Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perencanaan Pondasi Dangkal-(Gedung Unimal)

perencanaan Pondasi Dangkal-(Gedung Unimal)

Ratings: (0)|Views: 1,664|Likes:
Published by iqlal Suriansyah
Perencanaan Pondasi Dangkal-(Gedung Unimal)
Perencanaan Pondasi Dangkal-(Gedung Unimal)

More info:

Published by: iqlal Suriansyah on Jun 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/22/2013

pdf

text

original

 
 PERENCANAAN KONSTRUKSI GEOTEKNIK I
Perancangan pondasi dangkal
Iqlal Suriansyah(0604101010027)
1
BAB IPENDAHULUAN
Pondasi didefinisikan sebagai bagian bangunan bawah tanah yang berfungsimeneruskan beban konstruksi yang dilimpahkan melalui kolom ke lapisan tanah dasar yang berada di bawah pondasi. Semua beban akan disalurkan pada pondasi tersebut, baik dari bagian bangunan atas tanah (upper structure) maupun bagian bangunan bawah tanah (sub structure). Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah tidak melampaui kekuatan atau dayadukung tanah yang bersangkutan. Apabila kekuatan tanah dilampaui, maka akanterjadi keruntuhan pada tanah atau penurunan yang berlebihan pada konstruksi. Olehkarena itu dalam perencanaan struktur bawah seperti pondasi, perlu diperhatikansifat-sifat tanah bila tanah itu dilakukan pembebanan.Masalah yang akan terjadi adalah penurunan (settlement) pada konstruksiyang didirikan pada tanah tersebut dan terjadi retakan jika lapisan tanah mengalami pembebanan. Konstruksi yang didirikan pada tanah tersebut biasanya akanmengalami penurunan dan retakan yang berbeda, disebabkan karena massa tanah dan beban yang diterima berbeda-beda.Oleh karena itu, elemen-elemen pondasi harus direncanakan dengan baik, pada tingkat kapasitas daya dukung yang aman dan batas penurunan sampai batasyang dapat diterima. Walaupun demikian, akibat perancangan yang buruk, baik karena kecerobohan dan kurangnya kemampuan merekayasa, dapat jugamenimbulkan masalah pada konstruksi tersebut.Dalam perencanaan ini, konstruksi yang menjadi tinjauan adalah GedungPerkuliahan Universitas Malikussaleh yang terletak di Reulet kabupaten Aceh Utara Nanggroe Aceh Darussalam . Konstruksi bagian bawah tanah (sub structure) yangdirencanakan adalah pondasi dangkal (pondasi tapak) yang berbentuk bujur sangkar.Desain pondasi meliputi kedalaman perletakan tapak pondasi (D
) dan lebar tapak 
 
 PERENCANAAN KONSTRUKSI GEOTEKNIK I
Perancangan pondasi dangkal
Iqlal Suriansyah(0604101010027)
2(B), yang disesuaikan dengan beban yang bekerja di atas pondasi tersebut. Data tanahyang digunakan untuk perencanaan pondasi Gedung ini adalah data sondir atau CPT(Cone Penetration Test) yang dapat dilihat pada lampiran. Untuk perencanaan ditinjau3 tipe pembebanan antara lain :1.
 
Tipe Besar Untuk beban > 75 Ton diambil titik I6 (103,6 Ton)2.
 
Tipe sedang Untuk beban 50 75 Ton diambil titik C3 (62,7 Ton)3.
 
Tipe kecil Untuk beban 50 Ton diambil titik J6 (41,0 Ton)
 
 PERENCANAAN KONSTRUKSI GEOTEKNIK I
Perancangan pondasi dangkal
Iqlal Suriansyah(0604101010027)
3
BAB IIMETODE PERENCANAAN
2.1 Beban Rencana
Beban rencana dibutuhkan dalam menentukan jenis dan bentuk pondasi yangdirencanakan pada suatu konstruksi. Beban rencana yang ditinjau terdiri dari bebanmati dan beban hidup. Perhitungan beban rencana dilakukan dengan memperhatikan beban mati dan beban hidup yang bekerja pada setiap bagian dari konstruksi bangunan tersebut, dengan berpedoman pada Peraturan Pembebanan Indonesia (PPI)1983.
2.1.1 Beban Mati 
Beban mati merupakan berat sendiri dari kontruksi, baik bagian atas(upper structure)
 
maupun bagian bawah (sub structure) yang bersifat tetap
.
Beratkonstruksi bagian atas meliputi berat konstruksi kuda-kuda, berat penutup atap, berat palfon, berat listplank, berat ring balok, berat balok, berat dinding, beratlantai, berat balok lantai, berat sloof, dan berat perlengkapan lainnya yang bersifattetap. Sedangkan berat konstruksi bagian bawah adalah berat sendiri dari pondasiyang direncanakan.Untuk perhitungan dari berat sendiri bahan – bahan bangunan dan dari beberapa komponen gedung yang harus ditinjau di dalam menentukan beban mati,harus diambil menurut tabel 2.1 PPI-1983, yaitu sebagai berikut :
 
Bj beton = 2400 kg/m
3
 
 
Bj dinding bata = 1700 kg/m
3
 
 
Bj tegel + spesi = 2200 kg/m
3
 
 
Berat plafon + penggantung = 18 kg/m
2
 
 
Bj kayu seumantok = 980 kg/m
3
 
 
Berat atap genteng = 50 kg/m
2
 

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
dehasri liked this
fadliamalia liked this
prihananto_sa liked this
Asmara Kanthi liked this
Agussariadi liked this
Gie Siege liked this
Donie De'mellow liked this
Juni Gultom liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->