Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pengantar-kewarganegaraan

pengantar-kewarganegaraan

Ratings: (0)|Views: 618|Likes:
Published by HusenSaefulinsan

More info:

Published by: HusenSaefulinsan on Jun 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/19/2011

pdf

text

original

 
 
1
engantar PendidikanKewarganegaraan
Tujuan Instruksional Umum :Mahasiswa dapat mengerti, memahami, menda lami dan menghayati PendidikanKewarganegaraan serta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN)Tujuan Instruksional Khusus :1. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan latar belakangpendidikan kewarganegaraan2. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pengertian bangsa dannegara sekaligus hak dan kewajiban warga Negara3. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan konsep demokrasi,bentuk demokrasi dalam sistem pemerintahan Negara4. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan hak azasi manusia5. Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan perkembanganpendidikan pendahuluan bela negara
MATERI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
BERDASARKANKEPUTUSAN DIRJEN DIKTI DIKNAS NO. 267/DIKTI/KEP/2000TANGGAL 10 AGUSTUS 2000
1. Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
Perjalanan panjang sejarah bangsa Indonesia yang dimulai sejak erasebelum dan selama penjajahan, dilanjutkan dengan era merebut danmempertahankan kemerdekaan sampai dengan era mengisi kemerdekaan,menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda sesuai dengan zamannya.Kondisi dan tuntutan zaman yang berbeda tersebut ditanggapi oleh bangsaIndonesia berdasarkan kesamaan nilai-nilai perjuangan bangsa yang senantiasatumbuh dan berkembang yang dilandasi oleh jiwa, tekad dan semangatkebangsaan. Kesemuanya itu tumbuh menjadi kekuatan yang mampumendorong proses terwujudnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dalamwadah Nusantara.Semangat perjuangan bangsa yang tidak mengenal menyerah telahterbukti pada perang kemerdekaan 17 Agustus 1945. Semangat perjuanganbangsa tersebut dilandasi iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan
Pend. Kewarganegaraan ATA 07/08 Halaman 1 dari 18
 
 
ikhlas berkorban adalah nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesia. Semangatperjuangan bangsa merupakan kekuatan mental spiritual bangsa yang dapatmelahirkan sikap dan perilaku heroik dan patriotik serta menumbuhkan kekuatan,kesanggupan dan kemauan yang luar biasa. Semangat perjuangan inilah yangharus dimiliki oleh setiap warganegara. Disamping hal tersebut, nilai-nilaiperjuangan bangsa adalah milik bangsa Indonesia, masih relevan dalammemecahkan setiap permasalahan dalam bermasyarakat, berbangsa danbernegara serta sudah terbukti keandalannya.Nilai-nilai perjuangan bangsa Indonesiapada perjuangan fisik dalammerebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan RepublikIndonesia mengandung nilai-nilai perjuangan bangsa yang menjadi landasarndalam mengisi kemerdekaan telah mengalami pasang surut sesuai dengandinamika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Semangatperjuangan bangsa sesuai dinamika perjalanan kehidupan telah mengalamipenurunan pada titik yang kritis, hal ini di sebabkan antara lain oleh pengaruhglobalisasi.Perkembangan globalisasi ditandai dengan kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasional, negara-negara maju yang ikut mengaturpercaturan perpolitikan, perekonomian, sosial budaya dan pertahanan keamananglobal. Kondisi ini akan menumbuhkan berbagai konflik kepentingan, baik antarnegara maju dengan negara berkembang maupun antar sesama negaraberkembang serta lembaga-lembaga internasional. Disamping hal tersebutadanya issu global yang meliputi demokratisasi, hak asasi manusia danlingkungan hidup turut pula mempengaruhi keadaan nasional.Globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perekembangan ilmupengetahuan dan teknologi khususnya dibidang informasi, komunikasi dantransportasi, sehingga dunia menjadi transparan seolah-olah menjadi kampungsedunia tanpa mengenal batas negara. Kondisi yang demikian menciptakanstruktur baru yaitu struktur global. Kondisi ini akan mempengaruhi struktur dalamkehidupan masyarakat, berbangsa`dan bernegara di Indonesia, serta akanmempengaruhi juga dalam berpola pikir, sikap dan tindakan masyarakatIndonesia sehingga akan mempengaruhi kondisi mental spiritual bangsaIndonesia.Dari uraian tersebut di atas, bahwa semangat perjuangan bangsaIndonesia merupakan kekuatan mental spiritual yang melahirkan kekuatan yangluar biasa dalam masa perjuangan fisik. Dalam menghadapi globalisasi danmenatap masa depan untuk mengisi kemerdekaan diperlukan perjuangan nonfisik sesuai dengan bidang profesi masing-masing yang dilandasi nilai-nilaiperjuangan bangsa Indonesia, sehingga memiliki wawasan dan kesadaranbernegara, sikap dan perilaku yang cinta tanah air dan mengutamakanpersatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi tetap utuh dantegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
2. Kompetensi Yang Diharapkan Dari Pendidikan Kewarganegaraan
Pend. Kewarganegaraan ATA 07/08 Halaman 2 dari 18
 
 
a. Hakikat Pendidikan Kewarganegaraan
.Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan agar mahasiswa memiliki wawasankesadaran bernegara untuk bela negara dan memiliki pola pikir, pola sikap danperilaku sebagai pola tindak yang cinta tanah air berdasarkan Pancasila demitetap utuh dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
b. Kemampuan Warga Negara.
Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkanwawasan dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara sertaketahanan nasional dalam diri mahasiswa calon sarjana/ilmuwan warga negaraIndonesia yang sedang mengkaji dan akan menguasai ilmu pengetahuan,teknologi dan seni. Kualitas warga negara akan ditentukan terutama olehkeyakinan dan sikap hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di sampingderajad penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang dipelajarinya.
c. Menumbuhkan Wawasan warga Negara.
Setiap warga negara Republik Indonesia, harus mengusai ilmu npengetahuan,teknologi dan seni yang merupakan misi atau tanggung jawab pendidikankewarganegaraan untuk menumbuhkan wawasan warga negara dalam halpersahabatan, pengertian antar bangsa, perdamaian dunia, kesadaran belanegara dan sikap serta perilaku yang bersendikan nilai-nilai budaya bangsa,wawasan nusantara dan ketahanan nasional.
d. Dasar Pemikiran Pendidikan Kewarganegaraan.
Pendidikan nasional bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesiayaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa,berbudi luhur, berdisiplin, beretos kerja, professional, bertanggungjawab danproduktif serta sehat jasmani dan rohani. Pendidikan nasional harusmenumbuhkan jiwa patriotik, mempertebal rasa cinta tanah air, meningkatkansemangat kebangsaan, kesetiakawanan sosial, kesadaran pada sejarah bangsadan sikap menghargai jasa para pahlawan serta berorientasi ke masa depan.Jiwa patriotik, rasa cinta tanah air, semangat kebangsaan, kesetiakawanansosial, kesadaran pada sejarah bangsa dan sikap mengharhai jasa parapahlawan dikalangan mahasiswa hendak dipupuk melalui pendidikankewarganegaraan. Kehidupan kampus pendidikan tinggi dikembangkan sebagailingkungan ilmiah yang dinamis, berwawasan budaya bangsa, bermoralkeagamaan dan kepribadian Indonesia.Undang-undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasionalmenyebutkan bahwa kurikulum dan isi pendidikan yang memuat PendidikanPancasila, Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan terusditingkatkan dan dikembangkan di semua jalur, jenis dan jenjang pendidikan. Iniberarti bahwa materi instruksional pendidikan kewarganegaraan di perguruantinggi harus terus menerus ditingkatkan, metodologi pengajarannyadikembangkan kecocokannya, dan efektifitas manajemen pembelajarannya,termasuk kualitas dan prospek karier pengajarnya dibenahi.
Pend. Kewarganegaraan ATA 07/08 Halaman 3 dari 18
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->