Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Koloid

Pengertian Koloid

Ratings: (0)|Views: 841|Likes:
Published by Thomzz Chubeedd

More info:

Published by: Thomzz Chubeedd on Jun 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/21/2013

pdf

text

original

 
Pengertian Koloid
Koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannyaantara larutan dan suspensi. Koloid merupakan sistemheterogen, dimana suatu zat "didispersikan" ke dalamsuatu media yang homogen. Ukuran zat yangdidispersikan berkisar dari satu nanometer (nm)hingga satu mikrometer (µm).Jika kita campurkan susu (misalnya, susu instan) dengan air,ternyata susu "larut" tetapi "larutan" itu tidak beningmelainkan keruh. Jika didiamkan, campuran itu tidak memisah dan juga tidak dapat dipisahkan denganpenyaringan (hasil penyaringan tetap keruh). Secaramakroskopis campuran ini tampak homogen. Akantetapi, jika diamati dengan mikroskop ultra ternyatamasih dapat dibedakan partikel-partikel lemak susuyang tersebar di dalam air. Campuran seperti inilahyang disebut
koloid
.Jadi, koloid tergolong campuran heterogen dan merupakansistem dua fase. Zat yang didipersikan disebut
faseterdispersi
, sedangkan medium yang digunakan untuk mendispersikan zat disebut
medium dispersi
. Faseterdispersi bersifat
diskontinu
(terputus-putus),sedangkan medium dispersi bersifat
kontinu
. Padacampuran susu dengan air, fase terdispersi adalahlemak, sedangkan medium dispersinya adalah air.
Jenis Koloid penggolongan sistem koloid didasarkan pada jenis fase terdispersi dan fase pendispersinya.
 
 Penggunaan KoloidDari contoh-contoh koloid yang telah disebutkan, kita dapat melihat kecenderunganindustri membuat produknya dalam bentuk koloid. Misalnya, industri kosmetik, industrimakanan, industri farmasi, dan lain-lain. Mengapa harus koloid? Hal ini dilakukan karenakoloid merupakan satu-satunya cara untuk menyajikan suatu campuran dari zat-zat yangtidak saling melarutkan secara "homogen" dan stabil (pada tingkat mikroskopis). Cat,sebagai contoh, mengandung pigmen yang tidak larut dalam air atau medium cat, tetapidengan sistem koloid dapat dibuat suatu campuran yang "homogen" (merata) dan stabil.Dalam kehidupan sehari-hari banyak kegunaan koloid baik langsung maupun tidak langsung. Beberapa kegunaan koloid adalah sebagai berikut:1.Industri kosmetikaBahan kosmetika seperti
 foundation, finishing cream
dan
deodorant 
berbentuk koloid dan umumnya sebagai emulsi.2.Industri tekstilPada proses pencelupan bahan (untuk pewarnaan) yang kurang baik dayaserapnya terhadap zat warna dapat menggunakan zat warna koloid karenamemiliki daya serap yang tinggi sehingga melekat pada tekstil.3.Industri sabun dan deterjenSabun dan deterjen merupakan emulgator untuk membentuk emulsi antarakotoran (minyak) dengan air.4.Kelestarian lingkunganUntuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh pabrik-pabrik, digunakansuatu alat yang disebut
cotrell 
. Alat ini berfungsi untuk menyerap partikel-partikelkoloid yang terdapat dalam gas buangan yang keluar dari cerobong asap pabrik.Jenis-jenis Koloid
No.FaseTerdispersiFasePendispersiNamaContoh
1.PadatGasAerosolAsap (
), debu di udara2.PadatCairSolSol emas, sol belerang, tinta,cat  3.PadatPadatSol padatGelas berwarna, intan hitam4.CairGasAerosolKabut (
 
)dan awan  5.CairCairEmulsiSusu,minyak ikan  6.CairPadatEmulsi padatJeli,mutiara  7.GasCairBuihBuih sabun8.GasPadatBuih padatKaret busa, batu apung, stirofoam 
 
 PENGERTIAN KOLOIDKoloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya antara larutan dan suspensi.Larutan memiliki sifat homogen dan stabil. Suspensi memiliki sifat heterogen dan labil.Sedangkan koloid memiliki sifat heterogen dan stabil. Koloid merupakan sistemheterogen, dimana suatu zat "didispersikan" ke dalam suatu media yang homogen.Ukuran zat yang didispersikan berkisar dari satu nanometer (nm) hingga satu mikrometer (µm). perhatikan perbedaan tiga contoh campuran di bawah ini :1. Campuran antara air dengan sirup.2. Campyuran antara air dengan susu.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
iro3 liked this
Saiful Huda liked this
Chuky Aza liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->