Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tinjauan Pustaka

Tinjauan Pustaka

Ratings: (0)|Views: 793 |Likes:
Published by Henry Alamn

More info:

Published by: Henry Alamn on Jul 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/02/2013

pdf

text

original

 
 6
II. TINJAUAN PUSTAKAA.
 
Tanaman Kakao
(Theobroma cacao L.)
Theobroma cacao
adalah nama biologi yang diberikan pada pohonkakao oleh Linnaeus pada tahun 1753. Tempat alamiah dari genus
Theobroma
adalah di bagian hutan tropis dengan banyak curah hujan, tingkatkelembaban tinggi, dan teduh. Dalam kondisi seperti ini
Theobroma cacao
 jarang berbuah dan hanya sedikit menghasilkan biji (Spillane, 1995).Tanaman kakao dapat tumbuh pada ketinggian 0 – 500 meter daripermukaan laut dengan curah hujan 600 mm pertahun dan musim kering tidak lebih dari 3 bulan. Untuk pertumbuhan memerlukan temperatur 18 – 32
0
C,dan intensitas cahaya 60 – 80%. Dalam pelaksanaan kegiatan budidayatanaman kakao supaya bisa berproduksi secara maksimal dengan mutu hasilyang baik selain dari syarat-syarat tumbuhnya terpenuhi ada beberapa faktoryang harus diperhatikan, seperti bahan tanaman yang terdiri dari bibit unggul,penanaman serta pengaturan jarak tanam yang tepat, penanaman pohonpelindung, pemupukan, pemangkasan dan pengendalian hama penyakit,perlakuan pasca panen serta pengolahan hasil yang benar (Anonymous,2004).Kakao (
Theobroma cacao, L.
) merupakan satu-satunya spesiesdiantara 22 jenis dalam genus
Theobroma
yang diusahakan secara komersial.Tanaman ini diperkirakan berasal dari lembah Amazon di Benua Amerikayang mempunyai iklim tropis. Colombus dalam pengembaraan danpetualangannya di benua menemukan dan membawanya ke Spanyol(Poedjiwidodo, 1996).
 
 7
Menurut Nasution (1976), tanaman kakao terdiri dari 2 (dua) tipeyang dibedakan berdasarkan atas warna bijinya, warna putih termasuk kedalam grup
Criollo
, sedangkan biji tanaman ungu termasuk grup
Forastero
.Walaupun spesies tanaman yang ada cukup banyak, pada umumnya kakaodibagi 2 (dua) tipe antara lain:a. Criello : 1.
Criello
Amerika Tengah2.
Criello
Amerika Selatanb. Forastero : 1.
Forastero
Amazone2.
Trinitario
(merupakan hibrid
Criollo
dan
Forastero
)Wood (1987), menyatakan bahwa varietas dari hasil persilangan secaraalamiah
Criollo
dan
Trinitario
dijumpai di Jawa, Sumatera, Suriname, CostaRica, Panama, Venezuela, Timur, dan Granada. Dari tipe
Trinitario
inilahmaka dikembangkan sebagai klon, sehingga lahirlah klon-klon DR ( DjatiRunggo). Dengan penemuan klon-klon DR ini, maka perkebunan di JawaTengah kini berkembang sampai ke Jawa Timur, Sumatera dan daerahlainnya.Jenis
Criello
dan
Trinitario
serta persilangan keduanya dikenal sebagaipenghasil kakao mulia (
 fine cacao
). Pada biji kakao jenis ini tidak ditemukanpigmen ungu, setelah difermentasi dan dikeringkan, biji berwarna cokelatmuda, dan bila disangrai memberi aroma yang kuat. Jenis
Forastero
dikenalsebagai penghasil biji kakao lindak (
bulk cacao
) atau kakao curah. Biji buahsegar berwarna ungu, setelah mengalami proses fermentasi dan pengeringan
 
 8
biji berwarna cokelat tua dan bila disangrai aromanya kurang kuat biladibandingkan dengan kakao mulia (Hudayah, 1985).
B.
 
Sistematika Tanaman Kakao
Menurut Poedjiwidodo (1996), sistematika tanaman kakao adalahsebagai berikut :Divisi :
Spermatophyta
Anak divisi :
 Angiospermae
Kelas :
 Dicotyledoneae
Anak Klas :
 Dialypetaleae
Bangsa :
 Malvales
Famili :
Sterculiaceae
Genus :
Theobroma
Spesies :
Theobroma cacao, L.
C.
 
Buah Kakao dan Komposisi Kimia Bijinya
Pada dasarnya buah kakao terdiri atas 4 bagian yakni : kulit,
 placenta
,
 pulp
, dan biji. Buah kakao masak berisi 30-40 biji yang diselubungi oleh
 pulp
dan
 placenta
. Pulp merupakan jaringan halus yang berlendir yangmembungkus biji kakao, keadaan zat yang menyusun pulp terdiri dari 80-90persen air dan 8-14 persen gula sangat baik untuk pertumbuhanmikroorganisme yang berperan dalam proses fermentasi (Bintoro, 1977).Komposisi kimia pulp biji kakao menurut Nasution (1976) ditunjukkan padaTabel 3.

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nani Na liked this
Fitrah Ramadhani liked this
Lya Amalia liked this
Jus Naeni liked this
Nui Rz liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->