Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Be on 0104

Be on 0104

Ratings: (0)|Views: 14|Likes:

More info:

Published by: Irsani Indra Putra Noor on Jun 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2011

pdf

text

original

 
b u l e t i n e l e k t r o n i s b u l a n a n
september 2001nomor 4
Tim Redaksi
Arman Yusuf, S. Kom., YCØKLID. Farianto, YB7UEHandoko Prasodjo, YC2RK
diterbitkan olehmailing listorari-news
orari
Daftar Komponen
buletin-orari-news@yahoogroups.com
Buletin ini diterbitkan atas dasar semangat idealismepara relawan yang mengelola mailing list orari-newsdemi ikut membina dan memajukan kegiatan amatir radio di Indonesia.Buletin elektronis ini bebas diperbanyak, difotokopi,disebarluaskan, atau disalin isinya, guna keperluanpenerbitan buletin mau pun pembinaan amatir radiosepanjang tidak diperjual belikan untuk memperolehkeuntungan pribadi.Redaksi menerima karangan/tulisan/foto/gambar yang berhubungan dengan dunia amatir radio, baikberupa karya asli atau saduran dengan menyebutkansumbernya secara jelas.Redaksi berhak menentukan kelayakan muatnyadan mengubah tulisan tanpa mengurangi maksuddan maknanya.Karya tulis Anda dapat dikirimkan dalam format TXTatau RTF dan foto dalam format JPEG denganukuran tidak lebih dari 2MB ke alamat e-mail kami.
Dari Redaksi .... 1Merakit Ten-Tec......... 2Logbook Dunia................ 3Tahu-tahu..Yankee Charlie. 4Panduan Charging ...... 5Gotong Royong ..... 6Nama Satuan Ukur ..... 6Jawaban TTS ..... 6Penjelasan ..... 7
 
dari redaksi
73
Waktu pelaksanaan Munas ORARI VII sudah ditentukan tanggal 12-15Oktober 2001. Melihat singkatnya waktu dari batas maksimal penundaanMunas ORARI VII, rupanya waktu kita sudah tidak cukup untuk menanti SuratKeputusan Menteri tentang Telekomunikasi Khusus yang ditunggu-tungguitu. Padahal, SK yang bakal lahir di jaman reformasi ini tentunya akan dijiwaisepenuhnya oleh SK 52/2000 yang kelahirannya banyak diinterprestasikansecara simpang siur hingga sempat menghebohkan itu.ORARI yang “dibebastugaskan” untuk membina semua Amatir Radio Indo-nesia oleh SK 52/2000 itu kini dituntut untuk berbenah diri. Di Munas VII ini,di saat semua petinggi ORARI berkumpul, adalah saat yang paling tepatuntuk membicarakan reformasi ORARI.Kenapa ORARI harus direformasi? ORARI disepanjang waktu hidupnyaselama 33 tahun, bisa dikatakan tak pernah melakukan perombakan visidan misi yang berarti. Padahal kemajuan teknologi radio elektronika terusberlangsung sedemikian cepatnya. Ditambah dengan lepasnya hegemoniORARI terhadap Amatir Radio Indonesia, lengkaplah rasanyaketerbelakangan organisasi kita terhadap derap langkah kemajuan jaman.Mampukah Munas VII ORARI melakukan perbaikan? Mari kita doakanbersama.
STOP PRESS
PELAKSANAAN MUNAS :
Tanggal 12 s/d 15 Oktober 2001 di PUSPIPTEK SERPONG, TANGERANG, PROPINSI BANTEN  ACARA-ACARA LOMBA & PAMERAN DILAKSANAKAN SESUAI RENCANA SEMULA
 
Buletin elektronis
ORARI - NEWS
september 2001 - nomor 4 - halaman 2
SSB-CW-AM Microprocessor-Controlled 100 kHz – 30 MHz Receiver 
Oleh: Ir. Sudarmanta Tri Widada, YD1UCN
PENGALAMAN MERAKIT
TEN-TEC KIT MODEL No. 1254 (3)
73
L181 uHC79,01D18BB911AR7847KC100,001R8210KCLARIFIERR86100R7622KR771KY344,545 MHzR7922KC7733pC7833pR75220Q62N4124Q52N4124C8475pC81,01T8R8022KC80,001C85,01L194,7uHL170,39uHC3975pFT4D10D11D16D15T5C5218pC53,001L11C8356pR83100R852,2KR8147KC82,01FB2C63,001R5847KQ4BF988R54100R5510KL9C5447pFL145U15AL10C5647pC551p
45 MHz 1st IF Amplifier 
45 MHz 1st IF from 1st Mixer 
SecondLO
455 kHz outputto FL2 (Phase 4.0)
Q7J310FB1C1010,1C880,1R84100
455 kHz 2nd IF Amplifier 
+10 reg.
Gambar 3
Second mixer and 45 MHz First IF
 T
ingkat berikutnya adalah penguat IF, sebelum sinyaldiumpankan ke pencampur kedua. Pencampur kedua menerimasinyal IF pertama 45 MHz dan sinyal dari osilator lokal keduadengan frekuensi sebesar 44,545 MHz yang dikendalikan kristal(
Variable X-tal Oscillator 
) untuk menghasilkan sinyal IF kedua 455kHz. Varaktor yang dipasang seri dengan kristal akanmenghasilkan penalaan halus sebesar 1,5 kHz ke atas dan kebawah frekuensi tengah, sebagai kontrol
clarifier 
. Kontrol inidiperlukan untuk menerima sinyal SSB
upper side
mau pun
lower side
, mengingat osilator lokal pertama menggunakan
syntheziser 
dengan jangkah tetap sebesar 2,5 kHz, sementara demodulasisinyal SSB memerlukan pencampuran frekuensi sinyal yang tepatuntuk menghasilkan suara dengan jelas.Sinyal IF kedua dilewatkan pada filter keramik 455 kHzdengan lebar band 4 kHz, cukup lebar untuk menerima sinyalbroadcast dan cukup memadai untuk menerima sinyal SSB.Selanjutnya sinyal dilewatkan pada dua tingkat penguat IF,menggunakan IC MC1350P. Hampir seluruh penguatan penerimaini dilakukan pada tingkat penguat IF ini. Penempatan penguat IFdi belakang filter mempunyai keuntungan bahwa penguatandilakukan pada sinyal yang sudah ditapis. Pada tingkat ini jugadilakukan pengontrolan penguatan secara otomatis,menggunakan tegangan yang dihasilkan rangkaian AGC yangsecara prinsip sama dengan pengendali
variable attenuator 
.Rangkaian yang lain adalah detektor AM dan detektor 
 product 
untuk mendemodulasi sinyal SSB. Detektor AMmenggunakan
halfwave rectifier 
yang berfungsi sebagai
enve-lope detector 
, tersusun dari transistor yang diberi bias pada titiktepat sebelum terjadi konduksi. Teknik ini memberikan tambahankepekaan dengan menghilangkan tegangan jatuh sebesar 0,7 voltyang terjadi bila menggunakan detektor dioda yang biasadigunakan. Detektor 
 product 
menggunakan IC NE612AN, denganmenggunakan resonator keramik 455 kHz, tepat pada tengah-tengah respon filter 455 kHz untuk dapat menerima sinyal baik
upper 
mau pun
lower side band 
, dengan kombinasi
clarifier con-trol 
. Kedua sinyal audio dari kedua detektor dijumlahkan, akantetapi hanya satu yang diaktifkan oleh mikroprosesor sesuaidengan mode yang dipilih, sebelum diperkuat oleh penguat au-dio.Bersambung nomor selanjutnya
 
Buletin elektronis
ORARI - NEWS
september 2001 - nomor 4 - halaman 3
73
unculnya Internettelah membuka suatu tatacara baru dalam ber-DX.Berita-berita mengenaikegiatan DX, contest,DXpedition bisa menyebar begitu cepat, sked untukmenembus berbagai tingkatkesulitan DX bisa dibantulewat DXCluster mau punkontak e-mail, pertukarandata QSO dipersingkatdengan tersedianya situsCallbook, semuanya bisadicapai dengan biaya yangrelatif murah dan super cepat, dan masih banyaklagi berbagai kemudahanyang sebelumnya takpernah terpikirkan. Tetapi dalam bidang QSLing? hingga saat inimasih belum tembus.Memang ada yang telah mencoba menyediakan sarana e-QSL(kartu QSL elektronis), namun karena belum diakui oleh pengelolaaward DXCC (ARRL) dengan dalih jaminan keotentikannya masihbelum bisa dipercaya sepenuhnya, e-QSL kurang mendapatperhatian dari para DXer.Meskipun demikian, pihak ARRL sebenarnya juga tidak tinggaldiam. Mereka terus berusaha menemukan cara yang aman untukmengelola QSLing elektronis. Hasilnya, proyek “Logbook of theWorld” (LOTW) baru-baru ini telah mendapatkan lampu hijau dariDewan Direktur ARRL. Saat ini desain software untuk mendukungkeabsahan suatu QSO secara elektronis tengah dalam prosespenyelesaian.Logbook Dunia ini pada prinsipnya merupakan suatu “gudangbesar” yang dikelola oleh ARRL untuk menyimpan data QSO yangdiberikan oleh para DXer,Contester, hingga DXpediti-on. Diharapkan pertengahantahun depan LTOW sudahbisa menerima data otentiklog terkomputerisasi lang-sung lewat internet. Databerbasis sistem e-mailtersebut menggunakan digi-tal-signature untuk menjaminkeontentikannya.Data-data QSO yang “cocok”(matched), yaitu data hasilsuatu QSO dari keduastasiun sudah sama-samadimasukkan ke LOTW, bisadilihat dalam keadaan “con-firmed” di LOTW. Data QSOyang telah “confirmed”dinyatakan sah untuk kredit perolehan semua award yangdikeluarkan oleh ARRL. Diharapkan pula hal ini berlaku samaBAGI award-award yang dikeluarkan berbagai organisasi amatir radio lainnya.Ini akan menjadi suatu langkah besar dalam dunia amatir radio,DXing utamanya. Tetapi suatu saat nanti kita sudah tidak bisalagi menyaksikan keindahan gambar dan foto yang dicetak di kartu-kartu QSL, bahkan award-award pun suatu saat sudah bukanmenjadi penghias dinding lagi karena tersimpan dalam harddiskkomputer kita. Yah, itulah harga dari suatu kemajuan.acuan:“Logbook of the World” Software Design Under WayThe ARRL Letter Vol. 20, No. 31August 3, 2001
Biaya pengiriman QSL card yang amat mahal saatini amat menghambat beberapa DXer yangkemampuan ekonominya pas-pasan. Biaya pos terusnaik dari waktu ke waktu, sementara tak sedikit Hamyang “pasang harga” terlalu tinggi untuk balasan QSLcard-nya. Padahal jumlah IRC maupun Green Stampyang cukup pun belum merupakan jaminan balasan.Lewat Biro? entah berapa tahun baru bisa dapatbalasannya. Beberapa DXer beruntung bisamendapatkan QSL Manager yang mau menanggungsemua biaya pencetakan QSL card, pengiriman,hingga biaya klaim award-award-nya. Tetapi biasanyamereka itu adalah para Ham yang aktif, memilikikemampuan DX ratusan hingga ribuan QSO setiapharinya.
Logbook Dunia
Logbook of the World (LOTW)
oleh: Han, YC2RK
JATINEGARA CONTEST 2001
Dalam rangka HUT XXIV ORARI Lokal Jatinegara, ORLOKJatinegara menyelenggarakan Contest pada;hari Sabtu, 3 Nopember 2001 12:00 - 20:00 UTC.Mode: LSB/Phone Band 80 Meter Frek: 3,810 - 3,900 MhzKatagori: Single/Multi Op. (maks. 3 Op, Clubstation)Pertukaran Laporan: Callsign + RS + ORLOKPanitia Pelaksana "Jatinegara Contest 2001"PO BOX 7022 JAT-PB, Jakarta 13070/YBØPUL
M
PAMERAN HOMEBREW
Dalam rangka memperingati HUT XXIV ORARI LokalJatinegara, ORLOK Jatinegara menyelenggarakan pameranhomebrew di Sekretariat ORARI Lokal Jatinegara, CipinangIndah II Kali Malang Jakarta Timur, 3-4 Nopember 2001. Bagirekan-rekan yang berminat dapat menghubungi Aji, YDØKMX,lewat alamat e-mail: ajik@cbn.net.id/YDØKMX

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->