/  12
 
 By Henry Saptono <henry[at]nurulfikri.com>
Network Monitoring System dengan Nagios
By Henry Saptono<henry[at]nurulfikri.com>April 2008
Pendahuluan
Konsep
Network Monitoring System
(NMS) sebenarnya sederhana yaitu system ekstra atau kumpulansystem yang memiliki tugas mengamati/memonitor system­system terhadap kemungkinan terjadinyamasalah­masalah pada system tersebut untuk dapat dideteksi secara dini. Sebagai contoh, suatumonitoring system dapat secara periodic menghubungi suatu web server untuk menjamin adanyarespon dari web server, jika tidak ada respon maka monitoring system kemudian mengirimkan pesanatau notifikasi ke administrator. NMS bagian dari network management. Jika NMS diterapkan dengantepat dan benar maka NMS dapat menjadi sahabat baik Anda, namun jika sebaliknya maka NMS akanmenjadi 'malapetaka' bagi Anda. Misalkan , NMS tentunya akan mengirimkan pesan/notifikasi keemail Anda atau mengirimkan pesan SMS ke HP Anda ketika terjadi suatu masalah atau ketika terjadikrisis pada suatu system yang dimonitor. Jika Anda tidak tepat dalam menentukan kriteria krisis darisuatu system yang dimonitor maka bisa jadi Anda akan mendapatkan email atau pesan SMS terusmenerus dari NMS.Hal­hal yang bakal dimonitoring dalam network tentunya akan sangat kompoleks, dan sistemmonitoring yang baik seharusnya menyediakan history dan log yang memungkinkan kita membuatlaporan, statistik dan graph dari masing­masing object yang dimonitoring sehingga sistem NMS yangdigunakan memberikan kontribusi penuh dalam pendeteksian secara dini terhadap kemungkinanmasalah­masalah yang timbul. Pertanyaan yang muncul adalah, adakah software atau program NMSyang memiliki fitur­fitur tersebut. Jawabannya Ada, salah satu software NMS yang terbaik dan opensource yang dapat digunakan secara bebas di linux yaitu nagios (http://www.nagios.org/ )
 Network Monitoring System dengan Nagios ­ halaman 1
 
 By Henry Saptono <henry[at]nurulfikri.com>
Nagios NMS
Nagios adalah tool network monitoring system open source yang terbaik. Nagios bersifat modular,mudah digunakan, dan memiliki skalablitas tinggi. Modul atau plugin pada nagios sangat simpleAnda pun dapat membuatnya guna melengkapi system checking pada nagios sesuai dengankebutuhan Anda. Untuk mendownload source nagios klik url inihttp://www.nagios.org/download/ Nagios awalnya didesain untuk berjalan pada sistem operasiLinux,namun dapat juga berjalan dengan baik hampir disemua sistem operasi unix like.Beberapa fitur­fitur yang tersedia pada Nagios diantaranya adalah:
Monitoring of network services (SMTP, POP3, HTTP, NNTP, PING, etc.)
Monitoring of host resources (processor load, disk usage, etc.)
Simple plugin design that allows users to easily develop their own service checks
Parallelized service checks
Ability to define network host hierarchy using "parent" hosts, allowing detection of anddistinction between hosts that are down and those that are unreachable
Contact notifications when service or host problems occur and get resolved (via email, pager,or user­defined method)
Ability to define event handlers to be run during service or host events for proactive problemresolution
Automatic log file rotation
Support for implementing redundant monitoring hosts
Optional web interface for viewing current network status, notification and problem history,log file, etc.
Instalasi Nagios
Sebelum memulai instalasi pastikan Anda telah mendownload paket nagios dan pluggin yang terbarudan paling stabil di http://www.nagios.org/download. Kemudian Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Apache HTTP server dan GD library serta library lainnya yang dibutuhkan saatinstalasi dan saat nagios dijalankan nantinya. Sistem operasi linux yang digunakan disini diasumsikanAnda menggunakan Linux Fedora 6 atau CentOS 5. Berikut ini instruksi­instruksi instalasi nagiospada Fedora Core 6 (umumnya untuk distro lainnya tidak berbeda jauh):
Membuat user dan group nagios, sebagai berikut:
 
[root@labtop1 ~]# useradd -s /bin/false -d /opt/nagios nagios
 Network Monitoring System dengan Nagios ­ halaman 2
 
 By Henry Saptono <henry[at]nurulfikri.com>
Membuat grup baru dengan nama
nagcmd 
untuk memungkinkan external commands disubmit melalui web interface. Tambahkan user nagios dan user apache ke group nagcmd.
[root@labtop1 ~]#groupadd nagcmd[root@labtop1 ~]#usermod -G nagcmd nagios[root@labtop1 ~]# usermod -G nagcmd apache
Download nagios versi 3.0.1 (atau yang terbaru dan stabil), begitu juga plugin nagios versi1.4.11 dari url inihttp://www.nagios.org/download
Kemudian Ekstrak nagios sebagai berikut (diasumsikan nagios hasil download ada di /root/Desktop)
[root@labtop1 ~]# tar -xzvf /root/Desktop/nagios-3.0.1.tar.gz
Selanjutnya mengkompilasi nagios sebagai berikut,
[root@labtop1 ~]# cd nagios-3.0.1[root@labtop1 nagios-3.0.1]# ./configure --prefix=/opt/nagios --with-command-group=nagcmd[root@labtop1 nagios-3.0.1]# make all
Instalasi binaries, init script, contoh file konfigurasi dan menyeting permissions pada direktoriexternal command, sebagai berikut;
[root@labtop1 nagios-3.0.1]# make install[root@labtop1 nagios-3.0.1]# make install-init[root@labtop1 nagios-3.0.1]# make install-config[root@labtop1 nagios-3.0.1]# make install-commandmode
Sampai disini jangan dulu menjalankan nagios, karena masih ada beberapa hal yang harus dilakukan.
Konfigurasi nagios
Pada saat instalasi diatas semua sample file konfigurasi nagios dikopikan ke direktori /opt/nagios/etc.Dengan sample file konfigurasi ini seharusnya nagios sudah dapat berjalan, hanya saja mungkin Andaperlu mengkustomisasi file konfigurasi tersebut agar lebih sesuai dengan skenario dan kebutuhanAnda. Yang perlu diedit diantaranya adalah file /opt/nagios/etc/objects/contacts.cfg, pada file iniAnda dapat mendefinisikan ulang informasi mengenai contact dan contactgroup . Berikut ini contohisi file konfigurasi /opt/nagios/etc/objects/contacts.cfg
define contact{
 Network Monitoring System dengan Nagios ­ halaman 3

Share & Embed

More from this user

Add a Comment

Characters: ...