Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
SEKOLAH EFEKTIF

SEKOLAH EFEKTIF

Ratings: (0)|Views: 225|Likes:
Published by Mas Kur

More info:

Published by: Mas Kur on Jun 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/06/2015

pdf

text

original

 
 
SEKOLAH EFEKTIF MENUJU PENDIDIKANBERMUTU
OLEH
DRA. IBRAHIM BEWA, MA
(Dosen STAIN Malikussaleh Lhokseumawe)Mutu pendidikan Aceh pada saat ini belum mengembirakan terutama pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, hal ini terlihat dari hasil Ujian Masuk PerguruanTinggi Negeri (UMPTN) Universitas Syiah Kuala tahun 2009 dan 2010. HasilUMPTN 2009 yang dipublikasikan melalui media massa
(baca Serambi Indonesia(SI), 30/6, 6 dan 10/8 2009)
lulusan SMA/SMK/MA dari Provinsi Acehmenduduki rangking 33 untuk jurusan IPA dan rangking 31 untuk jurusan IPS dari 33 provinsi di Indonesia, sedangkan tahun 2010 terjadi penigkatan yang signifikan yaiturangking 26 untuk jurusan IPA dan 23 untuk jurusan IPS (data Biro Rektor Unsyiah).Artinya kita tidak lagi menduduki ranking paling bawah. namun semua kita masihmerasa belum puas dengan apa yang telah dicapai karena masih jauh tertinggaldengan daerah lainnya. Semua pihak terkait terutama pihak pengambil kebijakan dan para pelaku pendidikan di tingkat sekolah perlu memikirkan bagaimana kedepan agar  peningkatan mutu lulusan kita terus meningkat dan jangan sampai kita terus berada pada ranking 20 ke atas. Selanjutnya Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, PengawasSekolah, Warga Sekolah beserta Komite Sekolah harus berusaha sekuat tenaga untuk memperbaiki mutu pendidikan di daerahnya masing-masing. Salah satu terobosanyang perlu dipikirkan adalah bagaimana melakukan berbagai perbaikan dalam prosesmanajemen menuju sekolah efektif mulai dari jenjang SD/MI sampai ke ienjangSMA/SMK/MA. Bagaimana bentuk dan pola pengembangan sekolah efektif dapatditelusuri dan dikaji dalam tulisan paparan di bawah ini dimulai dengan pengertian,fungsi, cirri-ciri, manajemen dan profil kepala sekolahnya.
a. Pengertian sekolah efektif 
Pengertian sekolah efektif dapat dilihat dari beberapa definisi yang disampaikan olehahli pendidikan seperi Mortimore (1996) berpendapat bahwa :A high performingschool, through its well-established system promotes the highest academic and other achievements for the maximum number of students regardless of its socio-economic background of the families. Sementara Prince George County Public Schools (Taylor,1990) dalam Burhanudin (2001) adalah sekolah yang semua sumber dayanyadiorganisasikan dan dimanfaatkan untuk menjamin semua siswa, tanpa memandangras, jenis kelamin, maupun status sosial-ekonomi, dapat mempelajari materikurikulum yang esensial di sekolah itu. Rumusan pengertian ini lebih diorientasikan pada pengoptimalan pencapaian tujuan pendidikan sebagaimana termuat kurikulum.
b. Fungsi sekolah efektif 
Sedangkan Cheng (1994) dalam Burhanudin (2001) berpendapat bahwa sekolahefektif menunjukkan pada kemampuan sekolah dalam menjalankan fungsinya secaramaksimal, baik fungsi ekonomis, fungsi sosial-kemanusiaan, fungsi politis, fungsi budaya maupun fungsi pendidikan. Pengartian fungsi-fungsi tersebut dapat diuraikansebagai berikut:- 1 -
 
1.Fungsi ekonomis adalah sekolah memberi bekal kepada siswa agar dapatmelakukan aktivitas ekonomi sehingga dapat hidup sejahtera.2.Fungsi sosial kemanusiaan adalah sekolah sebagai media bagi siswa untuk  beradaptasi dengan kehidupan masyarakat.3.Fungsi politis adalah sekolah sebagai wahana untuk memperoleh pengetahuantentang hak dan kewajiban sebagai warga negara.4.Fungsi budaya adalah sekolah sebagai media untuk melakukan transmisi dantransformasi budaya.5.Fungsi pendidikan adalah sekolah sebagai wahana untuk proses pendewasaandan pembentukkan kepribadian siswa.
c. Cirri-ciri sekolah efektif 
Sementara Peter Mortimore (1996) berpendapat bahwa sekolah efektif dapat dilihatdari cirri-ciri sebagai berikut:1.Sekolah memiliki visi dan misi yang jelas dandijalankan dengan konsisten;2.Lingkungan sekolah yang baik, dan adanya disiplinserta keteraturan di kalangan pelajar dan staf;3.Kepemimpinan kepala sekolah yang kuat;4.Penghargaan bagi guru dan staf serta siswa yang berprestasi;5.Pendelegasian wewenang yang jelas;6.Dukungan masyarakat sekitar;7.Sekolah mempunyai rancangan program yang jelas;8.Sekolah mempunyai fokus sistemnya tersendiri;9.Pelajar diberi tanggung jawab;10.Guru menerapkan strategi-strategi pembelajaraninovatif;11.Evaluasi yang berkelanjutan;12.Kurikulum sekolah yang terancang dan terintegrasisatu sama lain; dan13.Melibatkan orang tua dan masyarakat dalammembantu pendidikan anak-anaknya.Memperhatikan pengertian, fungsi dan ciri-ciri sekolah efektif tersebut di atas, makadapat disimpulkan bahwa sekolah efektif bertujuan untuk memperbaiki mutu pendidikan. Dengan kata lain, dapat disebutkan bahwa sekolah efektif tidak lainadalah juga sebutan untuk pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu tidak hanya Prestasi siswanya mencakup keunggulan akademik, tetapi juga non-akademik seperti akhlakul karimah, kemandirian, dan peningkatan gairah belajar. Karena itu,ukuran keberhasilan prestasi siswa pun bukan hanya dilihat berdasarkan hasil-hasilujian berupa angka melainkan juga aspek-aspek non kognitif seperti kehadiran, sopansantun, kejujuran, dan partisipasi aktif di kelas. Dan sekolah efektif juga memerlukandukungan orangtua dan masyarakat, yang diwadahi dalam lembaga yang dikenaldengan Majelis Pendidikan Daerah dan Komite Sekolah.- 2 -
 
d. Manajemen sekolah efektif 
Manajemen berbasis sekolah atau School Based Management adalah pengololaansumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah dengan melibatkan semuastakeholders yang terkait dengan sekolah secara langsung dalam proses pengembilankeputusan untuk memenuhi kebutuhan mutu sekolah atau untuk mencapai tujuanmutu sekolah yang ingin dicapai. Hal yang paling utama dari school basedmanagement adalah otonomi dan pengambilan keputusan partisipasi untuk mencapaisasaran mutu sekolah. Otonomi dapat diartikan sebagai kewenangan (kemandirian)yaitu kemandirian dalam mengatur dan mengurus dirinya sendiri. Jadi, otonomisekolah adalah kewenangan sekolah untuk mengatur dan mengurus kepentinganwarga sekolah sesuai dengan dengan peraturan perundang-undangan pendidikannasional yang berlaku. Pengambilan keputusan partisipatif adalah suatu cara untuk mengambil keputusan melalui penciptaan lingkungan yang terbuka dan demokratik, dimana warga sekolah (guru, karyawan, siswa,orang tua, tokoh masyarakat) didoronguntuk terlibat secara langsung dalam proses pengambilan keputusan yang akan dapat berkontribusi terhadap pencapaian tujuan sekolah.Dengan pola Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), sekolah memiliki kewenanganyang lebih luas dalam mengelola manajemennya sendiri. Sekolah memilikikewenangan dalam menetapkan berbagai kebijakan dan program sekolah seperti penetapan sasaran peningkatan mutu, penyusunan rencana peningkatan mutu, pelaksanaan rencana peningkatan mutu dan melakukan evaluasi peningkatan mutu. Disamping itu, sekolah juga mmiliki kemandirian dalam menggali partisipasi kelompok yang brekepentingan dengan sekolah. Berdasarkan konsep MBS di atas, maka semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan pendidikan harus bertanggung jawab secara bersama sama dalam peningkatan mutu pendidikian. Tanggung jawab utama mutu sekolah sesungguhnya ada pada wargasekolah itu sendiri yaitu pimpinan sekolah, dewan guru dan siswa, sedangkan dinas pendidikan, pengawas sekolah dan komite sekolah hanya sebagai alat pendukung.Dengan kata lain, tinggi rendahnya mutu pendidikan sebuah lembaga sekolah sangatditentukan oleh manajemen sekolah itu sendiri. Oleh karena itu rendahnya mutululusan SMA/MA/SMK di Aceh lebih banyak ditentukan oleh warga sekolah itusendiri dan tidak perlu menyalahkan dinas pendidikan Kab/Kota, apalagi DinasPendidikan propinsi karena pola pengelolaan MBS berada pada tingkat sekolah itusendiri. Namun juga diakui bahwa peran dinas pendidikan, komite sekolah dan pengawas sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan juga tidak boleh diabaikankarena sebagai alat pendukung juga memberikan pengaruh yang besar terutama dalam perluasan akses dan pemeratan mutu pendidikanManajemen Berbasis Sekolah (MBS) bertujuan untuk memandirikan ataumemberdayakan sekolah melalui pemberian kewenangan, keluwesan, dan sumbedaya untuk meningkatkan mutu sekolah. Dengan pola ini maka sekolah mendapatkan- 3 -

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Rukman Tara Exac liked this
Jeannet Amalia liked this
Nur Kholiq liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->