Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemeriksaan Suhu tubuh

Pemeriksaan Suhu tubuh

Ratings: (0)|Views: 5,775|Likes:
Published by Teti Andrianti

More info:

Published by: Teti Andrianti on Jul 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/27/2013

pdf

text

original

 
Pemeriksaan Suhu tubuh
Suhu tubuh menunjukkan perbedaan antara jumlah energi yang dihasilkan oleh tubuhdengan jumlah energi yang hilang. Dalam keadaan normal suhu tubuh dipertahankan dalam batasnormal, hal ini diatur oleh pusat pengaturan panas (
thermoregulatory
)
pada hipotalamus. Sistemini mengatur keseimbangan antara panas yang dihasilkan oleh sistem metabolisme pada tubuhseperti menggigil, kontraksi otot, penyakit, olahraga, peningkatan aktifitas kelenjar tiroid dengan panas yang hilang sepertu konduksi, konveksi dan evaporasi.Suhu tubuh normal 36oC-37,5oC. Bila produksi panas berlebihan akan menyebabkandemam/ peningkatan suhu tubuh (hyperthermia
)
. Kebalikannya, bila aktifitas berlebihan dapatmenyebabkan suhu tubuh menurun disebut hypothermia.
 Posisi thermometer 
a.
 
O
ral
Pemeriksaan secara oraldengan memasukkan ujungtermometer kaca di bawah bagian depan lidah lalu mulutditutup selama 3-5 menit,kemudian baca hasilnya.Letakkan kembali termometer di bawah lidah beberapa menit, baca hasilnya. Bila suhu masih bertambah, ulangi prosedur sampai temperatur tetap.Sebelum pemakaian,thermometer dikocok agar kolom air raksa berada dibawah35,5oC. Dilakukan pada pasiendewasa yang sadar. Sebelum pemeriksaan pasien tidak bernapas memalui mulut, tidak minum air  panas, air dingin dan tidak merokok selama 15 menit. Faktor-faktor tersebut menyebabkan hasil pembacaan tidak tepat.Kemungkinan kesalahan yang terjadi :
Penderita tidak menutup mulut dengan rapat
Penderita baru minum es atau air panas (pemeriksaan diundur 10-15 menit
)
 
Penderita bernapas melalui mulut
T
erlalu cepat menilai
M
erokok (15 menit sebelumnya
)
 Cara oral, kontra indikasi dilakukan pada pasien dengan kerusakan mulut, setelah operasi mulut,anak-anak, pasien tidak sadar, batuk-batuk, kejang dan menggigil. Keadaan ini akanmenyebabkan termometer pecah. Pada pemakaian termometer elektronik, pembacaan suhu

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Qhy Vyant liked this
AndrisBokilo liked this
Wulan Arlan liked this
NurFadhiela liked this
Syla Alys liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->