Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi

Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi

Ratings: (0)|Views: 1,056|Likes:

More info:

Published by: Sigit Pecinta Ultras on Jul 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/12/2014

pdf

text

original

 
Ruang Lingkup Psikologi Komunikasi
Bila Kroeber dan Kluchhohn (1957) berhasil mengumpulkan 164 definisi kebudayaan,Dence (1970) menghimpun tidak kurang dari 98 definisi komunikasi. Definisi-definisi tersebutterlatarbelakangi berbagai perspektif; mekanistis, sosiologistis, dan psikologistis. Hovland danKelly, psikolog, mendefisikan komunikasi sebagai µ¶ the process by which an individual (thecommunicator) transmitsstimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individuals (the audience)¶¶ (1953;12). Dance (1967) mengartikan komunikasi dalam rangka psikologi behaviorisme sebagai usaha µ¶ menimbulakan respon melalui lambing-lambang verbal¶¶, ketikalambing-lambang verbal tersebut bertindak sebagai stimuli. Raymond S. ross (1974;b7)mendefisikan komunikasi sebagai.(Rahmad,2007,3)Dictionary of Behavioal Science, menyebutkan enam pengertian komunikasi;1.
 
P
enyimpanan perubahan energy dari satu tempat ke tempat yang lain sepertidalam sistem saraf atau penyimpanan gelombang-gelombang suara.2.
 
P
enyimpanan dan penerimaan signal atau pesan oleh organism.3.
 
P
esan yang disampaikan4.
 
(teori komunikasi).
P
roses yan dilakukan satu sistem untuk mempengaruhi sistemyang lain melalui pengaturan signal-signal yang disampaikan.5.
 
(K. Lewin).
P
engaruh satu wilayah pesona pada wilayah pesona yang lainsehingga perubahan dalam satu wilayah menimbulkan perubahan yang berkaitan pada wilayah lain.6.
 
P
esan pasien kepada pemberi terapi dalam psikoterapi.
P
sikologi menyebut komunikasi pada penyimpanan energy dari alat-alat indera ke otak.
P
ada peristiwa penerimaan dan pengelolaan informasi, pada proses saling pengaruh di antara berbagai sistem dalam diri organism dan organism.Bagian luar neuron, dendrit, adalah penerima informasi. Soma mengelolah informasi danmenggabungkannya. Axon adalah kebel miniature yang menyampaikan informasi dari alatindera ke otak, otak ke otak, atau dari neuron yangsatu dengan yang lain. Axon terdapatlahserangkaian knop (terminal knobs) yang melanjutkan informasi itu.
P
sikolog menyebut proses inikomunikasi.
P
eosesnya memang tidak berbeda dengan siaitem telekkomunikasi dengan
 
terminak-terminal relay dan dilengkapi dengan computer. Otak manusia sendiri adalah computer yang mampu menyimpan 280 quintillion (280 ditambah 18 angka nol) bit informasi.(1982;85)Komunikasi di antara individu; pesan dari seseorang individu menjadi stimulus yangmenimbulkan respons pada induvidu yang lain.
P
sikologi bahkan meneliti lambing-lambangyang disampaikan. Meneliti proses mengungkapkan pikiran menjadi lambing, bentuk-bentuk lambing, dan pengaruh lambing terhadap prilaku manusia.
P
enelitian ini melahirkan ilmu blasteran anatar psokologi dan linguistic, psikolinguistik.Komunikasi terapeutik; hubungan sosoial yang bermanfaat. Komunikasi terapeutik memandang gangguan jwa bersumber pada gangguan komunikasi, pada ketidakmampuan pasienuntuk mengunkap dirinya.
P
endeknya, meluruskan jiwa orang diperoleh meluruskan caranya berkomunikasi(Ruesch;1973)
C
iri Pendekatan Psikologi Komunikasi
Interaksi social; social harus didahului oleh kontrak dan komuniksi, untuk memahamiorganisasi dan berfunsinya kelompok yang sekompleks masarakat, kita perlu meneliti sistemkomunikasi pada seluruh tingkatanya. Salah satu tingkatanya,
komunikasi massa
, mengisaratkan pengguna alat-alat mekanis dan elektronis. Ketika masarakat moderen tumbuh lebih besar danlebih kompleks, media tersebut makin diandalkan untuk memcapai tujuan kelomkok tertentuseperti menyebarkan barita, menyajikan hiburan massa.
P
ara ahli sosiologi sangat tertarik pada bagaimana berbagai corak masarakat.Harnack dan Fest (1964) menganggap komunikasi sebagai µ¶ proses interaksi di antaraorang untuk tujuan integrasi intarpersonal dan interpersonal¶¶. Edwin Neumna juga (1948)mendefinisikan komunikasi sebagai µ¶ proses untuk mengubah kelompok menusia menjadikelompok yang berfungsi¶¶. Aliran sosiologi yang banyak mewarnai stugdy komunikasi ialahaliran
ineraksi simbolik 
(Blumer,1969)Fisher menyebut empat cirri pendekatan psikologi pada komunikasi; penerimaan stimulisecara indrawi (sensory reception of stimuli) yang mengantarai stimuli dan respons (internal
 
mediation stimuli), prediksi respons (prediction of response), dan peneguhan respons (reinforcement)
P
eneguhan adalah respons lingkungan (atau orang lain pada respons organism yang asli).Bergera dan Lambert menyangkut feedback (umpan balik). Fisher tetap menyebutnya peneguhansaja (Fisher, 1978;136-142)
Penggunaa Psikologi Komunikasi
Komunikasi efektif, Ashley Montagu di atas, kita belajar menjadi manusia melaluikomunikasi. Anak kecil hanyalah sesonggok daging sampai ia belajar mengungkapkan perasaandan kebutuhanya melalui tangisan, tendangan dan senyum.Bagaimana tanda-tanda komunikasi yang efektif? Komunikasi yang afektif menurutStewart L. tubs dan Sylyvia Moss (1974-13) paling tidak meninbulkan lima hal;
pengertian,kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang makin baik, dan tindakan.
Konsepsi Manusia Dalam Psikoanalisis
Seluruh aliran psikologi psikoanalisis secara tegas memperhatikan struktur jiwa manusia.
P
endiri psikoanalisis, adalah orang barusaha merumuskan psikologi manusia.
P
erilaku manusia merupakan hasil interaksi tiga sub dari sistem kepribadian manusia
I
d,Ego
dan
Superego
.John Locke (1632-1704) menurut kaum empiris, pada waktu lahir manusia tidak mempunyai µwarna mental¶, warna mental di dapat dari pengalaman.
P
engalaman adalah satu-satunya jalan ke pemilikan pengetahuaan. Bukan idea yang menghasilkan pengetahuan, tetapikedua-duanya adalah produk pengalaman. Secara psikologis, ini berarti seluruh prilaku manusia.Menurut Lewin, perilaku manusia harus dilihat dalam kontesnya. Dari fisik, Lewinmeminjam konsep
medan
(field) untuk menunjukkan totalitas gaya yang mempengaruhi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->