Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi Kota Tangerang Tahun 2003 - 2007

Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi Kota Tangerang Tahun 2003 - 2007

Ratings: (0)|Views: 236 |Likes:
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi Kota Tangerang Tahun 2003 - 2007 Wildan Aryo Bimantoro 109084000026 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
Salah satu tujuan pembangunan ekonomi secara makro adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi disamping dua tujuan lainnya yaitu pemerataan dan stabilitas. Indikator ini penting dalam melakukan analisis tentang pembang
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembangunan Ekonomi Kota Tangerang Tahun 2003 - 2007 Wildan Aryo Bimantoro 109084000026 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
1. Pendahuluan 1.1 Latar Belakang
Salah satu tujuan pembangunan ekonomi secara makro adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi disamping dua tujuan lainnya yaitu pemerataan dan stabilitas. Indikator ini penting dalam melakukan analisis tentang pembang

More info:

Published by: Wildan Aryo Bimantoro on Jun 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2014

pdf

text

original

 
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi PembangunanEkonomi Kota Tangerang Tahun 2003 - 2007Wildan Aryo Bimantoro109084000026Ilmu Ekonomi dan Studi PembangunanFakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta
1. Pendahuluan1.1 Latar Belakang
Salah satu tujuan pembangunan ekonomi secara makro adalahmeningkatkan pertumbuhan ekonomi disamping dua tujuan lainnya yaitupemerataan dan stabilitas.Indikator ini penting dalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomiyang terjadi pada suatu Negara, karena dapat memberikan gambaran makro ataskebijakan yang telah dilaksanakan, khususnya dalam bidang ekonomi.Pertumbuhan ekonomi merupakan pertumbuhan output yang dibentuk olehberbagai sector ekonomi sehingga dapat menggambarkan bagaimana kemajuanatau kemunduran yang telah dicapai oleh sector ekonomi tersebut pada suatuwaktu tertentu. Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitasperekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatuperiode tertentu, karena pada dasarnya aktivitas perekonomian adalah suatuproses penggunaan factor-faktor produksi untuk menghasilkan output, maka prosesini pada gilirannya akan menghasilkan suatu aliran balas jasa terhadap factorproduksi yang dimiliki oleh masyarakat sebagai pemilik factor produksi juga akanturut meningkat.Pertumbuhan ekonomi mutlak harus ada, sehingga pendapatan masyarakatakan bertambah, dengan demikian tingkat kesejahteraan masyarakat diharapkanakan meningkat. Agar pertumbuhan ekonomi terus meningkat dan dapatdipertahankan dalam jangka panjang maka perlu diketahui factor-faktor apa yangdapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan factor apa yang perlu dihindariagar pertumbuhan ekonomi tidak berjalan ditempat atau mengalami kemunduran.Indikator kinerja makro untuk bidang ekonomi yang paling kerap digunakan dandinilai merepresentasikan pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang adalah ProdukDomestik Regional Bruto (PDRB). PDRB ini merupakan jumlah nilai tambah barangdan jasa akhir yang dihasilkan (nilai barang dan jasa akhir dikurangi biaya untukmenghasilkannya) oleh berbagai unit produksi di wilayah Kota Tangerang dalam jangka waktu satu tahun. Unit-unit produksi tersebut dikelompokkan ke dalam 9
 
(sembilan) lapangan usaha. Jumlah PDRB dapat dihitung berdasarkan harga berlaku(
current price
) maupun berdasarkan harga konstan (
constant price
).Untuk memperlihatkan pertumbuhan PDRB, Pemerintah Kota Tangerangmenggunakan PDRB – Harga Berlaku. PDRB – Harga Berlaku ini merepresentasikanpertumbuhan ekonomi Kota Tangerang atas barang dan jasa yang diproduksidalam satu tahun. Indikator kinerja lain yang terkait dengan besaran ProdukDomestik Regional Bruto adalah PDRB per Kapita dan Tingkat PertumbuhanEkonomi. PDRB per Kapita dihitung dengan cara membagi jumlah PDRB dengan jumlah penduduk pertengahan tahun. Angka Pendapatan per Kapitamemperlihatkan rata-rata pendapatan yang diterima oleh masing-masingpenduduk dan dapat merepresentasikan tingkat kesejahteraan Kota Tangerang.Sementara itu, tingkat pertumbuhan ekonomi merupakan prosentase kenaikanatau penurunan PDRB Harga Berlaku satu tahun dibandingkan angka tahunsebelumnya. Selaras dengan indikator kinerja PDRB, kedua indikator kinerja makroini merepresentasikan keberhasilan ataupun kegagalan menyeluruh dariPemerintah Kota Tangerang di dalam menjalankan misinya dalam meningkatkankesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.Pada Tabel berikut ini terlihat bahwa PDRB Kota Tangerang mengalamikecenderungan meningkat dari periode tahun 2002 hingga 2007. PDRB denganmenggunakan harga berlaku memiliki nilai yang lebih tinggi daripada PDRB denganmenggunakan harga konstan. Pada tahun 2007 PDRB dengan harga berlakusebesar Rp. 41.778.208.000.000,- atau mengalami peningkatan sebesar 17.34%dari tahun 2006, sedangkan untuk harga konstan sebesar Rp.24.874.204.000.000,-. Kondisi ini memberikan gambaran tentang tingkatpertumbuhan ekonomi Kota Tangerang yang dapat dikatakan cukup baik. Jikadilihat dari data pendapatan per kapita Kota Tangerang terlihat bahwa pada tahun2007 Pendapatan per kapita Kota Tangerang dengan menggunakan harga berlakumencapai Rp. 26.795.052,-. Per tahun, sedangkan dengan harga konstanpendapatan per kapita Kota Tangerang mencapai Rp. 15.953.427 per tahun.Informasi lebih jelas dapat dilihat pada tabel-tabel di bawah ini.PDRB Kota Tangerang Tahun 2003 – 2007(dalam jutaan rupiah)Sumber : PDRB Kota Tangerang Tahun 2007
 
Pendapatan Perkapita Kota Tangerang Tahun 2003 – 2007(dalam jutaan rupiah)Sumber : PDRB Kota Tangerang Tahun 2007PDRB per kapita dapat digunakan sebagai salah satu indikator tingkatkemakmuran penduduk suatu daerah. PDRB per kapita diperoleh dari hasil bagiantara nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh sektor ekonomi di suatu wilayahdengan jumlah penduduk. Oleh karena itu besar kecilnya jumlah pendudukberpengaruh terhadap nilai PDRB per kapita, sedangkan besar kecilnya PDRBsangat tergantung pada potensi sumberdaya alam dan faktor-faktor produksi yangterdapat di daerah tersebut.Laju Pertumbuhan ekonomi adalah salah satu indikator yang amat pentingdalam melakukan analisis tentang pembangunan ekonomi yang terjadi pada suatunegara atau daerah. Kota Tangerang memiliki laju pertumbuhan ekonomi sebesar14,51 dengan PDRB ADHB dan 6,82 dengan PDRB ADHK.Sumber : PDRB Kota Tangerang Tahun 2003, 2004, 2005, 2007Dengan latar belakang masalah tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakanpenelitian tentang “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi PembangunanEkonomi Kota Tangerang”.
1.2 Identifikasi

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->