Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Resume Pendidikan Anak Dalam Islam

Resume Pendidikan Anak Dalam Islam

Ratings: (0)|Views: 2,105 |Likes:
Published by Mohamad Dwi Fidiqsa

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Mohamad Dwi Fidiqsa on Jul 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2013

pdf

text

original

 
BAGIAN IPASAL IIPerasaan Terhadap Anak-Anak A.Kasih Sayang Terhadap Anak-Anak Merupakan Anugerah AllahTerhadap Hamba
Kasih sayang adalah sifat yang mulia,yang oleh Allah dianugerahkan kepada tiap-tiap jiwa manusia agar mereka saling menghargai dan bersimpati. Perasaan ini merupakanmodal bagi orang tua dan pendidik untuk mencetak generasi yang unggul,berakhlak muliadan berbudi luhur.Jika dari jiwa kita tidak ada rasa kasih sayang,maka janganlah berharap bahwaanak atau siswa kita akan memiliki rasa kasih sayang pula pada sesama. Oleh karena pentingnya rasa tersebut,di dalam Islam pun hal ini telah diatur. Agar di dalam diri anak  juga akan tumbuh rasa tersebut.Seperti yang kita ketahui,bahwa Junjungan Nabi kita Muhammad Saw merupakansuri tauladan yang baik. Beliau telah mengajarkan pada kita bagi yang bergelut dalamdunia pendidikan perilaku yang dilandasi dengan kasih sayang itu adalah wajib dan akan berpengaruh pada bagaimana perkembangan perilaku anak di masa yang akan datang.Dalam hal ini kami sitir beberapa hadis Rasulullah Saw.Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari Amr bin Syu’aib dari bapaknya dandari kakeknya, bahwa Rasul Saw. Bersabda:
“ Nabi Saw. Telah didatangi seorang laki-laki yang membawa seorang bayi. Kemudian beliau memeluknya dan bersabda,’ Apakah engkau menyayanginya?’ Laki-laki itu menjawab,’Tentu saja.’ Nabi bersabda,’ Sesungguhnya Allah menyayangimulebih dari kamu menyayanginya. Sesungguhnya Dia Dzat Yang Maha Pengasihdibandingkan orang-orang yang mengasihi.”
Sungguhpun beliau adalah seorang Rasul dan Nabi , tiada hal yang mengganggu pikirannya untuk menyayangi putra-putrinya. Dan jika seorang sahabat ketahuan bahwa
1
 
dirinya tidak menyayangi anaknya, Nabi pasti akan mencemoohnya dan mengarahkanmereka pada hal kebaikan dalam sebuah rumah tangga ,keluarga dan anak-anak.Seperti dalam hadis di bawah ni yang disandur dalam
 Adabul Mufrid 
, ImamBukhari telah meriwayatkan dari Aisyah r.a.:
Seorang A’rabi telah mendatangi Nabi Saw. dan berkata,’Apakah kaumenciumi anak-anakmu sedangkan kami belum pernah melakukan hal itu?’ Maka NabiSaw,’ Apakah engkau ingin Allah mencopot kasih sayang dari hatimu?”
Al-Bukhari telah meriwayatkan ,bahwa Abu Hurairah r.a.telah berkata:
“ Rasulullah Saw telah menciumi Al-Hasan bin Ali. Ketika itu di sisi beiau Al- Aqra’ bin Habis At-Tamimi. Al-Aqra’ berkata,’ Sesungguhnya aku mempunyai 10 orang anak,tapi tidak pernah di antara mereka pernah aku cium.’Maka Rasulullah Sawmemandangnya dan bersabda,’ Barangsiapa yang tidak mengasihi, tidak akan dikasihi.”
Begitu besarnya kasih sayang Rasul terhadap anak-anak,bahkan disuatu riwayat Nabi berlinangan air matanya ketika seorang anak akan menemui ajalnya. Ini merupakantanda kesedihan dan kasih sayang Nabi kepada anak kecil dan ini juga sebagai pelajaran bagi umat tentang keutamaan kasih sayang itu sendiri.Tidaklah mengherankan jika dalam setiap jiwa orang tua terisi oleh rasa kasihsayang,karena di setiap kasih sayang yang kita berikan,sudah barang tentu akan lahir kasih sayang yang lainya. Seperti sebuah pepatah “ Apa yang kau tanam itulah yang kautuai.”
 
B.Mendahulukan Kepentingan Islam Daripada Cinta Kepada Anak 
Rasa cinta,kasih dan sayang kepada anak janganlah menjadi suatu penghalang bagi kita untuk berjihad
 fii sabililah
. Sebab,pada haikatnya tujuan kita diciptakan di duniamerupakan sebagai hamba Allah dan khalifah,di mana kedua tugas tersebut berupaamanah untuk selalu menegakkan agama Allah dan mendirikan masyarakat Islami,sertamengarahkan kepada jalur kebenaran yang sesuai syari’at kepada mereka yang muslimnamun tersesat pada kenistaan semata.
2
 
Demikian pula yang dilakukan para sahabat yang rela demi tertegaknya agamaAllah. Bahkan bagi mereka tidak ada suatu gerakan selain untuk berjihad dan tidak adatujuan yang benar selain tujuan Islam. Para sahabat pun merelakan semua hal yang sangat berharga bagi dirinya demi tercapinya tujuan tersebut. Anak,istri dan harta materi yangmereka miliki semua ditinggalkan tanpa memandang ke kanan dan ke kiri. Yang adadalam pikiran dan hati mereka bahwa cinta,kasih dan sayangnya telah mereka berikan pada keluarga dengan baik. Dan mereka pun tak akan begitu saja meninggalkanya,karenatiada yang tahu apa yang akan terjadi apakah pulang membawa kemenangan atau hanyasebuah kenangan.Di antara pernyataan mulia yang dikumandangkan oleh Imam Hasan Al-Bannaadalah bahwa ia biasa melakukan ispeksi kepada para pemuda yang berdakwah menujuridha Allah di setiap lapangan pada setiap hari raya. Pada suatu saat,ketika ia akan keluar,anaknya,Saiful Islam, menderita sakit keras dan mendekati kematiaanya. Maka istrinya bilang.” Jika kau tinggal bersama kami dan duduk di dekat anakmu yang sakit.tentu kamiakan merasa tenang.” Ia menjawab sambil menenteng tasnya,” Jika Allahmenganugerahkan kesembuhan kepada anakku, maka bagi Allahlah segala puji dankarunia itu. Dan jika Allah menakdirkan ia untuk mati, maka sesungguhnya kakeknyalebih mengetahui jalan menuju kubur.Kemudian ia keluar sambil membacakansepenggal ayat dalam QS. At-Taubah: 24.Sungguh miris bila kita membaca secuplik kisah tersebut,namun ada hikmah yangsangat dalam di balik kisah tersebut. Seorang ayah yang sangat memegang teguh perjuangan atau jihad di jalan Allah demi mengharap ridhanya rela meninggalkan si buahhatinya yang dalam keadan sakit keras dan maut akan menjemputnya. Memang sebagai bapak yang beriman ,seharusnya cinta pada Islam,jihad dan dakwah kepada Allah itumenguasai hati dan seluruh anggota badan. Sebaiknya ,semua dari hal di atas harusdiutamakan daripada cinta kepada keluarga,anak-anak dan kerabat.,sehingga kau dapat bertolak untuk menyampaikan dakwah dan mengibarkan panji jihad.semoga engkautermasuk orang-orang yang membangun kemegahan Islam, negara Al-Qur;an dankejayaan umat dengan kemauan dan tekad yang kuat.semua itu tidak sulit bagi Allahuntuk melakukannya.
3

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Vasea Eva liked this
Dewy Dewi liked this
Riswandi Pandawa liked this
Effat Kallonk's liked this
Fidah Shalehah liked this
Fidah Shalehah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->