Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
27Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
9. ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH

9. ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH

Ratings: (0)|Views: 1,684 |Likes:
Published by David Sigalingging

More info:

Published by: David Sigalingging on Jul 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2013

pdf

text

original

 
ADMINISTRASI KEUANGAN SEKOLAH, HUBUNGAN SEKOLAH DANMASYARAKAT DAN LAYANAN KHUSUSA.PENDAHULUAN
Pada bagian ini dibahas tentang pengertian keuangan sekolah, penggunaan keuangansekolah dan pertanggung jawaban keuangan sekolah, pengertian , tujuan, prinsip, teknik dan proses pengelolaan husemas, dan pengertian layanan khusus, jenis-jenis layanan khusus dan peranan guru dalam administrasi layanan khusus.Materi diatas merupakan aspek penting yang perlu diketahui dan dimengerti oleh calonguru mengingat administrasi keuangan sekolah, adminisrtrasi hubungan sekolah danmasyarakat dan administrasi layanan khusus merupakan bagian bidang garapan adminisrtasisekolah yang ikut menentukan dan mempengaruhi kelancaran proses pendidikan disekolah.
B.MATERI1.Pengelolaan keuangan sekolah
a.Pengertian pengelolaan keuangan sekolahPengertian keuangan sekolah cenderung dibatasi pada ruang lingkup yang lebihsempit, yaitu pencatatan uang masuk dan uang keluar. Dalam arti luas pengelolaankeuangan sekolah mencangkup kegiatan perencanaan penggunaan , pencatatan, pelaporan , dan pertanggung jawaban keuangan sekolah yang sudah dialokasikanuntuk pembiayaan kegiatan sekolah selama periode tertentu, misalnya untuk 1 tahunajaran. b.Perencanaan Keuangan SekolahRencana anggaran pendapatan dan belanja sekolah (RAPBS) pada dasarnyamemuat tentang berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan sekolahselama 1 kegiatan yang akan dilaksanakan sekolah, keuangan untuk membiayai program tersebut selam 1 tahun anggaran. Penyusunan RAPBS dapat menempuh beberapa langkah. Sutisna 1989 menyatakan langkah dimaksud sebagai berikut:1.Penetapan Tujuan. Perumusan Tujuan adalah suatu keharusan dalam penyusunan anggaran yang efektif 2.Penjabaran tujuan kedalam program pendidikan
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com
 
3.Penentuan sumber daya manusia dan materil yang berimplementasikan program-program pendidikan yang ditetapkan. PAda tahap ini mesti adagambaran yang jelas mengenai:1.Jumlah staff dan kemampuan-kemampuan2.Gedung dan fasilitas fisi3.Perlengkapan dan pembengkelan4.Pelayanan bantuan, operasi dan pemeliharaan5.Pelayanan administrative4.Pembuatan perkiraan anggaran belanja dengan teliti.Pengeluaran biaya sekolah meliputi aspek:1.Pengawasan umum2.Pengajaran3.Pelayanan bantuan4.Pemeliharaan gedung5.Operasi6.Pengeluaran tetap, jasa hutangc.Pengunaan keuangan sekolahDepdagri dan depdikbud 1996 menyatakan bahwa dalam administrasi keuanganharus ada pemisahan tugas dan fungsi otorisator, ordonator dan pembendaharawan.Otorisator adalah pejabat yang diberi wewenang untuk mengambil tindakan yangmengakibatkan terjadinya penerimaan atau pengeluaran keuangan. Ordonator adalah pejabat yang berwenang yang melakukan pengujian dan memerintahkan pembayaranatas segala tindakan yang dilakukan berdasarkan otorisasi yang telah ditetapkan.Bendaharawan adalah pejabat yang berwenang yang melakukan penerimaan dan pengeluaran uang atau surat-surat berharga lainnya, yang dapat dinilai dengan uangdan diwajibkan membuat perhitungan dan pertanggung jawaban.Penggunaan uang mestinya sesuai dengan alokasi anggaran yang sudah ditetapkansebelumnya. Oleh karena itu pengaturan penggunaan dan pembukuan keuangan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang dan smuanya harus melalui proses dan
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com
 
 prosedur yang berlaku. Berkenaan dengan hal ini, sutopo dan sumanto 1982menyatakan sebagai berikut:1.sebaiknya orang yang memegang kas tidak sekaligus memgang pembukuannya2.Setelah uang diterima harus dibukukan dan ditulis sesuai dengan mataanggaran masing-masing.3.Penggunaan uang harus ada bukti atau dokumen berupa kwitansi.4.Semua pengeluaran harus dibukukan5.Setiap document yang dijadikan bukti pengeluaran harus diberi nomor,tanggal, harus dibubuhi, diparaf oleh pejabat yang bertanggung jawab (kepalasekolah).6.Tiap halaman buku harus diberi huruf dan paraf oleh pemegang buku kas7.DllBeberapa buku yang diperlukan dalam penyelenggaraan keuangan sekolah adalah:
1.
Buku kas2.Legel gaji3.Buku kas harian4.Buku catatan SPMU5.Buku / daftar SPJ6.Buku pemeriksaan7.Buku setoran Pajak 8.Buku BP39.Buku tabunand.Pertanggung jawaban keuangan sekolahPertanggung jawaban dapat disampaikan pada pimpinan, sumber pemberi danamaupun kepada personil sekolah untuk dapat diketahui bersama. Hal ini perludilakukan mengingat keuangan merupakan hal yang sangat sensitive.Ketidakjelasan laporan pertanggung jawaban keuangan sekolah akan menambahanggapan negative terhadap kepala sekolah dalam hal penyelenggaraan keuangansekolah yang tidak tertib.
David Sigalingging, SPdrbl_david@yahoo.comhttp://davidsigalingging.wordpress.com

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yuli Anto liked this
Abdur Rahim liked this
Abdur Rahim liked this
Ayu Putri Lomban liked this
ikayu liked this
Meta Oktri liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->