Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
69Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kumpulan Membuat Pupuk Cair

Kumpulan Membuat Pupuk Cair

Ratings: (0)|Views: 30,585|Likes:
Published by Fahmi Rizal

More info:

Published by: Fahmi Rizal on Jul 02, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/30/2013

pdf

text

original

 
Bahan dan Alat:
1 liter bakteri5 kg hijau-hijauan/daun-daun segar (bukan sisa dan jangan menggunakan daun dari pohonyang bergetah berbahaya seperti karet, pinus, damar, nimba, dan yang sulit lapuk seperti jato, bambu, dan lain-lainnya)0,5 kg terasi dicairkan dengan air secukupnya1 kg gula pasir/merah/tetes tebu (pilih salah satu) dan dicairkan dengan air 30 kg kotoran hewanAir secukupnyaEmber/gentong/drum yang dapat ditutup rapat
Cara Pembuatan:
Kotoran hewan dan daun-daun hijau dimasukkan ke dalam ember.Cairan gula dan terasi dimasukkan ke dalam ember.Larutkan bakteri ke dalam air dan dimasukkan ke dalam drum, kemudian ditutup rapat.Setelah 8-10 hari, pembiakan bakteri sudah selesai dan drum sudah dapat dibuka.Saring dan masukkan ke dalam wadah yang bersih (botol) untuk disimpan/digunakan.Ampas sisa saringan masih mengandung bakteri, sisakan sekitar 1 sampai 2 liter, tambahkanair, terasi, dan gula dengan perbandingan yang sama. Setelah 8-10 hari kemudian bakteri sudah berkembang biak lagi dan siap digunakan. Demikian seterusnya.
Kegunaan:
Mempercepat pengomposan dari 3-4 bulan menjadi 30-40 hari.Dapat digunakan langsung sebagai pupuk semprot, apabila tanah sudah diberi kompos (subur),tetapi apabila tanah kurang subur/tandus, penggunaan langsung sebagai pupuk tidak dianjurkan.Pupuk cair (larutan bakteri) ini tidak diperbolehkan untuk dicampur dengan bakteri lain,terutama bahan kimia atau bahan untuk pestisida lainnya seperti tembakau.~ oleh petanidesa pada Februari 3, 2007.Ditulis dalamCara Membuat Pupuk Cair Organik 
Daun Sirsak (Nangka Belanda) ternyata dapat digunakan sebagai bahan pestisida organik untuk mengendalikan Hama Thrips pada tanaman Cabai.Caranya :50 – 100 lembar daun sirsak dihaluskan (boleh pake blender) dan dicampur dengan 5 liter air kemudian didiamkan selama sehari semalam, rendaman tersebut kemudian disaring dengankain.1 liter hasil saringan dapat dicampurkan dengan 1 tangki semprot ukuran 17 liter, dan gunakanuntuk menyemprot tanaman cabe, Thrips pun akan lenyap.Selamat mencoba.~ oleh petanidesa pada April 25, 2007.Ditulis dalamDaun Sirsak untuk atasi Hama Thrips
 
Pupuk Hijau: adalah pupuk organik yang terbuat dari sisa tanaman atau sampah yang diprosesdengan bantuan bakteri.
Bahan dan Komposisi:
200 kg hijau daun atau sampah dapur.10 kg dedak halus.¼ kg gula pasir/gula merah.¼ liter bakteri.200 liter air atau secukupnya.
Cara Pembuatan:
Hijau daun atau sampah dapur dicacah dan dibasahi.Campurkan dedak halus atau bekatul dengan hijau daun.Cairkan gula pasir atau gula merah dengan air. Masukkan bakteri ke dalam air.Campurkan dengan cairan gula pasir atau gula merah. Aduk hingga rata.Cairan bakteri dan gula disiramkan pada campuran hijau daun/sampah+bekatul.Aduk sampai rata, kemudian digundukkan/ditumpuk hingga ketinggian 15-20 cm dan ditutuprapat.Dalam waktu 3-4 hari pupuk hijau sudah jadi dan siap digunakan.~ oleh petanidesa pada Februari 3, 2007.Ditulis dalamCara Membuat Pupuk Hijau Organik 
Membuat pupuk Effective Microorganisme atau EM
Pupuk EM adalah pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi menggunakanbakteri (microorganisme). Sampah organik dengan proses EM dapat menjadi pupukorganik yang bermanfaat meningkatkan kualitas tanah.Beriikut langkah-langkah pembuatan pupuk menggunakan EM :
Pembuatan bakteri penghancur (EM).Bahan-bahan :
Susu sapi atau susu kambing murni.
Isi usus (ayam/kambing), yang dibutuhkan adalah bakteri di dalam usus.
Seperempat kilogram terasi (terbuat dari kepala/kulit udang, kepala ikan) + 1 kgGula pasir (perasan tebu) + 1 kg bekatul + 1 buah nanas + 10 liter air bersih.
Alat-alat yang diperlukan :
Panci, kompor dan blender/parutan untuk menghaluskan nanas.
Cara pembuatan :
 Trasi, gula pasir, bekatul, nanas (yang dihaluskan dengan blender) dimasak agarbakteri lain yang tidak diperlukan mati.
Setelah mendidih, hasil adonannya didinginkan.
 Tambahkan susu, isi usus ayam atau kambing.
Ditutup rapat. Setelah 12 jam timbul gelembung-gelembung.
Bila sudah siap jadi akan menjadi kental/lengket.
 
Perlu diperhatikan susu jangan yang sudah basi karena kemampuan bakteri sudahberkurang. Sedangkan kegunaan nanas adalah untuk menghilangkan bau hasil prosesbakteri.
~ oleh petanidesa pada Februari 3, 2007.Ditulis dalamCara Membuat EM (Effective Microorganism)
Pestisida adalah zat pengendali hama (seperti: ulat, wereng dan kepik). Pestisida Organik:adalah pengendali hama yang dibuat dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dantembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat oleh petani, maka pestisida organik dapatdibuat sendiri oleh petani sehingga menekan biaya produksi dan akrab denga lingkungan.
Bahan dan Alat:
2 kg gadung.1 kg tembakau.2 ons terasi.¼ kg jaringao (dringo).4 liter air.1 sendok makan minyak kelapa.Parutan kelapa.Saringan kelapa (kain tipis).Ember plastik. Nampan plastik.
Cara Pembuatan:
Minyak kelapa dioleskan pada kulit tangan dan kaki (sebagai perisai dari getah gadung).Gadung dikupas kulitnya dan diparut.Tembakau digodok atau dapat juga direndam dengan 3 liter air panasJaringao ditumbuk kemudian direndam dengan ½ liter air panasTembakau, jaringao, dan terasi direndam sendiri-sendiri selama 24 jam. Kemudian dilakukan penyaringan satu per satu dan dijadikan satu wadah sehingga hasil perasan ramuan tersebutmenjadi 5 liter larutan.
Dosis:
1 gelas larutan dicampur 5-10 liter air.2 gelas larutan dicampur 10-14 liter air.
Kegunaan:
Dapat menekan populasi serangan hama dan penyakit.Dapat menolak hama dan penyakit.Dapat mengundang makanan tambahan musuh alami.
Sasaran:
Wereng batang coklat, Lembing batu, Ulat grayak, ulat hama putih palsu.Catatan: Meskipun ramuan ini lebih akrab lingkungan, penggunaannya harus memperhatikan batas ambang populasi hama. Ramuan ini hanya digunakan setelah polulasi hama berada atau

Activity (69)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Diahpinua Imueet liked this
Anto Gunawan liked this
INna Susil liked this
Atik Nurhayati liked this
Anang Budi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->