Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
47Activity
×
P. 1
skripsi pendidikan maematika

skripsi pendidikan maematika

Ratings: (0)|Views: 12,588|Likes:

More info:

Published by: Mustafa Ibrahim Yawarmansyah on Jun 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/05/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Masalah pendidikan yang utama di Indonesia adalah sangat rendahnyamutu pendidikan pada setiap jenjang pendidikan. Setelah dilakukan usaha perbaikan dalam bidang pendidikan, semakin disadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan yang mendasar. Salah satu kekurangan tersebut adalahterletak pada inti kegiatan pendidikan itu sendiri yaitu pada proses belajamengajar yang melibatkan anak didik dan pendidik.Proses belajar mengajar pada intinya tertumpu pada suatu persoalan yaitu bagaimana guru melibatkan siswa agar terjadi proses belajar yang efektif untuk mencapai hasil sesuai dengan tujuan. Hal ini menuntut guru untuk lebih kreatif memilih model pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran yang akandisajikan kepada siswa.Pada proses pembelajaran matematika selama ini umumnya guru lebihmendominasi proses pembelajaran yaitu guru menyampaikan materi denganmetode ceramah sedangkan siswa hanya mendengar, mencatat dan mengerjakansoal yang diberikan oleh guru. Pembelajaran seperti ini akan mematikankreativitas siswa sehingga berdampak pada rendahnya prestasi belajar siswa.Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dengan guru matematikaSMP Negeri 15 mataram bahwa keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan1
 
 belajar mengajar masih rendah, walaupun ada sebagian kecil siswa yang aktif dalam menanggapi apa yang disampaikan oleh guru. Kegiatan pembelajaranmasih berpusat pada guru sehingga siswa kurang memiliki kesempatan untuk mengembangkan sendiri konsep-konsep matematika yang ada. Kesempatandiskusi di kelas pun jarang dilakukan sehingga siswa kurang terbiasa untuk mengemukakan pendapatnya. Hal ini menyebabkan matematika tidak menarisehingga mengurangi antusias siswa untuk belajar matematika yang berdampak  pada rendahnya prestasi belajar siswa.Hasil observasi dan wawancara dengan guru bidang studi matematikaSMP Negeri 15 diperoleh informasi bahwa nilai standar ketuntasan belajamatematika siswa adalah 60. Selain itu juga diperoleh informasi bahwa nilaimatematika siswa pada beberapa kelas VII semester I tahun pelajaran2007/2008 masih berada di bawah nilai standar ketuntasan. Hal tersebut dapatdilihat pada tabel 1.1 di bawah ini.Tabel 1.1: Daftar nilai MID semester kelas VII semester I tahun pelajaran2007/2008 NoKelasNilai rata-rata kelas1VII.A60,432VII.B61,763VII.C50,764VII.D47,61
(Sumber: Daftar nilai guru kelas VII SMPN 15 Mataram)
Berdasarkan data pada tabel 1.1 di atas terlihat bahwa nilai rata-rata kelasVII.D adalah 47,61. Dari observasi awal yang dilakukan di kelas VII.D2
 
diketahui bahwa rendahnya prestasi belajar siswa ini dipengaruhi oleh beberapafaktor yaitu:1.Kurangnya keaktifan siswa dalam menanggapi materi yangdisampaikan oleh guru. Siswa malu bertanya pada guru walaupun adamateri yang belum dimengerti.2.Kemampuan awal siswa yang masih rendah. Sebagian besar siswakurang menguasai pengetahuan yang merupakan prasyarat untuk mengikuti pelajaran berikutnya.3.Kemampuan siswa untuk mengingat materi yang telah dipelajarimasih kurang.4.Kemampuan siswa dalam menggunakan rumus untumenyelesaikan soal masih sebatas kemampuan menerapkan rumus ke dalam penyelesaian soal persis seperti contoh yang telah diberikan oleh guru,sedangkan jika menghadapi aplikasi soal siswa masih mengalami kesulitan.5.Dalam menyampaikan materi pelajaran guru lebih mendominasi proses pembelajaran yaitu guru aktif menyampaikan materi kemudianmemberikan contoh dan latihan sedangkan siswa duduk mendengar,mencatat, menghafal dan bekerja di tempat duduk masing-masingDari hasil observasi, juga terlihat adanya potensi siswa berpotensi aktif dalam pembelajaran matematika. Potensi tersebut dapat dikembangkan denganmemberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar lebih aktif, lebih berpartisipasi serta mampu berinteraksi satu sama lain dalam pembelajaran.3

Activity (47)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Nury Eryanti liked this
Alifah Djhr II liked this
irta_martina liked this
Fika Hidayat liked this
Bino liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->