Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Evaluasi Program Imunisasi Dasar

Evaluasi Program Imunisasi Dasar

Ratings: (0)|Views: 6,674|Likes:
Published by Prince Naseem

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Prince Naseem on Jun 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

 
Bab IPendahuluan
1.1.Latar Belakang
Imunisasi adalah salah satu pendekatan promotif dan preventif yang meningkatkankekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila kelak ia terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan menderita penyakit tersebut. Imunisasi di Indonesiasecara teratur dimulai pada tahun 1956. Kegiatan ini telah berhasil membasmi penyakitcacar di Indonesia, sehingga pada tahun 1974 Indonesia dinyatakan bebas cacar olehWHO
1
.Keberhasilan tersebut merupakan upaya dilaksanakannya teknologi tepat guna diseluruh masyarakat Indonesia salah satunya dengan melaksanakan pemberian imunisasisecara kontinyu dan konsisten dalam Program Pengembangan Imunisasi (PPI). Dan padatahun 1990 Indonesia telah mencapai lebih dari 80% imunisasi dasar tersebut yangdikenal sebagai
Universal Child Immunization (UCI).
Tercapainya UCI tersebut berupatercapainya cakupan BCG/DPT-1/ Polio I minimal 90 %, DPT-3/Polio-3/Campak minimal 80 %. Cakupan hepatitis B tahun 2005 adalah 50 % dan tahun 2006 targetsasaran nasional dipenuhi
2,3
. Namun, data dari
WHO Immunization Summary 2010
menunjukkan cakupan beberapa imunisasi dasar di Indonesia berkurang. Pada tahun 2008, cakupan DPT3 dan polio3 adalah 77%. Cakupan Hepatitis B meningkat ke 78% namun masih belummencapai target 80%. Cakupan BCG pula adalah 89%
5
. Di peringkat DKI, kelurahanGrogol-Petamburan mencatatkan cakupan imunisasi Hepatitis B yang masih rendah yaituhanya 47%
7
. Namun, setiap tahun ratusan anak-anak meninggal karena penyakit yangsebenarnya masih dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I (Penyakit yang DapatDicegah dengan Imunisasi) yang secara tidak langsung meningkatkan Angka KematianBayi (AKB) yaitu angka kematian bayi sampai umur satu tahun
2,3
.
 
Berdasarkan SDKI(survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) tahun 2002-2003, AKB mencapai 35 per seribu kelahiran hidup, tanpa imunisasi sekitar tiga dari 100 kelahiran anak akan1
 
meninggal karena penyakit campak, dua dari 100 kelahiran anak akan meninggal karena batuk rejan, satu dari 100 kelahiran anak akan meninggal karena penyakit tetanus dandari 200.000 anak, satu anak akan menderita penyakit polio
2
.Prevalensi kejadian PD3I di Indonesia juga masih tinggi. Prevalensi penduduk yang pernah terinfeksi virus hepatitis B ditunjukkan dengan angka Anti-HBc sebesar 34%, dan cenderung meningkat dengan bertambahnya usia
4
. Prevalensi campak padatahun 2009 adalah 15,369 kasus di seluruh Indonesia, difteri sebanyak 219 dan tetanussebanyak 183 kasus. Angka ini merupakan angka tertinggi dari seluruh Negara ASEAN.Pada tahun 2005, dilaporkan KLB polio sebanyak 4 kasus di DKI Jakarta sedangkanWHO menetapkan target eradikasi polio. Pada tahun yang sama juga dilaporkan kasus pertussis sebanyak 2,192 kasus di DKI Jakarta
5,6
. Tingginya PD3I ini seharusnya diberi perhatian karena PD3I merupakan penyakit yang sangat berpotensi mengakibatkan KLB.
1.2.Permasalahan
Daripada latarbelakang ini, dapat disimpulkan beberapa masalah. Antaranya:1.2.1. Terjadi penurunan cakupan beberapa program imunisasi (DPT dan Polio).1.2.2. Cakupan program imunisasi dasar di Indonesia masih rendah (belum memenuhi
UCI 
)1.2.3. Masih adanya angka kematian bayi yang membimbangkan yang diakibatkan olehPD3I.1.2.4. Prevalensi dan insidens kejadian PD3I di Indonesia masih tinggi sekaligusmeningkatkan potensi terjadinya KLB1.2.5 Tidak diketahuinya cakupan imunisasi di wilayah kerja Puskesmas Jelambar I,Jakarta Barat pada periode Mei 2010 hingga April 2011.
1.3.Tujuan
1.3.1.Tujuan Umum :Meningkatkan cakupan imunisasi dasar di Indonesia dalam rangka mewujudkankesejahteraan kesehatan ibu dan anak dengan diharapkan teratasinya masalah bersangkutan dengan program imunisasi dasar yang diketahui dari evaluasi ini.2
 
1.3.2.Tujuan Khusus :1.3.2.1. Diketahuinya cakupan keberhasilan Program Imunisasi Dasar yangdilaksanakan di Puskesmas Kelurahan Jelambar I periode Mei 2010sampai April 2011.1.3.2.2.Diketahuinya cakupan pelayanan program Imunisasi Dasar (BCG, DPT,Polio, Hepatitis dan Campak).1.3.2.3. Diketahuinya cakupan penyuluhan perorangan, kelompok dan masyarakat.1.3.2.4. Diketahui cakupan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS).1.3.2.5. Diketahuinya cakupan pencatatan dan pelaporan.1.3.2.6.Diketahui cakupan penatalaksanaan KIPI.
1.4.Manfaat
1.4.1.Manfaat bagi evaluator:1.4.1.1.Menerapkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh saat kuliah.1.4.1.2.Melatih serta mempersiapkan diri dalam mengelola suatu programkhususnya program-program kesehatan di Puskesmas.1.4.1.3.Mengetahui sedikit banyaknya kendala-kendala yang dihadapi dalammengambil langkah-langkah yang harus dilakukan dalam mencapai tujuanyang telah ditetapkan, antara lain Perencanaan, Pengorganisasian,Pelaksanaan, dan Pengawasan.1.4.2.Manfaat bagi perguruan tinggi :1.4.2.1.Mengamalkan Tridharma Perguruan Tinggi.1.4.2.2. Memperkenalkan Fakultas Kedokteran UKRIDA kepada masyarakat.1.4.2.3.Mewujudkan kampus sebagai masyarakat ilmiah dalam peran sertanya di bidang kesehatan.1.4.3.Manfaat Bagi Puskesmas :1.4.3.1.Membantu kemandirian Puskesmas dalam upaya lebih mengaktifkan program kegiatan Posyandu sehingga memenuhi target cakupan program.3

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Vidia Asriyanti liked this
Zero_Sugar liked this
nha_thoot liked this
Masrahmat Rahmat liked this
Ranii Wiidya liked this
ArNie Juliani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->