2tetap mentransfer sikap-sikap arif, bahwa dalam setiap kegagalan selalu ada pelajaranberharga. Seorang bijak berkata,”sukses hanyalah pijakan terakhir dari tanggakegagalan.”Kita perlu menggalakkan orang untuk berani mengambil resiko. Hal ini membutuhkanpola pikir yang sangat berbeda. Untuk kita, itu berarti mengabaikan peraturan yang telahberlaku baik selama 30 tahun lebih.Lee Kuan Yew, mantan PM Singapura
Yang Diperlukan Untuk Menghadapi Kegagalan
Ada banyak pembahasan tentang tips menghadapi kesuksesan. Tetapi bagi kami, samapentingnya, menyiapkan sejumlah hal untuk menghadapi kegagalan! Billy P.S. Lim,motivator kelas dunia yang berbasis di Malaysia, pernah menanyakan kepada pesertatrainingnya tentang satu masalah menarik.
”Mengapa orang akan tenggelam apabila jatuh ke dalam air?”
Berbagai jawaban diberikan tetapi yang paling sering ialah
”Dia tak dapat berenang.”
Yang hadir heran, karena Lim menyalahkan jawaban itu. Yang hadir mengira, Limbercanda. Untuk menyakinkan mereka, Lim memberi contoh kejadian orang tenggelam diair sedalam tiga inci. Akhirnya, ia memberitahu jawabannya, yang akan ia berikankepada Anda sekarang. Kami kutip pendapat Lim:
”Orang tenggelam karena diamenetap disitu dan tidak menggerakkan dirinya ke tempat lain.”
So? Berapa kali orang jatuh tak jadi soal. Yang penting kemampuannya untuk bangkitkembali setiap kali jatuh.
Ukurannya, Bangkit Lagi
Jangan ukur seseorang dengan menghitung berapa kali dia jatuh, ukurlah ia denganbeberapa kali dia sanggup bangkit kembali. Seseorang yang mampu bangkit kembalisetelah jatuh, tidak akan putus asa. Menyedihkan, mendengar bahwa banyak orang sepertimereka, setelah sekali dua kali gagal, memilih untuk menetap di situ dan akhirnya matisebagai orang yang sebenar-benarnya gagal, tersungkur, dan tidak bangkit lagi.Apakah kualitas diri kita akan membantu bangkit kembali setelah kita terjatuh? Kualitasdiri sendiri adalah sesuatu yang mesti saya sebutkan, karena kalau tidak, makna buku initidak sempuma.”Tidak ada apapun di dunia ini yang bisa menggantikannya. Bakatpun tidak; Banyak sekali orang berbakat yang tidak sukses. Kejeniusanpun tidak; Jenius yang tidak suksessudah hampir menjadi olok-olokan. Pendidikanpun tidak; dunia ini penuh dengan orangterpelajar. Hanya kemauan dan ketabahan saja yang paling ampuh.”Ya, ketabahan, yakni kemampuan bangkit kembali untuk kesekian kalinya setelahterjatuh. Dalam benturan antara sungai dan batu, air sungai senantiasa menang bukandengan kekuatan tapi dengan ketabahan. Seberapa jauh Anda jatuh tidak menjadimasalah, tetapi yang penting seberapa sering Anda bangkit kembali.