Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kronologis Kekerasan Aparat Kepolisian Brimob Polda Sumut bersama Preman dan PTPN 2

Kronologis Kekerasan Aparat Kepolisian Brimob Polda Sumut bersama Preman dan PTPN 2

Ratings: (0)|Views: 151|Likes:
Published by ndaru_
Kronologis Kekerasan Aparat Kepolisian Brimob Polda Sumut bersama Preman dan PTPN 2;


Kampong : Sei Jernih, Desa : Saentis, Kec : Percut Sei Tuan, Kab : Deli Serdang SumateraUtara.
Sei Jernih 15 s/d 18 Juni 2011
Kekerasan kembali terjadi di atas Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu (BPRPI) Kampong Sei Jernih, yang dilakukan oleh pihak PTPN2 dan Aparat BRIMOB Polda Sumut untuk menguasai Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat Penungggu Kampong Sei Jernih.
Kronologis Kekerasan Aparat Kepolisian Brimob Polda Sumut bersama Preman dan PTPN 2;


Kampong : Sei Jernih, Desa : Saentis, Kec : Percut Sei Tuan, Kab : Deli Serdang SumateraUtara.
Sei Jernih 15 s/d 18 Juni 2011
Kekerasan kembali terjadi di atas Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu (BPRPI) Kampong Sei Jernih, yang dilakukan oleh pihak PTPN2 dan Aparat BRIMOB Polda Sumut untuk menguasai Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat Penungggu Kampong Sei Jernih.

More info:

Published by: ndaru_ on Jun 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/28/2013

pdf

text

original

 
1|
P a g e / K o n t r a S S u m u t
Kronologis Kekerasan Aparat Kepolisian Brimob Polda Sumut bersama Preman danPTPN 2Kampong : Sei Jernih, Desa : Saentis, Kec : Percut Sei Tuan, Kab : Deli Serdang SumateraUtara.
 Sei Jernih 15 s/d 18 Juni 2011Kekerasan kembali terjadi di atas Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu(BPRPI) Kampong Sei Jernih, yang dilakukan oleh pihak PTPN2 dan Aparat BRIMOBPolda Sumut untuk menguasai Tanah Adat Masyarakat Adat Rakyat PenunggguKampong Sei Jernih.Tanggal 15 Juni 2011Pukul 13:30 wibPada hari Rabu, tanggal 15 Juni 2011 tepatnya pada pukul 13:30 wib, ada aparatBRIMOB Polda Sumut dan sekelompok preman bayaran datang dan berhenti di depanPlang BPRPI yang terdapat bendera merah putih, bendera AMAN, dan bendera BPRPI,yang berdiri di atas tanah adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampong Sei Jernih,lalu Aparat BRIMBOB Polda Sumut bersama preman mengambil dan membakarbendera tersebut lalu mencabut dan membawa pergi Plang BPRPI, ketika aparatBRIMOB Polda Sumut bersama preman hendak berangkat membawa Plang BPRPI,kemudian (warga) Masyarakat Adat Rakyat Penunggu menahan salah satu unit mobilyang ikut dalam melakukan perusakan dan pencabutan, pembakaran bendera danmembawa pergi plang BPRPI untuk meminta agar membuat pernyataan
(terlampir)
 dan mengambalikan bendera dan Plang BPRPI ketempat semula.Pada tanggal 17 Juni 2011Pukul 08:30 wibTepatnya Hari Jumat pada pukul 08:30 wib, datang dua truk rombongan AparatBRIMOB Polda Sumut dan dua truk Papam/Securiti PTPN2, mereka mencoba masukdan mendirikan plang di atas tanah tanah adat, wilayah tanah adat Masyarakat AdatRakyat Penunggu Kampong Sei Jernih yang di pimpin oleh Bripka Bambang danBriptu Rizal Nst, dengan puluhan anggota BRIMOB yang berseragam dan bersenjatalengkap, dan ada sebahagian personil Brimob berpakaian preman serta orang yangmewakili karyawan PTPN2.Pukul 09:45 wib,
 
2|
P a g e / K o n t r a S S u m u t
Terjadi bentrok antara Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampong Sei Jernih dengananggota aparat BRIMOB Polda Sumut di atas tanah adat Masyarakat Adat RakyatPenunggu, yang mengakibatkan 5 (lima warga) Masyarakat Adat Rakyat Penunggu(Ana, Butet Regina, Fitri, Dani dan Ijol) di pukuli dan dianiaiaya oleh AparatBRIMOB Polda Sumut hingga babak belur dan pingsan ketika mempertahankan hak –hak adat nya, sementara sebahagian aparat BRIMOB Polda Sumut melakukanpembakaran gubuk dan bendera AMAN,BPRPI serta bendera Merah Putih di atastanah adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampong Sei Jernih.Kejadian ini sangatlah mengintimidasi meresahkan keamanan Masyarakat Adat RakyatPenunggu Kampong Sei Jernih dalam mengelola tanah adatnya, kemudian peristiwa inidihadang oleh ratusan Masyarakat Adat Rakyat Penunggu lainnya yang sedangbercocok tanam di atas tanah adat nya ikut hadir dan membantu dalam penghadangantersebut,Dalam penghadangan tersebut terjadi dialog yang kemudian mengakibatkanpertengkaran sehingga memancing emosi Masyarakat Adat Rakyat Penunggu yangdilakukan pihak PTPN2 yang saat itu dikawal langsung oleh aparat BRIMOB PoldaSumut yang ingin mendirikan Plang HGU PTPN2 diatas tanah adat Masyarakat AdatRakyat Penunggu Kampong Sei Jernih. Dalam pertengkaran tersebut pihak PTPN2yang dikawal Aparat BRIMOB Polda Sumut bersitegang tetap akan menguasai tanahadat, namun akhirnya pihak Brimob dan pihak PTPN2 mundur dan pergi.Pukul 12:30 wib,Masyarakat Adat Rakyat Penunggu Kampong Sei Jernih kembali mendirikan Bendera,Plang, gubuk dan terus berjaga – jaga agar tidak ada perusakan kembali yangkemungkinan akan di lakukan oleh pihak PTPN2 dan aparat BRIMOB Polda Sumut diatas tanah adat Masyarakat adat Rakyat Penunggu.Pada hari Sabtu, 18 Juni 2011Pukul 09:30 wib,Dua unit mobil truk Aparat BRIMOB Polda Sumut, dan tiga unit mobil truk Papam danSecuriti PTPN2 yang di pimpin oleh Bripka Bambang dan Briptu Rizal Nst, mendatangikembali Masyarakat Adat Rakyat Penunggu yang sedang bercocok tanam di atas tanahadat nya, dan langsung membakar rumah adat, merusak tanaman dan memukuli,menganiaya Masyarakat Adat Rakyat Penunggu yang di antara nya bernama Buk ButetRegina, Srik, Ana, Fitri, Inab, Baniah, Nurma, Lela, Zulkipli, Satria, Jul Sitompul, Juned,Usman dan Dollah hingga babak belur di pukuli aparat BRIMOB Polda Sumut, Papamdan Securiti PTPN2, rata – rata Masyarakat Adat Rakyat Penunggu mengalami luka dikepala akibat di hantam dengan kayu/batu dan senjata aparat BRIMOB Polda Sumut,bersama – sama Papam dan Securiti tersebut, kondisi mencekam dan teror hingga saat
 
3|
P a g e / K o n t r a S S u m u t
ini masih berkonflik di atas tanah adat Masyarakat Adat Rakyat Penunggu KampongSei Jernih, masih berlangsung.Demikian kronologis singkat ini kami sampaikan, semoga rekan – rekan juang dapatmemberikan surat Tekanan dan Protes Keras yang ditujukan kepada Kapolda Sumutuntuk menindak tegas anggota keterlibatan Aparat Brimob Polda Sumut dan menarikanggotanya dari pemukiman yang ditempati oleh warga yang melakukanpembekingan dan tidak melakukan penegakan hukum Masyarakat Adat RakyatPenunggu Kampong Sei Jernih
Salam PerjuanganTtd;
 
MASYARAKAT ADAT RAKYAT PENUNGGUPB BPRPI SumutKontraS SumutNb:Mohon surat tekanan dan protes atas tindakan kekerasan aparat Brimob PoldaSumut agar ditujukan kepada alamat Polda Sumut dan mohon dapat ditembuskanatau ditujukan kepadaKAPOLRI, KOMPOLNAS, KOMNAS HAM, PRESIDEN RI, MENDAGRI,GUBERNUR SUMUT, MENEGBUMN dll yang dianggap penting untuk dapatmendorong penyelesaian konflik yang terjadi antara PTPN2 yang melakukanperampasan wilayah adat atau tanah Masyarakat Adat Rakyat Penunggu (BPRPI)
inialamatKantorPoldaSumut/KompolnasRI/KAPOLRI
KAPOLDASumateraUtara
Jl.S.M.RajaKM10,5No.60MedanTanjungMorawa
Telp.061–4155489/061-7869000
KodePos(20148)
KomisiKepolisianRI
Jl.TirtayasaVIINo.20KebunBaruJakartaSelatan

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->