Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
9Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bagaimana Cara Membuat Puisi Yang Baik Dan Dapat Dihayati Maknanya

Bagaimana Cara Membuat Puisi Yang Baik Dan Dapat Dihayati Maknanya

Ratings: (0)|Views: 3,473|Likes:
Published by adilnewchemistry

More info:

Published by: adilnewchemistry on Jul 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/13/2012

pdf

text

original

 
Bagaimana cara membuat puisi yang baik dan dapat dihayati maknanya ? sering kali ketikamambuat puisi, beberapa unsur penting dalam membuat puisi diabaikan oleh si pembuat,mungkin termasuk Anda jadinya puisi yang disampaikan kurang memiliki makna. Bagiorang gemar membuat puisi haruslah memahami beberapa unsur penting yakni 
. Ada 10 unsur intriksik puisi yang sangat penting untuk menunjangkeindahan dan kesempurnaan dalam membuat puisi
Unsur Intrinsik Puisi
1. Tema adalah : ide atau gagasan yang menduduki tempat utama di dalam cerita.Hanya ada satu tema dalam satu puisi, walaupun puisinya panjang.2. Rasa : Rasa disebut juga arti emosional. Misalnya : sedih, senang, marah, heran, gembiradll.3. Nada adalah : sikap kita terhadap persoalan yang kita bicarakan.o Mengguruio Mencacio Merayuo Merengek o Mengajak o Menyindir o Dsb.4. Amanat adalah : pesan yang akan disampaikan oleh pengarang.Contoh amanat :Mengharapkan pembaca marah.BenciMenyenangi sesuatuBerontak pada sesuatu.5. Diksi ialah : pilihan kata yang tepat.Keberhasilan puisi dicapai dengan mengintensnsifkan pilihan kata yang tepat.
 
6. Imajeri atau daya bayang ialah :suatu kata atau kelompok kata yang digunakan untuk menggunakan kembali kesan-kesan panca indera dalam jiwa kita.Jenis Imajeri :1. Imajeri pandang2. Imajeri dengar 3. Imajeri rasa4. Imajeri kecap7. Kata-kata konkret adalah : kata-kata yang jika dilihat secara denotatif sama, tetapi secarakonotatif tidak sama, bergantung pada situasi dan kondisi pemakainya.8. Gaya Bahasa adalah : cara mengungkapkan pikiran melalui kata-kata.9. Irama atau Ritme adalah meninggi atau merendahnya nada mengeras-melembuttekanannya, mempercepat-melambat temponya.10. Rima atau unsur bunyi/sajak adalah unsur bunyi untuk menimbulkan kemerduan puisiunsur yang dapat memberikan efek terhadap makna nada dan suasana puisi tersebut.Semoga dengan memahami 10 unsur intrinsik pada puisi diatas Anda dapat membuat puisiyang lebih bermakna dan lebih bugus lagi dari sebelumnya.Karya sastra secara umum bisa dibedakan menjadi tiga: puisi, prosa, dan drama. Secaraetimologis istilah puisi berasal dari kata bahasa Yunani
 poesis
, yang berarti membangun,membentuk, membuat, menciptakan. Sedangkan kata
poet 
dalam tradisi Yunani Kuno berarti orang yang mencipta melalui imajinasinya, orang yang hampir-hampir menyerupaidewa atau yang amat suka kepada dewa-dewa. Dia adalah orang yang berpenglihatantajam, orang suci, yang sekaligus merupakan filsuf, negarawan, guru, orang yang dapatmenebak kebenaran yang tersembunyi.Menurut Kamus Istilah Sastra (Sudjiman, 1984), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.Watt-Dunton (Situmorang, 1980:9) mengatakan bahwa puisi adalah ekpresi yang kongkretdan yang bersifat artistik dari pikiran manusia dalam bahasa emosional dan berirama.Carlyle mengemukakan bahwa puisi adalah pemikiran yang bersifat musikal, kata-katanyadisusun sedemikian rupa, sehingga menonjolkan rangkaian bunyi yang merdu sepertimusik.Samuel Taylor Coleridge mengemukakan puisi itu adalah kata-kata yang terindah dalamsusunan terindah.Ralph Waldo Emerson (Situmorang, 1980:8) mengatakan bahwa puisi mengajarkansebanyak mungkin dengan kata-kata sesedikit mungkin.
 
Putu Arya Tirtawirya (1980:9) mengatakan bahwa puisi merupakan ungkapan secaraimplisit dan samar, dengan makna yang tersirat, di mana kata-katanya condong padamakna konotatif.Herman J. Waluyo mendefinisikan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yangmengungkapkan pikiran dan perasaan penyair secara imajinatif dan disusun denganmengonsentrasikan semua kekuatan bahasa dengan pengonsentrasian struktur fisik danstruktur batinnya.Ada juga yang mengatakan bahwa puisi adalah bentuk karya sastra yang mengekspresikansecara padat pemikiran dan perasaan penyairnya, digubah dalam wujud dan bahasa yang paling berkesan.
Yang Membedakan Puisi dari Prosa
Slametmulyana (1956:112) mengatakan bahwa ada perbedaan pokok antara prosa dan puisi. Pertama, kesatuan prosa yang pokok adalah kesatuan sintaksis, sedangkan kesatuan puisi adalah kesatuan akustis. Kedua, puisi terdiri dari kesatuan-kesatuan yang disebut baris sajak, sedangkan dalam prosa kesatuannya disebut paragraf. Ketiga, di dalam barissajak ada periodisitas dari mula sampai akhir.Pendapat lain mengatakan bahwa perbedaan prosa dan puisi bukan pada bahannya,melainkan pada perbedaan aktivitas kejiwaan. Puisi merupakan hasil aktivitas pemadatan,yaitu proses penciptaan dengan cara menangkap kesan-kesan lalu memadatkannya(kondensasi). Prosa merupakan aktivitas konstruktif, yaitu proses penciptaan dengan caramenyebarkan kesan-kesan dari ingatan (Djoko Pradopo, 1987).Perbedaan lain terdapat pada sifat. Puisi merupakan aktivitas yang bersifat pencurahan jiwayang padat, bersifat sugestif dan asosiatif. Sedangkan prosa merupakan aktivitas yang bersifat naratif, menguraikan, dan informatif (Pradopo, 1987)Perbedaan lain yaitu puisi menyatakan sesuatu secara tidak langsung, sedangkan prosamenyatakan sesuatu secara langsung.
Unsur-unsur Puisi
Secara sederhana, batang tubuh puisi terbentuk dari beberapa unsur, yaitu kata, larik , bait, bunyi, dan makna. Kelima unsur ini saling mempengaruhi keutuhan sebuah puisi. Secarasingkat bisa diuraikan sebagai berikut.Kata adalah unsur utama terbentuknya sebuah puisi. Pemilihan kata (diksi) yang tepatsangat menentukan kesatuan dan keutuhan unsur-unsur yang lain. Kata-kata yang dipilihdiformulasi menjadi sebuah larik.Larik (atau baris) mempunyai pengertian berbeda dengan kalimat dalam prosa. Larik bisa berupa satu kata saja, bisa frase, bisa pula seperti sebuah kalimat. Pada puisi lama, jumlahkata dalam sebuah larik biasanya empat buat, tapi pada puisi baru tak ada batasan.

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Priyanto Spd added this note|
I like it very much, thank of all
Alias Sidek liked this
Khalit Suara liked this
Adi Akbar added this note|
nice
doubledhe liked this
doubledhe liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->