Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fraktur Femur

Fraktur Femur

Ratings: (0)|Views: 565 |Likes:
Published by Fitria Dewi Nur

More info:

Published by: Fitria Dewi Nur on Jul 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
Fraktur Femur
1.Fraktur Leher Femur 
Adalah diskontinuitas tulang femur dibagian leher femur.Sebagian besar pasien adalah wanita berusia 80 atau 90an,biasanya merupakan fraktur patologik karena penyakitosteoporosis, bisa juga karena penyakit lain osteomalasia, stroke(karena tidak dipakai tulangnya), dll.
-
Klasifikasi
a.Stadium IFraktur yang tak sepenuhnya terimpaksi. b.Stadium IIFraktur lengkap yang tidak bergeser. 
 
c.Stadium IIIFraktur lengkap tetapi dengan pergeseran sedang. d.Stadium IVFraktur yang bergeser secara hebat 
-
Mekanisme cedera
 
Benturan pada trokanter mayor > tekanan di leher femur >diskontinuitas leher femur (fraktur)
-
Patologi
Pada fraktur ini, akan memutus salah satu dari 3 sumberperdarahan caput femur, yaitu biasanya pembuluh darahintramedula, dan bisa juga pembuluh darah retinakular jikabanyak pergeseran. Berarti hanya ada satu yang memperdarahi,yaitu pembuluh darah pada ligamentum teres. Tetapi padamanula,, pasokan darah dari ligamentum teres sangat kecil,bahkan bisa tidak ada. Inilah yang menyebabkan tingginyainsidensi nekrosis avaskular pada fraktur femur yang disertaipergeseran.
-
Gejala Klinis
Biasanya terdapat riwayat jatuh yang diikuti nyeri pinggul. Tungkai pasien terletak pada rotasi lateral dan kaki tampakpendek.
-
Diagnosis
 Terdapat tiga situasi dimana fraktur leher femur dapatterlewatkan;*Fraktur-tekanan pasien manula dengan nyeri pinggul yangtak diketahui mungkin mengalami fraktur-tekanan;pemeriksaan sinar X hasilnya normal tetapi scan tulang akanmemperlihatkan lesi “panas”.*Fraktur yang terimpaksi – garis awal fraktur tak terlihat, tetapibentuk kaput femoris dan leher berubah; selalu bandingkankedua sisi.*Fraktur yang tidak nyeri – pasien yang berada di tempat tidurdapat mengalami fraktur “diam”.
-
Terapi
 Terapi Operasi hampir harus dilakukan karena fraktur yangbergeser tidak akan menyatu tanpa fiksasi internal. Prinsip terapiadalah reduksi yang tepat, fiksasi secara erat dan aktivitas dini.
-
Komplikasi
Umum : trombosis vena, embolisme paru, pneumonia, ulkusdekubitus. Tulang : Nekrosis Avaskular pada caput femoris (30% padafraktur displaced, 10% pada fraktur non-displaced), Non-union(lebih dari 1/3 fraktur leher femur tidak menyatu, terutama padakasus pergeseran berat).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->