Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
asam pikrat

asam pikrat

Ratings: (0)|Views: 1,259 |Likes:
Published by resandrina_2601

More info:

Published by: resandrina_2601 on Jun 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

 
 1
I.
 
PENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
 NO
x
merupakan salah satu kelompok penting komponen pencemar di udara. Sumber  NO
x
banyak dihasilkan dari proses reaksi kimia, pembakaran, industri dan gas emisikendaraan bermotor. Salah satu kelompok NO
x
adalah nitrogen monoksida (NO) dannitrogen dioksida (NO
2
), dimana di atmosfer dapat bereaksi membentuk ozon,menyebabkan timbulnya hujan asam dan membahayakan kesehatan karena dapatmengganggu sistem pernafasan dan sistem kekebalan tubuh. Nitrogen oksida dapat larutdalam air dan terdekomposisi membentuk asam nitrat (HNO
3
) atau asam nitrit (HNO
2
).Reaksi kimia pada umumnya akan menghasilkan produk sampingan yang seringmenjadi limbah, dimana limbah ini akan menjadi suatu masalah baru karena akanmencemari lingkungan sekitarnya. Salah satu produk sampingan dari reaksi kimia adalahgas nitrogen oksida (NO
x
)
 
yang merupakan salah satu produk sampingan, seperti dari darireaksi sintesis asam pikrat pada pembuatan bahan baku peledak DDNP. Umumnya gas NO
x
 merupakan senyawa kimia yang diperoleh dari pembakaran petroleum atau batu bara.Selain itu, gas NO
x
juga dihasilkan dari gas pembuangan
automobile
dan mesin. Ketika gasterlepas ke udara, nitrogen monoksida (NO) yang dihasilkan dari pembakaran akanteroksidasi menjadi nitrogen dioksida (NO
2
). Gas NO
x
merupakan salah satu pencemar udara yang cukup berbahaya bagi lingkungan karena gas NO
x
ini dapat menyebabkankerusakan pernapasan, seperti emphysema dan kerusakan paru-paru, dan juga akan merusak ozon yang merupakan penyebab utama pemanasan global dan hujan asam melalui reaksifotokimia yang dipengaruhi oleh cahaya matahari yang kuat (Kil, 2006; Sakamoto, 2006).Salah satu pemecahan masalah ini adalah dengan menggunakan prinsip adsorpsi,adsorben digunakan untuk mengadsorp gas NO
x
. Adsorbsi NO
x
menggunakan karbon,Al
2
O
3
dan zeolit telah dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Zeolit digunakansebagai adsorben dalam adsorpsi NO
x
karena selain berfungsi sebagai katalis, penukar ion,zeolit juga dapat berfungsi sebagai adsorben yang dapat digunakan untuk pemisahan dan pemurnian senyawa. Sintesis zeolit NaY yang telah dilakukan oleh Yalcin (2003)menggunakan metoda sol gel dimana gel silikat dicampur dengan gel aluminat dengan perbandingan mol tertentu.Padi merupakan produk utama pertanian di negara agraris, termasuk Indonesia. Halini disebabkan karena beras merupakan hasil olahan dari padi yang merupakan salah satumakanan pokok di Indonesia. Sekam padi merupakan salah satu produk sampingan dari proses penggilingan padi, dimana sampai saat ini sekam padi masih merupakan limbah yang
 
 2 belum dimanfaatkan secara optimal. Hal ini karena selama ini sekam padi hanyadimanfaatkan hanya sebagai pembakar batu bata atau hanya dibuang begitu saja. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa abu sekam padi menunjukkan adanya kandungan silikayang cukup tinggi (94-96%), dimana silika ini merupakan salah satu bahan dasar untuk sintesis zeolit. Selain itu, silika juga dapat digunakan sebagai bahan campuran keramik yang cukup bagus (Harsono, 2002; Malek, 2007). Berdasarkan pada hal tersebut di atasmemungkinkan zeolit dapat disintesis dari bahan baku tersebut. Zeolit NaY dan doppingzeolit NaY dengan logam banyak digunakan sebagai adsorben, dimana dopping zeolit NaYdengan logam menunjukkan adanya pengaruh peningkatan kapasitas terhadap adsorpsi.Selain reduksi NO
x
 perlu difikirkan juga cara mereduksi NO
x
yang larut di dalam air,dalam hal ini NO
x
sudah berubah menjadi asam nitrat atau nitrit. Selain berasal dariterlarutnya NO
x
di dalam air, ion nitrat yang merupakan salah satu jenis polutan air dapat berasal dari penggunaan pupuk nitrogen yang berlebihan, kotoran binatang, dan limbah buangan industri, contohnya pada pengolahan bijih tembaga yang menggunakan asam nitratsebagai ekstratornya. Ion nitrat yang beracun bagi manusia dapat mengakibatkanmethemoglobinemia, diabetes, hypertensi, kanker hingga kematian.
1.2
 
Perumusan Masalah
Beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurangi nitrat dari air, baik proseskimia maupun biologi. Metode-metode yang sering digunakan antara lain: pertukaran ion,
reverse osmosis
dan elektrodialisis, dan denitrifikasi secara biologi menggunakan bakteri.Metode pertukaran ion merupakan salah satu proses secara kimia yang relatif mudah.Metode ini menggunakan resin sebagai penukar ion, sehingga perlu dilakukan regenerasiuntuk dapat digunakan kembali. Kelemahan metode ini adalah belum dikembangkan resin penukar ion yang selektif terhadap ion nitrat.
 Reserve osmosis
dan elektrodialisis jugamerupakan proses secara kimia untuk menghilangkan nitrat. Kedua metode ini hanyamelakukan pemisahan saja, tanpa dapat mengubah nitrat menjadi senyawa yang tidak lagi berbahaya. Denitrifikasi secara biologi adalah proses yang selektif untuk mengkonversinitrat menjadi senyawa yang tidak berbahaya yaitu berupa gas nitrogen. Meskipundemikian, proses ini memiliki kelemahan yaitu dihasilkannya produk samping yang tidak diinginkan berupa NO
2-
, NO, NO
2
dan N
2
O. Selain itu diperlukan kontrol konsentrasi ionnitrat dan pH yang tepat.Hidrogenasi katalitik nitrat menjadi N
2
dengan gas H
2
sebagai agen pereduksimenggunakan katalis padatan merupakan sebuah teknologi terbaru yang banyak diteliti dandikembangkan. Hidrogenasi nitrat menjadi nitrogen menggunakan katalis bimetalik Pd telah
 
 3dipelajari sejak ditemukannya katalis bimetalik Pd-Cu oleh Vorlop dan Tacke pada tahun1989. Katalis paladium aktif dan sangat selektif untuk reduksi nitrit. Katalis inimembutuhkan logam lain sebagai promotor, yakni logam yang bekerja dengan menjagadispersi fasa aktif, meningkatkan stabilitas thermal dari pendukung, dan meningkatkanaktivitas katalisis (Inglezakis, 2006), dengan adanya promotor diharapkan jumlah nitratyang dapat dikonversi menjadi lebih banyak. Logam yang sering digunakan sebagai promotor katalis paladium dalam reaksi denitrifikasi adalah Cu, Sn, In dan Zn. (Prüse,2000, Pintar, 2004, Strukul, 2000). Selain penggunaan logam promotor, aktivitas suatukatalis dapat ditingkatkan dengan cara memberikan pendukung
(support)
.Pendukung katalis berperan untuk meningkatkan luas permukaan katalis sehinggadiharapkan dapat meningkatkan aktivitas katalis. Pendukung katalis dapat mempengaruhistruktur permukaan dari fase aktif katalis yang berperan dalam proses katalitik, sehinggasangat penting untuk memilih pendukung katalis yang tepat. Garron (2005) mempelajari peran pendukung pada katalis bimetalik Pd-Sn/Al
2
O
3
dan Pd-Sn/SiO
2
untuk reaksidenitrifikasi. Ternyata katalis berpendukung silika kurang aktif dan selektif sedangkankatalis berpendukung alumina memiliki stabilitas yang rendah. Pada reaksi denitrifikasidiperlukan suatu katalis yang dapat membantu proses pemutusan ikatan H-H dari gashidrogen sebagai reduktor sehingga mudah bereaksi dengan ion nitrat. Berdasarkan pada haltersebut maka dipilih pendukung yang sudah dilaporkan dapat mengikat H
(s)
, seperti yangdilaporkan oleh Murwani dkk. (2004) yang menggunakan pendukung MgF
2
dalam reaksihidrodeklorinasi, juga laporan dari Rodrigeuz (2005) yang menggunakan pendukung zeolituntuk reaksi denitrifikasi. Sehingga pada penelitian ini dipilih MgF
2
, zeolit Na-A dan Na-Ysebagai pendukung katalis. MgF
2
dipilih sebagai pendukung karena mempunyai permukaanyang hampir inert, stabilitas termal yang baik hingga mencapai
500
°
C, kekerasan tinggi(
high hardness
), dan struktur permukaan
mesoporous
yang relatif besar (
45 m
2
/g),sehingga diharapkan pendukung MgF
2
sangat berguna untuk mendukung aktivitas katalis,sedangkan zeolit Na-A dan NaY diketahui memiliki sifat asam dan sifat basa yangdiperlukan sebagai sisi aktif untuk reaksi katalisis. Pendekatan sesuai dengan literatur yangtelah ada diharapkan katalis bimetalik berbasis paladium dengan logam promotor Cu dan Snserta pendukung berupa MgF
2
, zeolit Na-A dan Na-Y dapat digunakan sebagai katalisdalam reaksi denitrifkasi dengan aktivitas dan selektivitas terhadap N
2
yang tinggi.

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dedy Siburian liked this
stevenyang28 liked this
NurulHikmah liked this
Gita Ferani liked this
Ririn Feby liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->