Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
11Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH FILSAFAT ILMU

MAKALAH FILSAFAT ILMU

Ratings: (0)|Views: 2,387|Likes:
Published by alif_sagitarius

More info:

Published by: alif_sagitarius on Jul 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/19/2013

pdf

text

original

 
UNERVESITAS NEGERI SURABAYAFAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAANJURUSAN PENDIDIKANKEPELATIHAN OLAHRAGATUGAS MAKALAH FILSAFAT ILMU
OLEH :
ARIF BUDIMAN106474050
TAHUN AJARAN
2010 / 2011
 
Pengertisan filsafat ilmu
Filsafat dalam bahasa Inggris, yaitu philosophy, adapun istilah filsafat berasal daribahasa Yunani, philosophia, yang terdiri atas dua kata: philos (cinta) atau philia(persahabatan, tertarik kepada) dan shopia (hikmah, kebijaksanaan, pengetahuan). Jadisecara etimologi, filsafat berarti cinta kebijaksanaan atau kebenaran. Plato menyebutSocrates sebagai philosophos (filosof) dalam pengertian pencinta kebijaksanaan. Katafalsafah merupakan arabisasi yang berarti pencarian yang dilakukan oleh para filosof.Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata filsafat menunjukkan pengertian yangdimaksud, yaitu pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segalayang ada, sebab asal dan hukumnya. Manusia filosofis adalah manusia yang memilikikesadaran diri dan akal sebagaimana ia juga memiliki jiwa yang independen dan bersifatspiritual. Pada mulanya kata filsafat berarti segala ilmu pengetahuan yang dimilikimanusia. Mereka membagi filsafat kepada dua bagian yakni, filsafat teoretis dan filsafatpraktis. Filsafat teoretis mencakup: (1) ilmu pengetahuan alam, seperti: fisika, biologi,ilmu pertambangan, dan astronomi; (2) ilmu eksakta dan matematika; (3) ilmu tentangketuhanan dan metafisika. Filsafat praktis mencakup: (1) norma-norma (akhlak); (2)urusan rumah tangga; (3) sosial dan politik.Secara umum filsafat berarti upaya manusia untuk memahami segala sesuatusecara sistematis, radikal, dan kritis. Berarti filsafat merupakan sebuah proses bukansebuah produk. Maka proses yang dilakukan adalah berpikir kritis yaitu usaha secaraaktif, sistematis, dan mengikuti pronsip-prinsip logika untuk mengerti dan mengevaluasisuatu informasi dengan tujuan menentukan apakah informasi itu diterima atau ditolak.Dengan demikian filsafat akan terus berubah hingga satu titik tertentu. Orang Yunanipertama yang bisa diberi gelar filosof ialah Thales dari Mileta, sekarang di pesisir baratTurki. Tetapi filosof-filosof Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Socrates, Plato, danAristoteles. Socrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. Bahkanada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah “komentarkomentarkarya Plato belaka”. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarahfilsafat.
 
Berbicara mengenai ilmu (sains) maka tidak akan terlepas dari filsafat. Ilmuberasal dari kata alima yang artinya mengetahui. Jadi ilmu secara harfiah tidak terlaluberbeda dengan science yang berasal dari kata scire. Namun ilmu memiliki ruang lingkupyang berbeda dengan science (sains). Sains hanya dibatasi pada bidang-bidangempirisme– positiviesme sedangkan ilmu melampuinya dengan nonempirisme sepertimatematika dan metafisika.Fungsi ilmu adalah menjelaskan, memprediksi proses danproduk yang akan datang, atau memberikan pemaknaan. Pemaknaan tersebut dapatditampilkan sebagai konfirmasi absolut atau probalistik. Menampilkan konfirmasi absolutbiasanya menggunakan asumsi, postulat, atau axioma yang sudah dipastikan benar.Tetapi tidak salah bila mengeksplisitkan asumsi dan postulatnya. Sedangkan untuk membuat penjelasan, prediksi atau pemaknaan untuk mengejar kepastian probabilistik dapat ditempuh secara induktif, deduktif, ataupun reflektif. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa filsafat ilmu adalah dasar yang menjiwaidinamika proses kegiatan memperoleh pengetahuan secara ilmiah. Ini berarti bahwaterdapat pengetahuan yang ilmiah dan tak-ilmiah. Adapun yang tergolong ilmiah ialahyang disebut ilmu pengetahuan atau singkatnya ilmu saja, yaitu akumulasi pengetahuanyang telah disistematisasi dan diorganisasi sedemikian rupa; sehingga memenuhi asaspengaturan secara prosedural, metologis, teknis, dan normatif akademis. Dengandemikian teruji kebenaran ilmiahnya sehingga memenuhi kesahihan atau validitas ilmu,atau secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan.di bawah ini dikemukakan pengertian filsafat ilmu dari beberapa ahli yang terangkumdalam Filsafat Ilmu, yang disusun oleh Ismaun (2001)
 
Robert Ackerman, Filsafat ilmu dalam suatu segi adalah suatu tinjauan kritistentang pendapat-pendapat ilmiah dewasa ini dengan perbandingan terhadapkriteria-kriteria yang dikembangkan dari pendapat-pendapat demikian itu, tetapifilsafat ilmu jelas bukan suatu kemandirian cabang ilmu dari praktek ilmiah secaraaktual.
 
Lewis White Beck, Filsafat ilmu membahas dan mengevaluasi metode-metodepemikiran ilmiah serta mencoba menemukan dan pentingnya upaya ilmiah sebagaisuatu keseluruhan

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Abdul Rakhman liked this
Edy J. M. Gate liked this
Opa Yat liked this
Feliks Sihombing liked this
Mencari Ilham liked this
Bj Boenyamiend liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->