Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
contoh perhitungan produktif

contoh perhitungan produktif

Ratings: (0)|Views: 288 |Likes:
Published by Julian Purba II

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Julian Purba II on Jun 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

 
 
2002 digitized by USU digital library
1
ANALISIS KUALITAS AKTIVA PRODUKTIFSEBAGAI SALAH SATU ALAT UKUR KESEHATAN BANKSYAHYUNANJurusan ManajemenFakultas EkonomiUniversitas Sumatera UtaraA. Arti dan fungsi Perbankan
Sebagai lembaga keuangan, bank memiliki usaha pokok berupa menghimpundana yang (sementara) tidak dipergunakan untuk kemudian menyalurkan kembalidana tersebut ke dalam masyarakat untuk jangka waktu tertentu. Fungsi untukmencari dan selanjutnya menghimpun dana dalam bentuk simpanan (deposit)sangat menentukan pertumbuhan suatu bank, sebab volume dana yang dapatdikembangkan oleh bank tersebut dalam bentuk pemberian kredit, pembelian efek-efek atau surat berharga dalam pasar uang.Abdurrachman dalam
Ensiklopedia Ekonomi Keuangan dan perdagangan
menjelaskan bahwa, “bank adalah suatu jenis lembaga keuangan yangmelaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkanmata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempatpenyimpanan benda-benda berharga, membiayai usaha perusahaan-perusahaan danlain-lain”.Definisi bank menurut UU No. 14/1967 Pasal 1 tentang Pokok-Pokok Perbankanadalah “lenbaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasadalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang”, dan pengertian bank menurutUU No. 7 tahun 1992 tentang perbankan, yaitu : bank adalah badan usaha yangmenghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, dan menyalurkankepada masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.Untuk memelihara kesinambungan Pembangunan Nasional guna mewujudkanmasyarakat adil dan makmur berdasarkan UUD ’45, pelaksanaan pembangunanekonomi harus lebih memperhatikan keserasian, keselarasan dan keseimbanganunsur-unsur Trilogi PembangunanDisamping itu perbankan berazaskan demokrasi ekonomi dengan fungsiutamanya sebagai penghimpun dan penyalur dana dari masyarakat, memilikiperanan yang strategis untuk menunjang pelaksanaan Pembangunan Nasional,dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya, kearahpeningkatan taraf hidup rakyat banyak.Disamping fungsi utamanya menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat,dan menunjang Pembangunan nasional, bank juga mempunyai fungsi-fungsi sebagaiberikut :a. Menertbitkan surat pengakuan hutang.b. Membeli, menjual atau menjamin atas resiko sendiri ataupun untuk kepentingandan atas perintah nasabahnya.c. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri maupun kepentingannasabah.d. Menempatkan, meminjam, atau meminjamkan dana kepada bank lain.e. Menerima pembayaran dari tagihan atas dasar surat berharga dan melakukanperhitungan dengan atau antar pihak ketiga.f. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidakbertentangan dengan UU dan Peraturan yang berlaku.
 
 
2002 digitized by USU digital library
2
Reed, Cotter, Gill, Smith dalam buku
Commercial Banking,
mengatakan bahwaperbankan khususnya bank-bank komersil (bank umum) mempunyai beberapafungsi,diantaranya adalah pemberian jasa-jasa yang semakin luas, meliputipelayanan dalam mekanisme pembayaran (transper of funds), menerima tabungan,memberikan kredit, pelayanan dalam fasilitas pembiayaan perdagangan luar negeri,penyimpanan barang-barang berharga, dan trust services (jasa-jasa yang diberikandalam bentuk pengamanan pengawasan harta milik). Fungsi yang terakhir inidilaksanakan dengan membentuk suatu trust departemen yang secara umumberfungsi sebagai berikut :
!
Bertindak sebagai pelaksana (executor) dalam pengaturan dan pengawasan hartabenda/milik perorangan yang telah meninggal dunia, sepanjang orang tersebutmembuat surat wasiat dan menyerahkan/ mempercayakan pelaksanaanyakepada bank.
!
Trust departement memberikan berbagai macam jasa kepada perusahaan-perusahaan, seperti pelaksanaan rencana-rencana pensiun dan pembagiankeuntungan yang tumbuh dengan pesat akhir-akhir ini.
!
Bertindak sebagai wali dalam hubungan dengan penerbitan obligasi, dan sebagaitransper agents serta pendaftaran untuk perusahaan-perusahaan.
!
Mengurus/mengelola dana-dana yang dikumpulkan oleh pemerintah, perusahaandari sumber (sinking funds) dan kegiatan-kegiatan lain sehubungan denganpenerbitan dan penebusan saham-saham dan obligasi.
B. Arti Dan Pentingnya Aktiva Produktif 
Sebagai lembaga pemberi jasa-jasa keuangan dalam lalu lintas pembayaran,maka bank memberikan berbagai fasilitas kepada nasabah, Loanable funds dari bankterbesar diberikan dalam bentuk fasilitas kredit. Akan tetapi, sebagian dana itudisisihkan dalam bentuk penanaman lain, yaitu surat-surat berharga, penempatandana pada bank lain dan penyertaan modal bank pada lembaga keuangan yangbukan bentuk bank atau perusahaan lain.Aktiva yang produktif atau productive assets sering juga disebut denganearning assets atau aktiva yang menghasilkan, karena penempatan dana banktersebut diatas adalah untuk mencapai tingkat penghasilan yang diharapkan.Aktiva produktip adalah penaman bank dalam bentuk kredit, surat berharga,penyertaan dan penanaman laiinya yang dimaksudkan untuk memperolehpenghasilan.Pengelolaan aktiva produktip adalah bagian dari assets management yang juga mengatur tentang cash reserve (liquidity assets) dan fixed assets (aktiva tetapdan inventaris). Ada empat macam aktiva produktif atau aktiva yang menghasilkan(earning assets), yaitu :a. Kredit yang diberikanb. Surat-surat berhargac. Penempatan dana pada bank laind. PenyertaanKeempat jenis aktiva diatas kesemuanya menggunakan loanable funds atauexcess reserve sehingga dengan memperhatikan bahwa sumber dana terbesar untukpenempatan aktiva itu adalah berasal dari dana pihak ketiga dan pinjaman, makaresiko yang mungkin timbul atas penempatan/alokasi dan tersebut harus diikuti dandiamati terus melalui analisis-analisis resiko.Semua dalam usaha menanamkan dana tersebut mengundang resiko dimanatidak terbayar kembali atas kredit yang telah diberikan. Sementara itu penanamandalam bentuk kredit merupakan bagian terbesar dari aktiva operasional dan aktivasecara keseluruhan. Karena itu pengamatan dan analisis tentang bagaimana kualitasdari aktiva produktif harus dilakukan terus menerus.
 
 
2002 digitized by USU digital library
3
Kredit menjadi sumber pendapatan dan keuntungan bank yang terbesar.Disamping itu kredit juga merupakan jenis kegiatan penanaman dana yang seringmenjadi penyebab utama bank menghadapi masalah besar. Maka tidak berlebihanapabila dikatakan bahwa usaha bank sangat dipengaruhi oleh keberhasilan merekamengelola kredit. Usaha bank yang berhasil mengelola kreditnya akan berkembang,sedangkan usaha bank yang selalu dirong-rong kredit bermasalah akan mundur.
C. Penggolongan Kolektibiltas Kredit
Tingkat kesehatan bank merupakan hal terpenting yang harus diusahakanoleh manjemen bank, selanjutnya pengelola bank diharuskan memantau keadaankualitas aktiva produtif yang merupakan salah satu faktor yang mempengaruhikesehatannya.Penilaian terhadap kualitas aktiva produktif didasarkan pada tingkatkolektibilitasnya. Penggolongan kolektibilitas aktiva produktif sampai sejauh inihanya terbatas pada kredit yang diberikan. Ukuran utamanya adalah ketepatanpembayaran kembali pokok dan bunga serta kemampuan debitur baik ditinjau dariusaha maupun nilai agunan kredit yang bersangkutan.Berdasarkan
Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia No.30/267/KEP/DIR,
tanggal 27 Pebruari 1998 tentang kualitas aktiva produktif 
 
danpembentukan cadangan
,
ditetapkan 5 (lima) golongan kolektibilitas kredit, yaitu :Lancar (
pass
), Perhatian Khusus
(Special Mention),
Kurang Lancar (
Sub Standard
),Diragukan (
doubtful
), dan Macet (
loss
), dengan kriteria sebagai berikut :
1. Lancar (pass)a. Kredit dengan angsuran pokok,
dimana tidak terdapat tunggakan angsuranpokok, tunggakan bunga, atau cerukan karena penarikan kredit.
b. Kredit dengan angsuran untuk KPR
1. Tidak tedapat tunggakan angsuran pokok, atau2. Terdapat tunggakan angsuran pokok tetapi belum melampaui 1 bulan
c. Kredit tanpa angsuran atau kredit rekening koran
, dimana kredit belum jatuh tempo, dan tidak terdapat tunggakan bunga.
2. Perhatian Khusus (special mention)
 a. Terdapat tunggakan angsuran pokok, dan belum melampaui 3 bulan, baik kredityang ditetapkan masa angsurannya bulananb. Terdapat tunggakan bunga belum melampaui 3 bulan, bagi kredit yang masaangsurannya bulanan.c. Terdapat cerukan karena penarikan, tetapi jangka waktunya belum melampaui15 hari kerja.d. Terdapat indikasi masalah keuangan yang dihadapi debitur : ataue. Dokumen pinjaman lemah.
3. Kurang Lancar ( sub standard)a. Kredit dengan angsuran di luar KPR,
terdapat tunggakan pokok yang :
!
Melampaui 1 bulan dan belum melampaui 2 bulan bagi kredit masaangsurannya kurang 1 bulan, atau
!
Melampaui 3 bulan dan belum melampaui 6 bulan bagi kredit yang masaangsurannya ditetapkan bulanan, dua bulanan, dan tiga bulanan, atau
!
Terdapat cerukan akibat penarikan yang jangka waktunya telah melampaui15 hari kerja tetapi belum melampaui 30 hari kerja.
b. Kredit dengan angsuran utuk KPR
terdapat tunggakan angsuran pokok yangtelah melampaui 4 bulan tetapi belum melampaui 4 bulan tetapi belummelampaui 6 bulan

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Romy Herwandi liked this
Reza Atjah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->