Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HADRAH MADURA baru

HADRAH MADURA baru

Ratings: (0)|Views: 933 |Likes:

More info:

Published by: Yosep Nurdjaman Alamsyah on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2012

pdf

text

original

 
HADRAH MADURA
Musik Islamik dari Madura
(Oleh Yosep Nurdjaman Alamsyah)
Madura
 
Gambar 1Peta wilayah MaduraSember: www. Google. Com
Suku Madura merupakan etnis dengan populasi besar di Indonesia,   jumlahnya sekitar 6,8 juta jiwa. Mereka berasal dari Pulau Maduradan pulau-  pulau sekitarnya, sepertiGili Raja,Sapudi,Raas, dan Kangean.Selain itu, orang Madura tinggal di bagian timur Jawa Timur , dariPasuruansampai utara Banyuwangi. Orang Madura yang berada diSitubondodan Bondowoso, serta timur  Probolinggojumlahnya paling banyak dan jarang yang bisa berbahasa Jawa. Disampingsuku JawadanSunda, orang Madura juga banyak yang  bertransmigrasi ke wilayah lain terutama keKalimantan BaratdanKalimantan Tengah. Beberapa kota di KalimantansepertiSampitdanSambas, pernah terjadi kerusuhan etnis yang melibatkan orang Madura. Orang Madura pada dasarnyaadalah orang yang suka merantau karena keadaan wilayahnya yang tidak baik untuk bertani. Orang Madura senang berdagang, terutama besi tua dan barang- barang bekas lainnya. Selain itu, banyak yang bekerja menjadi nelayan dan buruh.
 
Suku Madura terkenal karena gaya bicaranya yang blak-blakan sertasifatnya yang temperamental dan mudah tersinggung, tetapi mereka juga dikenalhemat, disiplin, dan rajin bekerja. Untuk naihaji, orang Madura sekalipunmiskin pasti menyisihkan sedikit penghasilannya untuk simpanan naik haji. Selainitu, orang Madura dikenal mempunyai tradisi Islam yang kuat, sekalipun kadangmelakukan ritual
 Pethik Laut 
atau
 Rokat Tasse
(sama dengan larung sesaji).Harga diri, merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan orangMadura, karena mereka memiliki sebuah peribahasa
lebbi bagus pote tollang,atembang pote mata
. Artinya, lebih baik mati (putih tulang) daripada malu (putihmata). Sifat yang seperti ini melahirkan tradisi carok pada masyarakat Madura.
I.
Sejarah Hadrah Madura
 
Gambar 2Jenis Kesenian Hadrah dari Madura,kesenian ini sangat kental dengan nafas keislamanSumber: video dokumentasi Prof. Sri Hastanto
Bagi sebagian masyarakat Madura, hadrah sering dipergunakan sebagai pengiring dalam acara pernikahan. Seni budaya yang bernafaskan Islam ini,sebenarnya sudah lama ada dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Apayang melatarbelakangi berdirinya?
 
Menurut catatan sejarah, Kesenian Hadrah di Kabupaten Sampang mulaidiperkenalkan kepada masyarakat sekitar tahun 1939. Tokoh yang mempeloporikesenian ini adalah K. H. Makki, beliau adalah seorang ulama kharismatik saatitu. Awalnya, kesenian yang bernafaskan Islam ini bertujuan untumembangunkan kaum muslim untuk bersantap sahur pada bulan Ramadhan, sertadimainkan dalam acara walimatul urs sebagai pertanda diberlangsungkannya pernikahan.Setelah kesenian ini berkembang pesat, sekitar tahun 1950-an dibentuklah persatuan Hadrah Natijatus Salaf (NS) yang beranggotakan semua jam'iyahhadrah yang ada di Sampang. Tujuan dibentuknya jam'iyah ini, menjagakelestarian dan keabadian kesenian hadrah. Tokoh yang pernah tercatatmemimpin jam'iyah ini adalah K. H. Makki, K. H. Hasyim Makki,K. H. Baidhowi, K. H. Zayyadi, K. H. Syakur Hasyim, dan K. H. Umar Mansur Zayyadi sampai sekarang.Setiap tahun sekali, bertepatan dengan malam tanggal 12 Rabiul Awal,kelompok jam'iyah Hadrah Natijatus Salaf ini mengadakan pagelaran seni bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di MasjidAgung Sampang. Masing-masing jam'iyah berusaha menampilkan kekompakandan keserasian permainan timnya.Kesenian hadrah ini, biasanya dimainkan oleh 23 sampai 45 orang, bahkanada keterangan yang mengatakan bahwa Kesenian hadrah ini pemainnyamencapai 75 sampai 100 orang.Perkembangan saat ini, selain digelar dalam acara Maulid Nabi MuhammadSAW dan pernikahan, kesenian ini juga mulai ditampilkan di setiap acara-acarahari besar nasional dan hari besar Islam yang lain. Bahkan sering tampil dalamacara khitanan dan walimatul haji.Musik yang paling popular di kalangan masyarakat
“oreng alem”
(istilahuntuk mengidentifikasi orang yang taat dalam beragama Islam) adalah TerbangHadrah.
Oreng alem
yang dominan di Madura seakan-akan memberikan

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eko Wahyudi liked this
Sofyan Qusyairi liked this
Dede Aja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->