Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MR Edisi 243

MR Edisi 243

Ratings: (0)|Views: 443 |Likes:
Published by akang_sia4065
Suratt Kabar Umum Media Rakyat Edisi 243 (2-9Juli 2011)
Suratt Kabar Umum Media Rakyat Edisi 243 (2-9Juli 2011)

More info:

Published by: akang_sia4065 on Jul 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2011

pdf

text

original

 
Edisi 243 Tahun XI, 2 - 9 Juli 2011 Harga Rp. 4.000,- (Luar Jawa + Ongkos Kirim)
e-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Contact Person :
0812 9936 97708787 66 999 09
SURATKABARUMUM
Press Release
Hal. 3
Hal. 4
Hal. 9
Pembawa Suara Pembangunan Bangsa 
website :
www.mediarakyatonline.com
aca Juga 
Nelayan
merupakankelompokmasyarakat yangkehidupannyatergantung padamusim, cuaca, dankeberadaan
(Hal 5)
Tidak Ada AlasanTarik Guru NegeriPejabat Tebo DiharapkanTinggal di Tebo
Khofifah
Indar Parawansa, KetuaUmum MuslimatNahdlatul Ulamamendukung rencanaMajelis UlamaIndonesia
(Hal 2)
Candra, Ketua LSM Laskar Anti Korupsi Indonesia
MariKitaBerantasKorupsi
 
 Mari Kita Berantas Korupsi 
PengaduanMasyarakat
Pengaduan Masyarakat
Telp.(021)-25578389
Telp. (021) - 25578389
Fax.(021)-52892454
Fax. (021) - 52892454
HumasKPK:(021)-25578439
Humas KPK : (021) - 25578439
PO.BOX:575Jakarta10120
PO.BOX : 575 Jakarta 10120
email:pengaduan@kpk.go.id
email : pengaduan@kpk.go.id
KOMISIPEMBERANTASANKORUPSI
Seorang jendral Militer mengundang para wartawan gunamemberi arahan apa yang boleh diberitakan dan apayang tidak boleh diberitakan."Berita Suksesi tidak boleh ditulis, Presiden tidak suka.Pemogokan buruh, jangan ditulis, nanti terjadi konflik.Berita korupsi tidak boleh dipolitisir, wibawa pemerintahrusak. Monopoli tidak boleh menyebut keluarga Presiden,itu tidak etis. Politik tidak boleh memihak rakyat, nantiresah. Kenaikan harga tidak boleh dijadikan berita utama,rakyat nanti marah."Seorang wartawan muda yang tidak sabar lalu menyela,"Kalau begitu, Jendral, apa yang boleh kami beritakan?"Si Jendral menjawab dengan tenang, "Kalian beritakanapa yang barusan saya ucapkan!"
 Pengaturan Berita
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
baca hal
11
Pemerintah KomitmenLindungi Nelayan
Sekjen MK Janedjri M Gaffar 
FatwaHaramBBMDinilaiAneh
Ragam Destinasi WisataKabupaten Ciamis (Bagia 2)
Drs H.Rachman Djalili
TPI DimintaDiserahkan ke Swasta
"jika ada orangmampu atau orangkaya yang membeliBBM bersubsidi makahukumnya dosakarena ia telahmengambil hakorang yang tidakmampu"
baca hal
11
Surabaya,(MR)
Pelabuhan laut Boom Banyuwangi yang sejak tahun 2003direncanakan untuk tempat wisata dan tempat pelayaranrakyat kondisinya sangat memprihatikan, padahal proyek tersebut telah didanai oleh APBN/APBD tiap tahunnyadengandanayangtidaksedikit.Sepertitahun2009anggaranproyekAPBN/APBDsebesar Rp. 44.681.000.000 (empat puluh empat milyar enam ratusdelapan puluh satu juta) yang dikerjakan oleh PT. Tirta RestoAyundaJl.DukuhKupangXXIV/19
 Proyek Pelabuhan Boom Banyuwangi 
DisinyalirSaratKorupsi
Proyek Boom Banyuwangi
Natuna,(MR)
Sudah jatuh tertimpatangga pula, pepatah ini sangatcocok bagi Kadiskes Natuna,
Jelang Lengser dari JabatanDitetapkan Jadi Tersangka
Ahmad Muktar. Melalui perjalanan panjang, jumat tgl17 juni, status Ahmad Muktar  berubah jadiTersangka, kasus“korupsipengandaan kapalPuskel (Puskesmas Keliling)untuk Pulau laut senilai 1,5Millyar. Meski telah ditetap-kan jadi TSK, sejumlah LSM,masih belum puas melihatkinerja Kajari Ranai. Hal itudikatakan Ketua LSM GebukiGerakan Berantas KorupsiKuncus Simatupang melaluiteleponselulernya.Ketidak puasan Kuncussangatberalasan.MenurutDia, banyaknya kasus “korupsi”mencuat kepermukaan, hanyakasus kecil yang dapat terde-teksi Kajari Ranai.KasusPengadaan Puskel, kerugian Negara tidakseberapa,kenapakasus besar, seperti Tukang“Palak”, Mark-up JumlahDokter, Intensive dan jamkes-da tidak terdeteksi,kata Kun-cus, penuh tanya.Apakah kare-na ada oknum pejabat terasturutterlibatdidalamnya.Jika kita ikuti terus pem- beritaan Media rakyat , sudah jelas ada pengakuan oknumtertentu,tentang keterlibatanmantan Bupati Natuna RajaAmirullah, terkait “pemalakananggaran” Puskesmassebanyak25persen.
baca hal
 
11
Agropolitan BukaPeluangAgrowisata
D
alam upaya meningkatkan destinasi wisata diKabupaten Ciamis telah dilakukan penataan danpeningkatan kualitas destinasi seperti revitalisasiSitu Lengkong panjalu dan pada tahun 2011 secarabertahap akan dilakukan pula pada destinasi wisata KarangKamulyan.Peningkatan fasilitas pendukung kepariwisataan jugatelahdilakukandiKawasanPangandaran.
Panorama Lembah Puteri Kawasan Pangandaran
(photo:Heri H)
Cilegon(MR)
Siapa tak kenal Rhoma Irama, si raja dangdut itu bisa jadi dapat profesi baru karenaWali Kota Tangerang, Wahidin Halim, berencana akan berdampingan dengan rajadangdut,RhomaIramadalamPemilihanGubernurBantenpada2011."Saya dapat informasi, bahwa ada kemungkinan WH yang akan maju secbagai calongubernur Banten bersanding dengan Rhoma Irama," kata Sekretaris Dewan PimpinanDaerahGolkarProvinsiBanten,TbImanAriyadi,diCilegon,Banten,Senin.Ariyadimenyatakan,informasibahwaRhomaIramaakandigandeng
Rhoma IramaDilirik Jadi Cawagub Banten
Jakarta(MR)
Reformasi yang utuh ditubuh Kepolisian NegaraRepublik Indonesia (Polri)tentu membutuhkan waktuyang panjang dan komitmenyang kuat dari Kepala Polriserta institusi itu sendiri. Halini tentu harus didukung lewatkomitmen politik dari presiden, pemerintah danDewan Perwakilan Rakyatuntuk tidak mempolitisasiinstitusi Polri demi kepenti-nganpraktissemata.Karena itu, menurutDirektur Eksekutif KomisiUntuk Orang Hilang dan Tin-dakKekerasan(Kontras)HarisAzhar, Polri harus beranimenolak intervensi dari berba-gaipihakdanmenunjukanbah-wa upaya pelayanan dan perlindungan bagi masyarakatadalahhalyangutama.Dalam rangka menyambutHari Bhayangkara yang ke-65ini, imbuh Haris, diharapkandapat menjadi titik awal bagiPolrisebagai
Jakarta(MR)
KetuaMahkamahKonsti-tusi(MK)MahfudMDdituduhmelanggar kode etik hakim.Pasalnya, Mahfud didugamenerima pihak-pihak yangberperkara di rumah dinas-nyapada20Oktober2009.Pihak tersebut adalahBibit Samad Riyanto, WakilKetua Komisi Pemberan-tasan Korupsi (KPK), danBambang Widjojanto yangmenjadi pengacara Bibit.Pada saat itu, mereka meru-pakan pemohon uji materiUndang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPKkhususnya pasal 32 Ayat 1 huruf C. Demikian disampaikanoleh Arsyad Sanusi, mantan hakim MK dihadapan PanitiaKerjaMafiaPemilu,Selasa(28/6),diGedungDPR,
Arsyad “Serang Balik”Mahfud MD
baca hal
11
Mahfud MD
Pengiriman TKWBakal Difatwa Haram
Jakarta(MR)
Persoalan BBM bersub-sidi ini tak kunjung berakhir.Bahkan sejumlah opsi sudahdibuat, mulai menggunakanalat deteksi radio frequencyidentification, sehingga ha-nya kendaraan plat kuning,rodadua,tiga,dankendaraanumum yang memakai BBM bersubsidi. Hingga rencanamenaikkan harga premiumdari Rp 4.500 pe liter men- jadiRp6.500perliternya.Pemerintah dianggapmulai "putus asa" dalam me-ngatasi masalah bahan bakar minyak(BBM)
Polri DiharapkanLebih Independen
 
2
Berita Utama
Edisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI2 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 2011
Yang tidak tercantum di BOX Redaksional bukan wartawan kami. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik wartawan kami dilengkapi dengan
Tanda Pengenal
dan
Surat Tugas Peliputan
dari Redaksi yang
masih berlaku
. Dan saat bertugas wartawan kami selalu membawa Surat Kabar Media Rakyat Edisi terbaru.
Redaksi :
Komplek DDN (Departemen Dalam Negeri)Blok B No. 7 Kec. Pondok GedeKel. Jatiwaringin Bekasi 17411
Telp.
(021) 8461157
Contact Person :
0812 9936 977, 0878 66 999 09
E-mail :
mediarakyat_new@yahoo.com
Website :
WWW.mediarakyatonline.com
Rekening
: Bank BRI Cab.KarawangNo. Rek : 0116-01-022016-50-9a/n: Hisar MT Sagala
Penerbit
: Yayasan Media Rakyat Intermedia
Percetakan
:
PT. Wahana Semesta Intermedia
Pemimpin Umum :
Hisar MT Sagala,
Penasehat :
KH. DR. TG. Abd. Rahman Anwar SH. MA, Drs. H. Ilyas Sabli, Bambang Nugroho. ST, Aleh Heryanto.ST, Drs. Insanul Kamil,Syamsurizon. SH. MSi, Drs. Ir. H. Didin Sahidin, NJ. MSP, Ir.H.Agus Irianto MM,
Konsultasi Hukum :
Susanto. SH,
Pemimpin Redaksi / Penanggung Jawab :
Hisar MT Sagala,
Dewan Redaksi :
Hisar MT Sagala,Drs.H. Asep Achmad Djaelani, MM, Iwan Saputra, SE, M.Si, Drs. H. Yono Kusyono,
Redaktur :
Kusmayanto, Ujang, Irwan Hamid,
Litbang :
Drs.Bendra Suryana,
Manager Iklan :
Heni Astuti,
Manager Distribusi:
Taharlin, SH,
Layout / Design :
Ahmad Y, St,
Fhoto Grafer :
Hamin,
Staf Redaksi :
Jenri. S, Rusman, Rudi,Besti, Hanif Manaf.
PERWAKILAN/ BIRO :
Jakarta Pusat :
Ediatmo (Kepala), Nokipa,
Jakarta Utara :
Eka Lesmana (Kepala), Sarif H, Yanto Sitanggang,
Jakarta Timur :
Sukron (Kepala), Wisnu W,
Jakarta Barat :
Mohammad (Kepala), Nugraha, Tedy Sutisna,
Jakarta Selatan :
Hengki (Kepala), Yusandi, Sahrial Nova,
Karawang :
K. Komarudin, Warsian, Cece Wiriyadi,
Bogor :
Suparman,
Depok :
Ali, Ruslan,
Kab. Bekasi :
S. Wahyudi, Hamdan Bule, Amir Kebo, Suryanto, A. Natawi Jaya, Marulloh, H. Andang Hamdani, Dede Irawansyah, Maulana Yusup,
Purwakarta:
Sapan Supriatna,
Biro Subang :
Iman,
Biro Kota Bandung :
Dodi Sulaeman (Kepala), Marion,
Bandung Barat :
Dayanto, Darfi,
Kabupaten Bandung :
Maman,
Sumedang/ Majalengka :
Edi Moelyana (kepala), Ani Suhartini,Wawan Setiawan, Budi,Ratim, Ruhiyat, Agus Atang, Darmansyah,
Biro Indramayu :
Abdullah (Kepala), Mukromin, Maskin,Suhada, NC Jawir,
Cirebon :
Masduri,
Kuningan :
Dian,
Biro Garut :
Undang Suryana (Kepala), Ali Hasan, Usep Jaelani,
Kab. dan Kota Sukabumi :
Rohmat,
Biro Cianjur :
Ruslan AG, Jaenudin,
Biro Kabupaten Tasik/ Kota Tasik :
Zamzam Hermansyah (Kepala), H. Ade Dimyati, Barkah Sudrajat, Iin Kartiwan, Widayanti, Yuyu Wahyudin, Dede R,
BiroCiamis :
Heri Herdiana (Kepala),
Biro Banjar :
Ahmad Setia (Kepala),
Tangerang :
Halim Untar (Kepala), Herman,
Lebak/ Pandeglang :
Belfri (Kepala), Herianto,
Serang :
Sukendar (Kepala), Nani,
Lampung : Kab. Tanggamus & Pringsewu:
Dahlan (Kepala), Jainuddin,
Perwakilan Sumatera Selatan :
Alex Effendi (Kepala),
Kota Palembang,
Edi Rudianto (Kepala),
Kota Prabumulih :
Alex Effendi (Kepala),
Biro Batu Raja :
Sahmi (Kepala),
OKU Selatan :
Ani Kurniawati, Erlangga Sadam,
Tulang Bawang :
Sumarta(Kepala), Nani,
Kota Metro :
Tohir (Kepala), Maman Irawan,
Pekanbaru :
Paizal (Kepala),Nurdin,
Padang :
Marqian,
Bengkulu :
Aman Sipahutar,
Biro Mukomuko
:
Hilman Daud,
Biro Bengkulu Utara :
Syaiful Bahkri S,
Perwakilan Jambi :
Leman Burhan, (Kepala), Hendar,
Muara Bungo :
Suyono,
Kab. Tebo :
Heri Zaldi,
Musirawas/ Lubuk Linggau:
Iman Koesnadi, Agus Saliem,
Biro Sarolangon :
Leni Hartati,
Biro Bangko :
Zainal Arifin,
Dumai :
Suparta (Kepala), Parjio,
Tanjungpinang :
Zul Ali,
Biro Batam :
GandaS.Prawira (Kepala), Agus Stanza AMd, English Simaremare,
Biro Tanjung Balai Karimun :
Jerlin P (Kepala),
Kab. Lingga :
Heri Susanto (Kepala)
Kab. Bintan :
Defran, Edi Ishak,Amdiman,
Biro Natuna :
Roy S. (Kepala),
Biro Kab. Anambas :
S. Edwar. S (Kepala), Arthur Simatupang,
Rokan Hilir :
M. Erickson. S.Pd (Kepala), Rasmali SH, Syahdan,
Purwokerto :
Hanapiah (Kepala), Kuswandi,
Batang :
Rika Ida (Kepala), Hapid,
Kota Semarang:
Irman Idrus (Kepala), Warsoma,
Cilacap :
Murtaqin,
Pekalongan :
Hetty(Kepala) Narwan,
Purbalingga :
Hermanda,
Yogyakarta :
Suratno,
Klaten :
Sutrisno, Tarmo,
Perwakilan Jawa Timur:
Gandung Cornelius (Kepala), Huala Simanjuntak (Wakil),Fika Laurina Hartono,
Mojokerto :
Moh. Lutfi,
Biro Lamongan :
Adi Sugiarto (Kepala), , Julian Tri, Prayitno,
Biro Banyuwangi :
M. Arif Afandi,
Biro Jombang 
: Moh Sabit(Kepala), Rohimah,
Nganjuk :
Mujiono Fren, Joko Bambang,
Kupang :
Moses Mone Kaka (Kepala)
,
Klaudius Edy Burga,
Kalimantan Barat :
Ranto Leonardo,
KalimantanSelatan / Tengah :
Gatner Eka Tarung, SE (Kepala),
Banjar Masin :
Mulia,
Banjar Baru :
Asrian Talatika,
Pulang Pisau :
Yabi. K,
Samarinda :
Kipan Suerta, Delimah,
Belu &TTu:
Heribertus Kolo (Kepala), Lodowikus Umbu Lodongo, Robertus Seran, Agus TB. SH,
Flores Timur :
Ferdinandus (Kepala), K. Lewoema,
Sorong :
Dea (Kepala), Gonjali,
Perwakilan Sumatera Utara :
Torang Sihite (Kepala), Anggiat Sihombing, Bincar Royven Tamba, Sampang Manik,
Deli Serdang :
Sopian Indris Simanullang, Sidik Mahadi,
Serdang Gegadai :
Erikson Gultom
,
Biro Samosir :
Pardingotan Sitanggang (Kepala), Ekomario S. Malau, Gaya Malau,
Padang Sidempuan:
Chairun (Kepala), Hotman, Ali,
Bali :
NyomanAP, Putu Artha.
Makassar :
Darwis S
Semarang (MR)
Di Kota Semarang, jumlah becak motor lebih dari 100 unit, bahkan sebagian sudah adayang masuk hingga jalan raya.Mayoritas becak motor beradadi daerah pinggiran Kota Sema-rang dan pasar. Akan tetapi ada juga yang melintas di jalan raya.Pemerintah Kota Semarangsecara tegas melarang becak motor beroperasi di Ibu KotaJawa Tengah ini, karena tipekendaraan tersebut ilegal dantidak masuk jenis kendaraanyang ada di UU Nomor 22/2009Tentang Lalu Lintas AngkutanJalan."Becak motor disebut ilegalkarena tidak melalui wajib ujitipe di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi KendaraanBermotorDirjan Perhubungan,"kata Kepala Dinas PerhubunganKomunikasi dan InformatikaKota Semarang, Ednawan Har-yono, di Semarang, Senin.Ednawan menjelaskan ujitipe tersebut wajib dilakukanuntuk setiap 10 unit kendaraanyang diproduksi secara massal.Akan tetapi, becak motor tidak  pernah diajukan uji tipe."Karena tidak dilakukan ujitipe, maka ilegal sehingga kebe-
Pemkot Semarang Larang Cator
radaannya di Kota Semarangdilarang. Kalau memang untuk  becak ya harus dikembalikan kefungsi semula hanya becak tidak ada motornya," katanya.Pada Senin, becak motor melintas di Jalan ThamrinSemarang. Bagian depan ken-daraan berupa becak, tetapi bagian belakang ditempeli mo-tor seperti mesin diesel.Tidak hanya melalui wajibuji tipe, tambah Ednawan, becak motor juga tidak masuk dalam jenis kendaraan yangdisebutkan dalam UU Nomor 22/2009. Undang-undang ter-sebut hanya menyebutkankendaraan bermotor dikelom- pokkan dalam beberapa jenisyakni sepeda motor, mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, dan kendaraan khusus.Menyikapi banyaknya becak motor yang beroperasi diKota Semarang, Ednawan ber-sama dengan dinas terkait akanmelakukan operasi sesuaidengan kewenangan masing-masing."Kalau Dishubkominfomisalnya terkait dengan teknislaik jalan, sedangkan Satpol PPdan Kepolisian dengan kewe-nangannya masing-masing.Jadi tidak bisa hanya dilakukanoleh Dishubkominfo," demikianEdnawan.
>>Warsoma
Jakarta (MR)
Pengamat pasar uang, Farial Anwar memperkirakaninvestasi asing ke pasar domestik akan meningkat, terutamadari investor Amerika Serikat (AS) dan Eropa, melihatpertumbuhan ekonomi nasional yang terus tumbuh.Pelaku asing lebih optimis menempatkan dananya dikawasan Asia, khususnya Indonesi,a yang ekonominyadiperkirakan akan dapat mencapai tujuh persen, katanyayang juga Direktur Currency Management Group di Jakarta,Senin.Menurut Farial Anwar, Indonesia memiliki berbagai dayatarik seperti tingkat suku bunga rupiah yang mencapai 6,75persen, stabilitas keamanan yang terjaga, serta kenyamananberinvestasi yang mendorong mereka lebih tertarik ke pasar domestik.Arus modal asing yang masuk ke pasar domestik selamahanya bermain di pasar finansial seperti pasar saham, pasar uang, dan masuk ke instrumen Bank Indonesia, karena parahedge fund yang memiliki dana itu melakukan investasidalam jangka pendek, ucapnya.Karena itu, lanjut dia, pemerintah harus dapat menarikinvestor asing melakukan investasi dalam jangka panjangseperti membuat pabrik baru sehingga membuka lapangankerja baru yang pada gilirannya memberikan pendapatankepada masyarakat. "Kami optimis pemerintah sedangberusaha ke arah agar pertumbuhan ekonomi nasionaldapat tumbuh lebih baik," ucapnya.Peluang makin besarnya arus modal asing ke Indone-sia, menurut dia, sangatlah besar karena pertumbuhanekonomi AS menurun, pengangguran meningkat bahkanpenjualan properti merosot sebesar 30 persen. Selain itu,krisis utang yang terjadi di Eropa seperti Yunani yangdiperkirakan akan mengalami gagal bayar, dan China yangekonominya mulai melambat.Karena itu, menurut dia pemerintah harus dapatmempersiapkan diri lebih baik lagi agar investor asingberminat untuk menginvestasikan dananya di dalam negeri.Apalagi sejumlah investor asing menyatakan, Indonesiamasih merupakan pasar potensial yang perlu digarap lebihbaik ketimbang di Amerika Serikat dan Eropa yang masihmenerapkan tingkat suku bunga rendah, katanya.
>>Nokipa
Investor Asing ke IndonesiaAkan Meningkat
Jakarta (MR)
Wakil Ketua DewanPerwakilan Daerah (DPD) RI LaOde Ida meminta Ketua DPR RIMarzuki Alie membuktikandugaannya terkait pemba-ngunan gedung perwakilanDPD di setiap provinsi. "Harustunjukan buktinya dong. Kalauitu berdasarkan dugaan, tidak terlalu pas diungkapkanMarzuki Alie. Dia (Marzuki)harus tunjukkan bukti- buktinya," kata La Ode Ida diGedung DPR RI, Jakarta, Senin.Ia juga membantah adanyatudingan penggelembungan
La Ode Ida Minta Marzuki AliBuktikan Tudingannya
anggaran dalam pembangunangedung perwakilan DPD RI itu."Yang lebih penting haruskoordinasi tanya saja SekjenDPD RI, yang menangani pro-yek pembangunan gedung itusehingga jelas. Kalau dibilangmark up anggaran yangdisetujui DPR, berarti merekayang menyetujui mark up. 'Kan belum ditender, masih dalam proses perencanaan," kata dia.Menurutnya, di internalDPD sendiri masih ada perde- batan bagaimana pembangu-nan gedung tersebut seperti bagaimana luasannnya. "Kalauada yang menganggap adamark up, mark up dalam apa?Mark up yang disetujui DPR?Ini makin membingungkanrakyat," katanya.La Ode menambahkandirinya juga membantah adanya perpecahan antara dirinyadengan Marzuki. "Kalau ada perseteruan, saya pribadi kenalMarzuki dari Sekjen PartaiDemokrat. Tapi ada perpecahanseperti apa? Saya tidak pernahmengerti seperti itu. Kita jugasebetulnya sudah minta jadwalkonsultasi pimpinan DPD danDPR supaya tidak terjdi antara
Marzuki Ali
apa-apa dalam mekanisme kerjaantar lembaga," kata La Ode. Iamengatakan, pembangunangedung perwakilan merupakanamanat Undang-undang (UU)dan itu sangat perlu.
>>NokipaJakarta (MR)
Khofifah Indar Parawansa,Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama mendukungrencana Majelis Ulama Indone-sia (MUI) yang akan memfat-wakan haram pengirimantenaga kerja wanita ke luar negeri. Namun demikian,Khofifah yang ditemui di selaacara pendidikan dan pelatihankoperasi Muslimat NU digedung PBNU, Jakarta, Selasa,menilai tidak semua pengirimanTKW harus dihukumi haramatau dilarang.Menurut mantan MenteriPemberdayaan Perempuan itu,yang harus dihentikan totaladalah pengiriman perempuanyang sudah berkeluarga ke luar negeri sebagai pembanturumah tangga (TKW PRT).
Pengiriman TKW Bakal Difatwa Haram
"Pengiriman TKW PRT yangsudah menikah, menurut sayadihentikan total saja, ke semuanegara. Kalau bahasa MUI, ya,mungkin haram," katanya.Menurut Khofifah, bebandan masalah yang timbul dariTKW PRT yang sudah meni-kah cukup besar, baik bagidirinya sendiri maupun bagikeluarga yang ditinggalkan.Sementara untuk TKW PRTyang belum berkeluarga, menu-rut Khofifah, tidak masalahdikirim ke luar negeri, hanyasaja penempatannya di negaratertentu yang dipastikanmemberikan hak dan perlindu-ngan yang layak bagi mereka,misalnya Hongkong. MenurutKhofifah, Hongkong layak bagiTKW PRT karena di sana PRTmasuk dalam pekerja formal."Perlindungan terhadap merekacukup baik. Ada waktu liburnyadan lain-lain. Hongkong inicukup baik bagi TKW PRT In-donesia. Jadi nggak masalahkalau tujuannya adalah Hong-kong," kata Khofifah.Terkait moratorium penem- patan TKI di Arab Saudi yangakan diberlakukan mulai Agus-tus mendatang, Khofifahmenyatakan, kesempatan ter-sebut hendaknya dimanfaatkanuntuk membenahi sistemsekaligus perlindungan dan pemenuhan hak TKI di negaratujuan. Menurutnya, upayamemperbaiki perlindungan dan pemenuhan hak TKI hendaknyatidak hanya fokus di Arab Saudi,karena di sejumlah negara yangmenjadi tujuan TKI pun terjadimasalah. "Misalnya terkait bagaimana TKW ini bisa men- jalankan ibadah sesuai keyaki-nan mereka. Ketika saya bertemu mereka di Taiwan, banyak di antara mereka yangtidak bisa menjalankan shalatdan lain-lainnya," katanya.>
>Ediatmo
Prabumulih, (MR)
Keberadaan even akbar Sea-Games yang akanberlangsung November mendatang,tentunya akan menjadisuatu yang sangat berarti bagi provinsi sumateraselatan,karena dengan di berlangsungkannya eventersebut,menjadikan wilayah sumatera selatan ditinjausecara langsung oleh Negara-negara se Asiatenggara,namun kadang keberadaan even yang sangatbernilai tersebut condong sering dikotori oleh oknum-oknumtertentu,yang tentunya memanfaat kan hal tersebut gunamengelabui public.Seperti hal nya,yang baru-baru ini terjadi, yang dikatakanlangsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas)Prabumulih H.M.Rasyid,S.Ag,MM ,yang mengatakanbanyaknya dana anggaran Diknas tercurahkan untukkepentingan Sea Games diantaranya pembelian benderadan papan nama Sea-Games,yang terpasang di depandiknas,kantor Walikota,dan tempat-tempat lainnya,yangmenghabiskan dana hingga hampir 20 juta rupiah,belum yanglainnya,terang rasyid.Lebih jelas di ungkapkan Rasyid “kita misalkan danaanggaran untuk diknas jumlahnya 25 juta,dan terkucurkanuntuk sea-games 80 persen bahkan lebih,coba bayangkanberapa lagi dana yang sisa,dan dana tersebutlah yangdipergunakan untuk Media dan lainnya,yang sudah di jalankanselama kurun waktu enam bulan ini,jelas Rasyid.Lebih lanjut mantan kabid SLTP/SLTA ini mengatakan“belum lagi ditambah dengan adanya kegiatan jamborenasional,yang tentunya menguras dana anggaran kita karenakita termasuk salah satu leading sector,tutur Kadiknas”.Selain itu sempat keluar dari mulut kadin diknasini,bahwasannya ia akan mengurangi jatah media dan akanada pemangkasan anggaran lainnya,karenamenurutnya,anggaran tidak mencukupi untuk hal itu.Terpisah,pendapat yang diutarakan Diknas tersebutberbeda dengan dinas-dinas lain yang ada diprabumulih,diantaranya yang disampaikan Aris Priono KabagUmum Sektariat Prabumulih yang mengatakan “sebenarnyadalam menyambut sea-games ini,kita Cuma mendapatkanhimbawan dari bapak gubernur,yang menyarankan kita untukturut berpartisipasi dalam menyambut Sea-games dantentunya dengan turut menyukseskan,kata Aris.Senada juga disampaikan Kepala DinasPariwisata,Kebudayaan,Pemuda dan Olah Raga (Dispora)Prabumulih Tafta zani,S.pd,”sebenarnya even sea-gamesyang akan dilaksanakan November nanti,tentunya harusmenjadi even yang sangat menggembirakan bagi kita,bukanhanya satu kabupaten dan kota,tapi bagi kita provinsi sumateraSelatan secara umum ’dengan diiringi rasa nasionalis yangtertanam dalam diri kita,namun Tafta Zani membantah kalauada dinas lain yang mengatakan 80 persen dananya tersedoteven sea-games,karena menurutnya “untuk pemerintahanKota Prabumulih dispora telah menganggarkan untukpemasangan bendera,dan lainnya guna keperluan sebagaipemberitahuan kepada masyarakat,yang hal tersebutdilakukan berdasarkan himbawan dari Gubernur dan Walikotayang juga tentunya karena dispora adalah salah satu leadingsector kegiatan sea-games ini.Lebih terang mantan Kabid TK/SD Diknas ini membantah“kalo memang ada dinas yang mengatakan dana tersedotsea-games,tentunya itu adalah hal yang sangat keliru,karenamenurut himbauwan kita hanya dianjurkan untuk turutberpartisipasi,bukan tekanan secara mutlak”bebernya.
>>Alex Effendi
Kepala Diknas Prabumulih:
80 Persen Dana AnggaranTersedot Sea-Games
 Anggaran Media Akan di Kurangi  Kadispora : Hal yang keliru jika ada yang beranggapan Sea-Games menyedot dana anggaran Dinas
 
3
Berita Utama
Edisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 TEdisi 243 Tahun XIahun XIahun XIahun XIahun XI2 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 20112 - 9 Juli 2011
OKU Selatan, (MR)
Warga kabupaten OKUSelatan jangan sampai menjadi penerus bangsa ngantuk beruk,artinya hanya bisa manggut-manggut saja dan tidak dapatmengerti maksud tujuan lawan bicaranya. Penyebab utama penyakit ngantuk beruk ini tak lain karena penyalah gunaan Narkoba, untuk itu bagi seluruhwarga OKUS dan juga para PNSyang sudah mempunyai jabatanserta berduit jangan sampailupa diri hingga terjerumusdalam Narkoba. Jangan berang-gapan kalau sudah menjadi pejabat tapi belum pakai Narkoba tidak ngetrend dankeren karena akibatnya hanyamenjadi pemuda ngantuk beruk Demikian disampaikan olehwakil Bupati OKU SelatanHj.Herawati Gatot SpM padaacara jalan santai dan senam bersama dalam rangka mempe-ringati Hari Anti NarkobaInternasional (HANI) dan HUTBhayangkara Polres, dihalamanGedung Kesenian Muaraduaminggu pekan lalu.Hera melanjutkan, katakantidak untuk narkoba “Say NoTo Drug”, meskipun Kabupa-ten ini berada di ujung Sumseldan baru satu priode dimekar-kan tetapi dalam kurun waktu
Hj.Herawati Gatot SpM
:
Warga OKUS Jangan SampaiNgantuk Beruk 
lima bulan terakhir sudah 29kasus narkoba berikut paratersangkanya berhasil digulungoleh aparat kepolisian, hal inimembuktikan bahwa wabah Narkoba disini sudah patutdiwaspadai. Juga peran penga-wasan para orang tua terhadap putra-putrinya sangat diperlu-kan. Jika sudah berjam-jam berada dalam kamar terlebih bersama teman-temannya harusdicurigai kalau perlu dobrak kamarnya untuk mengetahuiapa sebenarnya yang tengahmereka perbuat.Kegiatan jalan sehat terse- but dilepas oleh Herawati dariTerminal Muaradua dan ber-akhir di gedung kesenian mua-radua. Terlihat hadir pada saatitu, Kadis Kesehatan Ismail MO,Wakapolres, Kasat Narkoba,anggota DPRD Erlina Virgosia,sejumlah instansi terkait danratusan peserta dari berbagailapisan masyarakat.Sejumlah hadiah Door Prize berupa Televisi dan sebagainyamembuat suasana semakinhangat dan meriah, sorak soraidan tepuk tangan para pesertamenggema spontanitas ketikanomor undian yang disebutkan panitia tepat dengan nomor yang tengah dipegang mereka.Kegiatan tersebut berlangsungtertib, aman dan sukses sejak awal pembukaan hingga berakhirnya acara.
>>Ani
Suasana Jalan santai di kabupaten OKU Selatan
Jombang, (MR)
Setelah dilakukan penyelenggaraan Festival Anak SolehIndonesia tingkat kabupaten yang dilaksanakan pada 25 -26 Desember tahun 2010, Pemkab Jombang mengirimkafilah Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) yang akanberjuang ditingkat propinsi Jawa Timur. Sebanyak 85 anakyang dipandang memenuhi standar kualifikasi.Kafilah ini terdiri dari 20 anak tingkat TKA (kelompok umur 5-7 tahun), 27 anak tingkat TPA ( kelompok umur 7-12 tahun),dan tingkat TQA ( kelompok umur 12-15 tahun). Merekadidampingi 20 orang pendamping dan 15 official.Sebelum memberangkatkan kafilah FASI Jombang Drs.Munif Kusnan M.Si selaku Sekdakab Jombang mengucapkanterima kasih kepada segenap panitia penyelenggara, baikdari komponen pemerintah kabupaten maupun DewanPengurus Daerah Lembaga Pembinaan PengembanganTaman pendidikan Al Quran, Badan Komunikasi PemudaRemaja Masjid Indonesia (LPPTKA – BKPRMI) kabupatenJombang yang telah mengkonsentrasikan semua sumber daya dan tenaga, guna suksesnya kafilah FASI jombangsehingga tahun ini diharapkan mampu meraih juara umum.Pada kesempatan tersebut dia juga menyampaikanbahwa Festival Anak Soleh Indonesia (FASI) ini adalah ajangsilaturrohmi santri berprestasi taman kanak – kanak Al Qur’an(TKA), Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) dan Ta’limul Qur’anlil Aulad (TQA) melalui ragam jenis lomba yang diharapkandapat memotivasi prestasi santri untuk terus giat belajar danmengamalkan ilmunya. Oleh karena itu ajang FASI ini bisadimanfaatkan sebagai pengalaman serta menambah ilmupengetahuan.Di akhir pidatonya Munif Kusnan juga juga berpesanagar para peserta FASI senantiasa menjaga kesehatan diridan memelihara kondisi fisik agar siap saat bertanding.”saya berpesan agar kafilah Jombang mampu untuk selaluberkonsentrasi dan percaya diri serta tidak grogi pada saatbertanding, menjunjung tinggi sportivitas dan nilaipersahabatan dengan banyak menjalin tali silaturahim diantara sesama kafilah fasi lainnya, selalu menjaga namabaik kabupaten Jombang, mengikuti acara festifal anaksholeh ini dengan sebaik mungkin, mematuhi tata tertib, baikdi dalam perlombaan maupun di luar kegiatan lomba”.M.Nafi’ul Huda,S.Ag selaku ketua LPPTKA – BKPMRIsekaligus ketua rombongan berharap nantinya jombangmampu meraih juara pertama. “untuk festival anak soleh ke – 8 ini kita berharap kafilah Jombang bisa meraih juarapertama karena pada 3 tahun yang lalu atau FASI ke – 7kabupaten Jombang meraih peringkat ke – 2” pungkasnya.
>> Team
FASI JombangTargetkan Juara Umum
Surabaya, (MR)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Dr. HRasiyo pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2011 mengukuhkanDewan Pengurus Korpri Unit Dinas Kehutanan Provinsi JawaTimur periode 2011-2016. Pada acara tersebut Sekda ProvinsiJawa Timur selaku Ketua Dewan Pengurus (DP) KorpriProvinsi Jawa Timur periode 2010-2015 didampingi olehSekretaris Dewan Pengurus Korpri Provinsi Jawa Timur.Dalam sambutannya, Dr. H Rasiyo, mengatakan, “peranutama anggota Korpri yakni, Pertama, peran sebagai abdinegara, korpri memiliki tugas dan kewajiban ikutmelaksanakan kehidupan bernegara sesuai dengan amanatkonstitusi dan semua peraturan perundang-undangan yangberlaku. Kedua, peran sebagai abdi masyarakat, korpri harusselalu memberikan pelayanan publik yang terbaik kepadaseluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ketiga, peransebagai abdi pemerintah, korpri senantias harus memberikandukungan pada pelaksanaan tugas keseharian pemerin-tahan yang dilakukan oleh segenap jajaran pemerintahandari pusat sampai daerah-daerah”. Papar Rasio“Dinas Kehutanan mempunyai tugas dan fungsi yangsangat berat dalam mendukung pemerintahan Pakde Karwodan Gus Ipul dalam bidang pembangunan kehutanan dalamRPJMD 2009-2014 pada agenda Optimalisasi pengendaliansumberdaya alam, pelestarian lingkungan hidup danpenataan ruang. Prioritas pembangunan difokuskan padamemperbaiki sistem pengelolaan hutan termasukdidalamnya meningkatkan pengawasan dan penegakanhukumnya”. lanjutnya“Dinas Kehutanan agar dapat meningkatkan hasilkehutanan dalam upaya meningkatkan pertumbuhanekonomi serta yang lebih penting percepatan pelaksanaanrehabilitasi lahan kritis dan lahan potensial kritis. Juga harusdiperhatikan dalam pengamanan dan perlindungan hutandari bahaya kebakaran, perambahan hutan dan penjarahanhutan. Harapnya.
>>gc/hs
DR.H.Rasiyo MSi :
Dishut DiharapkanMeningkatkan Hasil Hutan
Jakarta (MR)
Presiden Susilo BambangYudhoyono menginstruksikanBadan Narkotika Nasional(BNN) untuk memimpin pelak-sanaan Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pence-gahan dan Pemberantasan Pe-nyalahgunaan dan PeredaranGelap Narkotika dan Prekusor  Narkotika (P4GN) 2011-2015.Hal itu dikemukakan olehPresiden Yudhoyono saat me-luncurkan Jakstranas P4GN diLapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta, Minggu, bertepatan dengan peringatanHari Anti Narkotika Interna-sional. "Saya instruksikan BNNdi depan," katanya.Ia juga telah menginstruk-sikan seluruh jajaran pemerin-
Presiden Instruksikan BNN Pimpin Jakstranas P4GN
tah baik pusat maupun daerahuntuk mendukung tekad BNNmewujudkan Indonesia Bebas Narkotika pada 2015.Ia menilai apabila seluruh pihak memberikan komitmendan kerja keras bersama makaIndonesia akan berhasil untuk menghentikan dan mencegahkejahatan narkotika yang ber- potensi merusak generasi muda,karakter dan fisik masyarakatserta dalam jangka panjangmerusak daya saing bangsa.Sementara itu menurutKepala BNN Gories Mere survei prevalensi penyalahgunaannarkotika di Indonesia olehBNN menunjukkan semakinmeningkat dari tahun ke tahun.Dalam survei BNN sejak tahun 2009, prevalensi penya-lahgunaan narkoba pada tahun2009 adalah 1,99 persen dari penduduk Indonesia berumur 10-59 tahun atau sekitar 3,6 jutaorang.Pada tahun 2010, prevalensi penyalahgunaan narkobameningkat menjadi 2,21 persenatau sekitar 4,02 juta orang.Pada tahun 2011, prevalensi penyalahgunaan meningkatmenjadi 2,8 persen atau sekitar 5 juta orang.Ia menyebut hal itu sebagaisuatu fenomena gunung es,yang bisa meningkat dari tahunke tahun dan menilai kalangan pelajar sebagai suatu kelompok yang paling rentan.Gories juga menyebutkanadanya jaringan peredarannarkotika internasional yang beroperasi di Indonesia, antaralain sindikat dari Iran, Nigeria,India, China dan Malaysia,termasuk yang melibatkan WNI.Beberapa diantaranya telah berhasil diungkap oleh aparatyang berwenang. Namun, iamengakui, upaya dan komitmen bersama terus dibutuhkanuntuk melindungi Indonesiadari kejahatan narkotika.
>>Wisnu
Jakarta (MR)
Petugas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Rayamenggerebek gudang semen palsu yang diberi merk"Indocemet" di Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, JakartaUtara, Jumat (24/6). "Ada empat orang yang diduga terlibatpemalsuan semen," kata Direktur Reserse Kriminal KhususPolda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yan Fitri di Jakarta,Senin.Kombes Yan menyebutkan empat tersangka yangditangkap polisi, yakni WK sebagai pemilik gudang, CAS danAS berperan membuat kantong semen, serta YSF yangmencetak kantong semen. Polisi menangkap WK diKemayoran, Jakarta Utara, CAS dan AS dibekuk di Cilangkapdan YSF di Bogor, Jawa Barat.Sementara itu, Kepala Subdirektorat Industri Perda-gangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun KomisarisBesar Polisi Sandy Nugroho menuturkan para tersangkamemproduksi kualitas semen yang sama dengan aslinya."Namun isinya tidak sama dengan aslinya," ujar AKBP Sandy.Polisi menduga tersangka sudah memproduksi semenpalsu selama dua tahun dengan kuantitas produksi 600kantong per hari. Selain menangkap tersangka, polisi menyitabarang bukti berupa empat mobil, 520 sak semen, 14.700kantong sak semen merk "Tiga Roda" palsu, 14 sekop, enamcorong, tujuh garukan semen, 11 buku surat jalan, dua bukumutasi pengiriman barang, dua buku mutasi penerimaanbarang, 800 kantong sak semen polos, empat buat cetakanmerk "Tiga Roda" dan dua kaleng cat.Keempat tersangka dijerat Pasal 90 Undang-UndangNomor 15 Tahun 2001 tentang merk dengan ancamanpenjara lebih dari lima tahun.
>>Sarif/Eka
Gudang IndocementPalsu Digrebek
Padang (MR)
Angota Komisi I DPR RIHidayat Nur Wahid berpen-dapat Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) tidak perluterpengaruh pernyataan OCKaligis yang merupakan pengacara mantan bendaharaPartai Demokrat M Nazarudin.Sebelumnya OC Kaligismenyatakan jika KPK hendak memulangkan M Nazarudinyang berada di Singapura bisaditangkap oleh polisi setempatkarena tidak adanya perjanjianekstradisi.Menurut Hidayat, pernya-taan OC Kaligis tersebut harus
Hidayat Nur Wahid:
KPK Tak Perlu Terpengaruh Pengacara Nazarudin
dipahami dalam konteks yang bersangkutan sebagai penga-cara yang membela kliennya."Namun negara tidak bolehkalah dengan hal tersebutkarena ada kepentingan yanglebih besar yaitu penegakanhukum," kata dia. Karena itu,kata dia, upaya penegakanhukum harus tetap berjalan dantidak perlu khawatir dengan pernyataan tersebut. "Negara punya kepentingn lebih besar dalam upaya menegakanhukum, memberantas korupsidan menegakkan keadilan,"lanjut dia.Terkait dengan pemulanganterduga koruptor yang lari keSingapura, Hidayat menilai halitu sangat mungkin untuk dilakukan. Saat ini pemulangankoruptor dari Singapuraterkendala perjanjian ektradisi pemulangan Warga Negara In-donesia (WNI) yang ada dinegara tersebut. "Sebenarnya perjanjian ektradisi WNI dariSingapura telah ditandata-ngani, namun DPR belum mela-kukan ratifikasi karena Singa- pura mengaitkanya dengan perjanjian kerja sama pelatihanmiliter di kawasan Indonesia.Seharusnya, Singapuratidak mengaitkan hal itu, karenaIndonesia telah meratifikasi perjanjian ektradisi dengantujuh negara lainnya di Asiaserta dua perjanjian tersebutmerupakan hal berbeda. Belajar dari kasus Gayus Tambunanyang bisa dipulangkan dariSingapura, Hidayat yakin pemulangan koruptor lainyayang saat ini berada di negaratersebut bisa diwujudkan, kataHidayat.
>>Marqian
Pandeglang (MR)
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) KabupatenPandeglang, Provinsi Banten, diminta segera menswastakanpengelolaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang ada di sana."Pengelolaan TPI memang sudah layak diserahkan padaswasta, jadi kita minta DKP segera melakukan hal itu," kataWakil Ketua I DPRD Kabupaten Pandeglang, TeungkuAbdurahman, di Pandeglang, Senin.Ia berharap, setelah diserahkan pada pihak swastadiharapkan pengelolaan TPI bisa lebih maksimal, sehinggapenerimaan PAD dari sektor tersebut dapat meningkat.Berdasarkan informasi, kata dia, selama ini PAD perikanan,terutama dari retribusi TPI hanya terealisasi 60-80 persen.Di Kabupaten Pandeglang, terdapat 12 unit TPI, dan dari jumlah itu beberapa di antaranya sangat potensial sepertiTPI I dan II Teluk Kecamatan Labuan, TPI Sidamukti diKecamatan Panimbang, dan TPI Citeureup. "Kalaupengelolaan TPI itu dioptimalkan, bisa menjadi salah satusumber PAD yang bisa diandalkan," kata Abdurrahman.Sebelumnya, pengelolaan TPI memang telah diserahkanpada pihak ketiga, namun karena kurang optimal danpenerimaan PAD sangat kecil, akhirnya diambil alih oleh DKP.Menurut dia, penyerahan pengelolaan pada pihak ketigasebelumnya, bisa dijadikan acuan dan pelajaran, sehinggaketika TPI tersebut kembali diserahkan pada swastapengelolaannya bisa lebih baik. "Jadi apa kekurangannyaharus dibenahi, sehingga ketika nanti diserahkan padaswasta kesalahan yang sama tidak lagi terulang," ujarnya.
>>Belfri
TPI DimintaDiserahkan Ke Swasta

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Muhammad Tuwah liked this
Muhammad Tuwah liked this
Yogo Mooi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->