diletakkan sebagai dasar negara, dimana komponen bangsamemahami Pancasila menurut pemahamannya masing-masing. Lalu pada level kenegaraan,mereka berjuang secara konstitusional,” jelas Adian.
 
Follme @arraysid156
Kenapa Anda mengatakan Pancasila tidak bertentangan dengan Islam? Dijawab Adian, karenamemang, Pancasila dari awal disepakati oleh para tokoh nasionalis maupun tokoh Islam. TokohIslam Muhammad Natsir tahun 1954 mengatakan, Pancasila tidak bertentangan dengan Islam.“Yang diprotes kemudian oleh tokoh Islam pada masa Orla dan Orba adalah penafsiran yangmenyuimpang dari Pancasila, misalnya Pancasila ditafsirkan secara Nasakom, dimanaPancasila justru mengakomodir komunisme. Hal itulah yang tidak bisa diterima oleh tokohIslam. Jadi, bukan Pancasilanya, yang tidak bisa diterima, tapi ketika Pancasilan dijadikansebagai
worldview 
atau rumusan kehidupan. Tidak bisa, konsep ketuhanan dirumuskan olehPancasila. Dan sudah pasti, akan bertabrakan dengan konsep agama, terutama Islam,” paparAdian.Harusnya Pancasila, lanjut Adian, tidak masuk ke wilayah
worlview 
itu. Sebab, worldview ituwilayahnya agama. Karena itu, jangan jadikan Pancasila sebagai landasan moral atau perilaku.Dikhwatirkan menjadi bias dan menimbulkan kebingungan. Orang yang berilaku menurutPancasila akan bertabrakan dengan Islam. Mengingat Islam sendiri sudah punya konsepperilaku.
Pancasila Toghut?
 Kelompok Islam tertentu memahami Pancasila sebagai toghut. Bagaimana dalam pandanganAdian? "Saya bisa memahaminya, karena itu merupakan pemahaman yang panjang terhadappenyalahgunaan Pancasila itu sendiri. Saya sendiri menggunakan perspekstif KasmanDimedjo, yang mengatakan Pancasila tidak bertentangan dengan Islam. Pancasila memberikankesempatan kepada umat Uslam untuk berjuang menjalankan agamanya.”Dengan Pancasila, lanjut Adian, umat Islam tidak dilarang untruk membaca Al Qur’an,menjalankan shalat, zakat dan sebagainya, bahkan sampai menerapkan syariat Islam, sepertidi Aceh. Di Aceh, orang yang menjalan syariat Islam apakah akan dianggap melanggarpancasila? Tentu tidak.Menurut Adian,
 
Piagam Jakarta adalah dokumen resmi, yang ditegaskan dalam dekrit Presiden5 Juli 1959 oleh Bung Karno. Adapun dekrit itu merupakan satu kesatuan dengan KonstitusiUUD 1945. Setelah dekrit tersebut berlaku, banyak produk per-Undang-undangan di Indonesiayang konsdirennya mengacu pada Piagam Jakarta. Misalnya, berdirinya IAIN (Penpres no 11tahun 1960).“Piagam Jakarta tidak pernah dipersoalkan. Tapi begitu masuk Orde Baru, banyak pihak yangalergi, mereka takut jika umat Islam menjalankan syariah. Padahal, jika umat Islammenjalankan syariah, sesungguhnya dijamin oleh konstitusi. Walaupun tidak secara eksplisittujuh kata dicantumkan lagi, tapi yang jelas dekrit itu mengakomodir Piagam Jakarta,” tukasAdian.Dengan demikian, secara operasional, Pancasila akan dijadikan acuan membentuk perundang-undangan, baik di bidang ekonomi, politik, maupun keagamaan. Sebagai contoh, melarangAhmadiyah, tentu tidak melanggar ataupun bertentangan dengan Pancasila. Hal inilah yangterus diperjuangkan kelompok liberal untuk mencabut pasal penodaan agama (PNPS tahun1965) karena dianggap bertentangan dengan Pancasila.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->