Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
5.Peranan Guru Dalam Pelaksanaaan Program Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah

5.Peranan Guru Dalam Pelaksanaaan Program Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah

Ratings: (0)|Views: 2,168 |Likes:
Published by David Sigalingging

More info:

Published by: David Sigalingging on Jul 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

text

original

 
PERANAN GURU DALAM PELAKSANAAAN PROGRAM BIMBINGAN DANKONSELING DI SEKOLAHA.PENDAHULUAN
Bimbingan dan konseling merupakan suatu program yang terintegrasi dalamkeseluruhan proses pembelajaran. Kegiatan bimbingan dan konseling pada dasarnya adalahusaha sadar yang dilakukan oleh guru pembimbing bersama siswa untuk mencapaikemandirian dalam keseluruhan proses kehidupan, baik sebagai individu, anggota kelompok,keluarga atau masyarakat pada umumnya.Di sekolah, guru sebagai pengelola proses pembelajaran, sering dihadapakan pada berbagai masalah. Dalam situasi demikian, kadangkala guru tidak dapat mengatasinya karenaadanya keterbatasan pengetahuan atau keahlian yang dimiliki. Di sisi lain, guru diharuskanuntuk melaksanakan Program Pengajaran, karena itu guru sebagai ujung tombak dalam proses pendidikan memerlukan rekanan kerja untuk menangani permasalahan para pesertadidik,Bila kita teliti pengertian bimbingan dan konseling terdahulu, maka pada prinsipnyatujuan program bimbingan dan konseling secara umum dan luas di sekolah adalah untuk membantu peserta didik dalam mencapai kebahagiaan hidup pribadi, kehidupan yang efektif dan produktif di masyarakat, hidup bersama individu lain serta harmoni antara cita-cita dankemampuan yang ada. Tujuan program bimbingan dan konseling di sekolah tidak terbatas pada para siswa tetapi mencakup keseluruhan masyarakat sekolah pada umumnya yaituuntuk kepentingan sekolah, siswa, guru dan orang tua siswa.
B.MATERI
1.
Program bimbingan dan konseling
a.Makna dan tujuanProgram bimbingan dan konseling merupakan suatu rangakaian kegiatan yangterencana,terorganisasi dan terkoordinasi selama periode waktu tertentu (Winkel,
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com
 
1991). Prayitno, (2000) memberikan makna bahwa program bimbingan dan konseling(BK) adalah satuan nrencana kegiatan BK yang akan dilaksanakan pada periode waktutertentu. Program ini memuat unsure-unsur yang terdapat di dalam berbagai ketentuantentang pelaksanaan BK dan diorientasikan kepada pencapaian tujuan kegiatan BK disekolah. Prayitno, dkk (1997) mengingatkan bahwa program-program kegiatan BK  perlu disusun dalam bentuk satuan-satuan kegiatan yang nantinya akan merupakanwujud nyata pelayanan lansung bimbingan dan konseling terhadap siswa asuh.Tujuan penyusunan program BK tidak lain adalah agar kegiatan BK di sekolahdapat terlaksana dengan lancar,efektif dan efisien serta hasilnya dapat dinilai. Program bimbingan yang disusun dengan baik dan rinci akan memberikan banyak keuntungan(Moh. Surya dan Rochman Natawidjaja, 1996), yaitu:a.Memungkinkan para petugas menghemat waktu, usaha biaya dan menghindarikesalahan-kesalahan dan usaha coba-coba yang tidak menguntungkan b.Memungkinkan siswa untuk mendapatkan layanan bimbingan secara seimbang danmenyeluruh, baik dalam hal kesempatan, ataupun dalam jenis layanan bimbinganyang diperlukanc.Memungkinkan setiappetugas mengetahui dan memahami peranannya masing-masing dan mengetahui bagaimana dan dimana mereka harus melakukan upayasecara tepatd.Memungkinkan petugas untuk menghayati pengalaman yang sangat berguna untukemajuannya sendiri dan untukkepentingan para siswa yang dibimbingnyaDari uraian di atas tergambar bahwa efektivitas pelaksanaan kegiatan bimbingandan kinseling disekolah akan terwujud bila kegiatan tersebut didukung oleh adanya program-program yang jelas dan tersusun secara sistematis sesuai dengan kebutuhan.
b.
Unsur – unsur program bimbingan dan konselingPrayitno (2000) menjabarkan bahwa unsur-unsur yang harus diperhatikan danmenjadi program BK di sekolah adalah sebagi berikut:a.Jumlah siswa dibimbing:
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com
 
1)
Guru Pembimbing: 150 orang2)Kepala sekolah dari guru pembimbing: 40 orang
3)
Wakil kepala sekolah dari guru pembimbing : 75 orang
4)
Guru kelas: satu kelas b.Kegiatan BK dilaksanakan di:
1)
Dalam jam belajar sekolah2)Luar jam belajar sekolah, maksimumnya 50%c.Unsur “BK-Pola 17”:1)Bidang-bidang bimbingan yaitu:a)Bimbingan pribadi b)Bimbingan socialc)Bimbingan belajad)Bimbingan karie2)Jenis-jenis layanan BK, yaitu:a)Orientasi b)Informasic)Penempatan/penyalurand)Pembelajarane)Konseling peroranganf)Bimbingan kelompog)Konseling kelompo
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dodhy Dega liked this
Inttan Ayyum liked this
Jelly Bria liked this
Debi Ranu liked this
Dwi Agus Sari liked this
Winda Yulita liked this
Ayu Putri Lomban liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->