Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share

Ratings: (0)|Views: 3,230|Likes:
Published by Annis Chyan Shiho

More info:

Published by: Annis Chyan Shiho on Jun 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/14/2013

pdf

text

original

 
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think pair and Share (TPS) ±Langkah-Langkah Pembelajaran
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think pair and Share (TPS) ± Langkah-Langkah Pembelajaran
 Muhammad Faiq DzakiLangkah-langkah:1) Guru menyampaikan inti materi2) Siswa berdiskusi dengan teman sebelahnya tentang materi/permasalahan yang disampaikan guru3) Guru memimpin pleno dan tiap kelompok mengemukakan hasil diskusinya4) Atas dasar hasil diskusi, guru mengarahkan pembicaraan pada materi/permasalahan yang belum diungkap siswa5) kesimpulan
Model Pembelajaran Think Pair and Share(Frank Lyman,1985)
6 November 2009Rachmad WidodoTinggalkan komentarGo to comments
 9 VotesModel Pembelajaran
Think Pair and Share
menggunakan metode diskusiberpasangan yang dilanjutkan dengan diskusi pleno. Dengan modelpembelajaran ini siswa dilatih bagaimana mengutarakan pendapat dan siswa juga belajar menghargai pendapat orang lain dengan tetap mengacu padamateri/tujuan pembelajaran.Langkah-langkah model pembelajaran
Think Pair and Share
adalah sebagaiberikut :1. Guru menyampaikan inti materi dan kompetensi yang ingin dicapai.2. Siswa diminta untuk berfikir tentang materi/permasalahan yangdisampaikan guru.3. Siswa diminta berpasangan dengan teman sebelahnya (kelompok 2 orang)dan mengutarakan hasil pemikiran masing-masing.4. Guru memimpin pleno kecil diskusi, tiap kelompok mengemukakan hasildiskusinya.5. Berawal dari kegiatan tersebut, Guru mengarahkan pembicaraan pada pokokpermasalahan dan menambah materi yang belum diungkapkan para siswa.6. Kesimpulan/Penutup.
 
Demikianlah, mudah-mudahan postingan ini dapat menambah khasanahpembelajaran kita sehingga pembelajaran yang dirancang Bapak/Ibu Gurudapat lebih bervariatif, lebih bermakna, menantang sekaligus menyenangkan.
Majulah Pendidikan di Indonesia! 
 
Think, Pair and Share (Berfikir, Berpasangan,dan Berbagi Pengetahuan)
with 18 commentsDalam menjalankan sebuah rencana pembelajaran dikelas komputer (TIK) saya selalumenyukai kejutan-kejutan di luar rencana. Kejutan tersebut bisa berupa siswa yang ternyatasangat cepat dalam bekerja sehingga waktu menjadi cepat berlalu, sampai hanya satu sampailima orang siswa yang ternyata bisa menguasai materi yang diberikan.Untuk kasus yang terakhir yang saya lakukan adalah kembali mengajak siswa untuk duduk  bersama mendengarkan penjelasan dan meninggalkan sementara pekerjaannya di komputer.Kami semua lalu duduk dikarpet yang ada di lantai. Jika tidak memungkinkan mereka sayaminta diam di mejanya masing-masing.Lalu saya memberikan waktu pada semua siswa untuk berdiskusi mengutarakan apa yangmenjadi kesulitan dalam pengerjaan soal . Biasanya satu persatu siswa akan mengatakan apayang menjadi kesulitan.Tetapi yang menarik ada beberapa siswa yang langsung menunjuk tangan ketika temannyamengaku kesulitan terhadap pekerjaannya. Walaupun terkadang saya membantumenerjemahkan kesulitan yang dialami dalam bahsa yang sederhana agar teman-temannyamengerti.Siswa yang menunjuk tangan itu ternyata ingin membantu karena dia merasa bisa melakukanapa yang dikatakan oleh temannya sebagai hal yang sulit.Setelah semuanya berbicara, maka secara otomatis setiap orang dengan tidak sadar mendapat pasangannya. Satu orang siswa yang menguasai materi dan mau membantu berpasangandengan satu atau lebih rekannya yang belum menguasai.
 
A
degan selanjutnya bisa dibayangkan semua siswa asyik belajar dari pengalaman rekannyasendiri dan rekannya yang mengajari mendapat manfaat dengan membagi ilmu.
Model pembelajaran Make a Match (Lorna Curran,1994)
6 November 2009Rachmad Widodo Tinggalkan komentar  Go to comments 5 VotesModel Pembelajaran
M
ake a
M
atch
artinya model pembelajaran
M
encariPasangan
. Setiap siswa mendapat sebuah kartu (bisa soal atau jawaban),lalu secepatnya mencari pasangan yang sesuai dengan kartu yang ia pegang. Suasana pembelajaran dalam model pembelajaran Make a Matchakan riuh, tetapi sangat asik dan menyenangkan.Langkah-langkah pembelajaran
M
ake a
M
atch
adalah sebagi berikut :1.
 
Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atautopik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soaldan bagian lainnya kartu jawaban.2.
 
Setiap siswa mendapat satu buah kartu.3.
 
Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang.4.
 
Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya.
A
rtinya siswa yang kebetulan mendapat kartuµsoal¶ maka harus mencari pasangan yang memegang kartu µ jawabansoal¶ secepat mungkin. Demikian juga sebaliknya.5.
 
Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktudiberi poin.6.
 
Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartuyang berbeda dari sebelumnya.7.
 
Demikian seterusnya sampai semua kartu soal dan jawaban jatuh kesemua siswa.8.
 
Kesimpulan/penutup.

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Made Sukadana liked this
Ijan Naji liked this
Fariz Adriansyah liked this
Rush Cahy liked this
Sulsul Gets liked this
Enos Lolang liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->