Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
291Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Flip-Flop

Flip-Flop

Ratings:

4.82

(17)
|Views: 16,063 |Likes:
Published by prazz

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: prazz on Sep 11, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
 
Praktikum Rangkaian Digital
 22
DIG 05
F L I P - F L O P
5.1. TUJUAN
 1. Mengenal, mengerti dan memahami operasi dasar rangkaian Flip-Flop.2. Mengenal berbagai macam IC Flip-Flop.
5.2. TEORI DASAR 
Pemahaman terhadap rangkaian Flip-Flop (FF) ini sangat penting karena FFmerupakan satu sel memori. Keadaan keluaran FF dapat berada dalam keadaan tinggiatau keadaan rendah, untuk selang waktu yang dikehendaki. Biasanya untuk mengubahkeadaan tersebut diperlukan suatu masukan pemicu. Berikut ini akan diuraikan secarasingkat tentang berbagai tipe FF.
5.2.1. Flip-Flop SR 
Flip-Flop SR merupakan rangkaian dasar untuk menyusun berbagai jenis FF yanglainnya. FF-SR dapat disusun dari dua gerbang NAND atau dua gerbang NOR.S R Qn+1 0110101010Qn Don't Care
Gambar 5.1. FF SR dari gerbang NAND
S R Qn+1 0101100101Qn Don't Care
Gambar 5.2. FF SR dari gerbang NOR
Mengeset FF berarti membuat keluaran Q = 1 dan mereset FF berarti membuatkeluaran Q = 0 dari kondisi stabil/ tak berubah. Mengeset FF dari gerbang NANDdapat dilakukan dengan membuat S = 0 dan mereset dilakukan dengan membuat R = 0.Sedangkan mengeset FF dari gerbang NOR dapat dilakukan dengan membuat S = 1dan mereset dengan memberi nilai R = 1.
 
 
Praktikum Rangkaian Digital
 23
Gambar 5.3 berikut ini melukiskan bentuk keluaran dari FF SR dengan menggunakangerbang NAND.SQ
Gambar 5.3. Sinyal keluaran pada FF SR
5.2.2. Flip-Flop SR Terlonceng
FF jenis ini dapat dirangkai dari FF-SR ditambah dengan dua gerbang AND atau NAND untuk masukan pemicu yang disebut dengan sinyal clock (ck).ck S R A B Qn+1 0000111100110011010101011111110011111010Qn Qn Qn Qn Qn 01Don't Care
Gambar 5.4. FF terlonceng dari NAND
ck S R a B Qn+1 0000111100110011010101010000001100000101Qn Qn Qn Qn Qn 01Don't Care
Gambar 5.5. FF terlonceng dari NOR
Dari tabel kebenaran kedua rangkaian diatas terlihat bahwa untuk sinyal clock yangtinggi, FF ini bekerja seperti FF-SR dari gerbang NOR, sedangkan untuk sinyal clock yang rendah, keluaran Q tidak bergantung kepada input R dan S, tetapi tetapmempertahankan keadaan terakhir sampai datangnya sinyal clock berikutnya. Sebagaiilustrasi, berikut ini diberikan contoh bentuk sinyal Q.
 
 
Praktikum Rangkaian Digital
 24
 
Gambar 5.6. Hubungan antara Q dengan S,R dan clock.
5.2.3. Flip-Flop Data
Pada FF-SR ada nilai-nilai masukan yang terlarang. Untuk menghindari adanya nilaiterlarang tersebut, disusun suatu jenis FF lain yang dinamakan FF Data. Rangkaian inidapat diperoleh dengan menambahkan satu gerbang NOT pada masukan FF terloncengsebagai berikut:
Gambar 5.7. a) Rangkaian FF-Data, b) Tabel Kebenaran, c) Penundaan pulsa
Dari gambar 5.7 tersebut terlihat bahwa untuk sinyal clock yang rendah, keluaran Qakan tetap "terkunci" atau "tergerendel" pada nilai terakhirnya. Dalam hal ini dapatdikatakan bahwa pada saat kondisi clock rendah, sinyal masukan D tidak mempengaruhi keluaran Q. Sedangkan untuk sinyal clock yang tinggi, maka akandiperoleh keluaran sesuai dengan data D yang masuk saat itu.
5.2.4. Flip-Flop JK 
 FF JK mempunyai masukan "J" dan "K". FF ini "dipicu" oleh suatu pinggiran pulsaclock positif atau negatif. FF JK merupakan rangkaian dasar untuk menyusun sebuah

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->