Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Manga Sebagai Diplomasi Luar Negeri Jepang

Manga Sebagai Diplomasi Luar Negeri Jepang

Ratings: (0)|Views: 437 |Likes:
Published by Dane

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Dane on Jun 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/20/2013

pdf

text

original

 
TUGAS KELOMPOK POLITIK LUAR NEGERI JEPANG
 Manga
Sebagai Diplomasi Luar Negeri Jepang
Disusun Oleh:Almando BatangtarisAzi Mubarok Dane CharissaKarimah Sungkar Maghfirah Sandi Pratama PutriIvan Bawazir Rizky Afriza Fitriani
Ilmu Hubungan InternasionalFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Al Azhar Indonesia
 
A.
 
Sejarah
 Manga
Sebagai Diplomasi Luar Negeri Jepang
T
radisi seni naratif atau seni bercerita disertai dengan gambar-gambar yang berfungsiuntuk merepresentasikan tokoh, kejadian, serta mempertegas alur cerita, telah sejak lamamenjadi salah satu bagian dari kebudayaan Jepang yang saat ini banyak dikenal oleh masyarakatinternasional. Namun demikian, pada masa perkembangan awalnya seni ini belumlah dikenaldengan sebutan µmanga¶ seperti sekarang.
T
radisi masyarakat Jepang menambahkan gambar-gambar karakter tertentu sebagai penunjang cerita yang menjadi latar belakang dari perkembangan
manga
moderen saat inidiperkirakan berawal pada abad ke 11/12 Masehi. Hal ini diawali ketika para biksu Budha diJepang mulai menirukan lukisan-lukisan China, menggambarkan cerita-cerita legenda, peperangan, cerita-cerita keagamanan dan kehidupan sehari-hari ke dalam gambar yangdilukiskan di atas gulungan-gulungan kertas.
1
Beberapa gulungan kertas tersebut memilikiukuran panjang yang mencapai 20 kaki (6 meter). Mayoritas dari cerita yang diangkat ke dalamgambar pada gulungan-gulungan tersebut merupakan gambar-gambar yang serius, tetapi beberapa di antaranya ada pula yang ber-
 genre
komedi.
2
 Salah satu karya seni
 pre-manga
yang terkenal pada masa perkembangan awalnya, berasal dari sentuhan tangan
T
oba Sojo (1053-1140).
3
 
T
oba Sojo merupakan biksu sekaligusseniman awal
manga
yang terkenal dengan karya-karya satir yang menggambarkan kehidupansehari-hari para biksu Jepang dengan gaya humor. Karya paling terkenal dari
T
oba Sojomenggambarkan biksu-biksu Budha ke dalam karakter binatang seperti monyet dan kelinci yang pada kesehariannya seringkali melakukan hal-hal konyol seperti mengadakan pertandingankentut dan lain sebaginya. Pada cerita-cerita tersebut,
T
oba Sojo bahkan merepresentasikansosok Budha sendiri ke dalam karakter seekor katak.
4
 Pada perkembangannya kemudian, sekitar abad ke- 16, para seniman tidak lagimelukiskan motif-motif gambar ini dimedia kertas namun berganti menggunakan media kayudengan teknik pahat.
5
Para seniman menggunakan balok-balok kayu sebagai kanvas lukis merekadan memahat berbagai gambar atau karakter yang mereka inginkan sebelum akhirnya diberi
1
 http://www.mangaka.co.uk ,
A Brief History of Manga
, diakses pada 4 Juni 2011, pukul 20.00 wib.
2
 
Ibid.
 
3
 
Ibid.
 
4
Deb Aoki,
Early Origins of Japanese Comics
, disadur darihttp://manga.about.com, diakses pada 4 Juni 2011, pukul 20.00 wib.
5
 
http://www.mangaka.co.uk ,
Loc. Cit.
 
 pewarnaan. Pada masa ini perkembangan seni bercerita melalui gambar-gambar mengalami penyebaran yang sangat pesat di Jepang. Hal ini dikarenakan gambar-gambar dimedia balok kayu sangatlah mudah untuk dibuat sehingga para seniman bisa menghasilkan lebih banyak karya daripada ketika masih menggunakan gulungan kertas.Selain memiliki beberapa bentuk, Manga pun memiliki jasa yang cukup unik ketika perang dunia kedua, yaitu ketika Sebelum dimulainya Perang Dunia II, kondisi kekuranganterhadap kertas membuat banyak penerbit
manga
di Jepang menutup toko-toko mereka danmenyebabkan
manga
menjadi langka untuk dijumpai. Pada perkembangannya kemudian, pemerintah Jepang pada masa itu mendirikan asosiasi bagi para ilustrator Jepang dan mendanai produksi
manga
mereka. Namun demikian, karya
manga
pada masa itu mayoritas ditujukanuntuk kepentingan propaganda.
6
 Pada sekitar 1937, dengan masuknya Jepang kepada masa Perang Dunia II, pemerintahJepang mulai melakukan pembekuan dan pembredelan terhadap para seniman Jepang yangmenuangkan ide-ide mendukung partai oposisi di Jepang melawan pemerintah. Para kartunis diJepang pada masa ini diharuskan untuk bergabung ke dalam organisasi perdagangan
manga
yangdidukung oleh pemerintah, yaitu
Shin Nippon Mangaka Kyokai
(
The New Cartoonists Association of Japan
).
7
 
Genre
cerita yang muncul pada masa ini menampilkan cerita-ceritatentang keluarga Jepang pada masa perang, humor, dan cerita-cerita yang bertujuan untuk mempertajam citra buruk dari musuh-musuh Jepang serta memuja keberanian dari pasukanJepang di medan perang.Kemampuan
manga
untuk meruntuhkan hambatan bahasa dan budaya menjadi
manga
 sebagai media yang sempurna digunakan dalam propaganda. Ketika radio
Tokyo Rose
 menyalurkan siaran yang mendorong sekutu untuk menyerah dalam perang, selebaran denganilustrasi-ilustrasi yang diciptakan oleh para kartunis Jepang juga digunakan untuk merongrongmoral tentara sekutu di medan perang Pasifik.
8
Sebagai contoh, Ryuichi Yokoyama, pencipta
 Fuku-chan
(
 Little Fuku
) dikirim oleh pemerintah ke medan perang untuk membuat komik-komik  perjuangan sebagai bentuk pengabdiannya dalam organisasi kemiliteran Jepang. Penggunaan
manga
sebagai media propaganda pada masa Perang Dunia II ini merupakan awal digunakannya
6
 http://www.mangaka.co.uk ,
Loc. Cit.
7
 
Ibid.
8
 
Ibid.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Murni Nia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->